Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Sudah Direkomendasikan, Belum Dikerjakan: Silayur Masih Jadi “Lintasan Uji Nyali”
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Fokus

Sudah Direkomendasikan, Belum Dikerjakan: Silayur Masih Jadi “Lintasan Uji Nyali”

Kalau jalur bisa ngomong, mungkin Silayur sudah teriak minta diperbaiki dari lama. Rekomendasi sudah keluar sejak 2025, tapi sampai sekarang, kondisi di lapangan masih bikin waswas. Yang berubah cuma waktu, risikonya tetap sama.

T. Budianto
Last updated: April 14, 2026 11:22 pm
By T. Budianto
2 Min Read
Share
REKOMENDASI KNKT: Salinan rekomendasi KNKT soal jalur Silayur yang rawan kecelakaan. (Foto: Ist)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Masalah di jalur turunan Silayur bukan hal baru. Sejak 2025, Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) sudah mengeluarkan rekomendasi resmi. Tapi sampai sekarang, pelaksanaannya dinilai belum maksimal.

Pengamat transportasi dari Soegijapranata Catholic University (SCU), Djoko Setijowarno menyebut kondisi ini jadi catatan serius. “Belum sepenuhnya berjalan dengan baik,” kata Djoko, Selasa (14/4/2026).

Pada akhir 2024 lalu, KNKT sendiri sudah melakukan analisis di jalur turunan Silayur di Jalan Prof Hamka. KNKT bersama Dinas Perhubungan sudah melakukan pengamatan lapangan.

Baca juga: Portal BSB Bikin Truk Nggak Lagi Bebas Lewati Silayur

Tujuannya memetakan risiko dan mencari solusi agar tak lagi ada kecelakaan di jalur Silayur. Dari analisis itu, pada 11 Juni 2025 mereka memberi sejumlah rekomendasi ke Pemkot Semarang, mulai dari langkah cepat sampai jangka menengah.

Untuk jangka pendek, fokusnya ke kendaraan berat. Perusahaan di kawasan BSB diminta rutin cek kendaraan, terutama sistem rem, sebelum beroperasi. Selain itu, perlu ada ramp check berkala dan sosialisasi agar truk tidak overload.

Pengawasan Diperketat

Pengawasan jam operasional juga diminta diperketat. Terutama siang hari, saat lalu lintas padat. KNKT juga menyoroti perlunya rekayasa lalu lintas, termasuk penataan bukaan median di area turunan.

Soal rambu juga tak luput dari perhatian. KNKT mendorong penambahan dan perbaikan rambu peringatan, larangan, hingga petunjuk agar lebih jelas terbaca pengguna jalan.

Baca juga: Silayur Lagi, Silayur Lagi, Agustina: Kesalahan Tata Ruang

Untuk jangka menengah, rekomendasinya lebih serius lagi. Salah satunya penyediaan jalur penghentian darurat dan jalur alternatif untuk mengurangi risiko kecelakaan.

Tapi sekarang, sorotan muncul lagi. Rekomendasi sudah ada, tapi belum ada eksekusi. Dan mirisnya, kecelakaan terus terjadi tapi progresnya tak kunjung kelihatan.

Rekomendasi sudah ditulis rapi, analisis sudah lengkap, tinggal satu yang belum jalan: eksekusinya. Di Silayur, sepertinya bukan rem truk saja yang bermasalah, tapi juga “rem” kebijakan yang terlalu lama diinjak tanpa pernah benar-benar dilepas. (bae)

You Might Also Like

SD Negeri Sepi Peminat? Pengamat: Terus Berinovasi, Prestasi Bisa Jadi Magnet

Dialek Semarangan Tumbuh dari Terminal sampai Bioskop

“Ta Pa Kalembingu”, Filosofi Orang Sumba yang Anggap Saudara Seperti Baju Sendiri

Enam Warisan Budaya Semarang Diakui Nasional

Rupiah Melemah, Nasib Pedagang Kecil Ikut Tergerus: Nahan Harga, Untung Dikit Gak Apa

TAGGED:djoko setijowarnoKNKTscusilayur
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Aksi Solidaritas Keselamatan Jalan Sepi Pejabat, Mahasiswa Siapkan Demo Lanjutan
Next Article Eksploitasi Berdalih Swasembada Pangan

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

PADEL PERKUAT KOLABORASI - PLN Icon Plus ikuti gelaran Naven Padel Series 2026 Seri Yogyakarta, untuk memperkuat kolaborasi PLN Group.

PLN Icon Plus Jadi Bagian Gelaran Naven Padel Series 2026, Perluas Kolaborasi PLN Group

PKL SIMPANG LIMA - Pembeli sedang membeli dagangan di lapak PKL Simpang Lima Semarang, turut Jalan Ahmad Yani, Senin (31/8/2026). (dul)

Derita PKL Simpang Lima: 35 Tahun Jualan, Namanya Hilang dari Daftar Relokasi

AMBRUK SAAT DIRESMIKAN - Jembatan gantung di Desa Margacinta, Kecamatan Cijulang, Kabupaten Pangandaran, ambruk saat diresmikan Bupati Citra Pitriyami, Minggu sore (30/8/2026).

Heboh! Jembatan Gantung Pongpet Pangandaran Ambruk saat Diresmikan Bupati

Portal Malioboro Bikin Lansia Kesusahan Melintas

Kondisi lapak pedagang di kawasan Simpang Lima Semarang yang masih sepi pembeli, Senin (31/8/2026). (dul)

PKL Simpang Lima Direlokasi Enam Bulan, Katanya Mau Ditata Ulang

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Fokus

Silayur Itu Bukan Jalan, Tapi “Ujian Mental” Pengendara

Mei 7, 2026
Fokus

Portal BSB Bikin Truk Nggak Lagi Bebas Lewati Silayur

April 14, 2026
Fokus

Bukan Satpam, Warga Sendiri yang Jaga Wisata Waduk Jatibarang

Juni 1, 2026
Fokus

Ketika Dolar Naik, Jangan Biarkan UMKM Berjuang Sendiri

Juni 9, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Sudah Direkomendasikan, Belum Dikerjakan: Silayur Masih Jadi “Lintasan Uji Nyali”
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?