Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Paving Mumbul, Jalan Amburadul, Pemkot Bertahap Benahi Ngaliyan
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Fokus

Paving Mumbul, Jalan Amburadul, Pemkot Bertahap Benahi Ngaliyan

Banjir besar yang menerjang Ngaliyan dan Tugu Jumat, (15/5/2026) malam ternyata nggak cuma ninggalin lumpur. Banyak jalan ikut rusak parah. Ada paving yang mumbul, jalan pecah, sampai aspal berlubang yang bikin warga auto ngeluh di media sosial. Setelah ramai disorot, Pemkot Semarang mulai gerak cepat melakukan perbaikan bertahap.

T. Budianto
Last updated: Mei 17, 2026 1:43 pm
By T. Budianto
3 Min Read
Share
PERBAIKAN JALAN: Alat berat milik DPU Kota Semarang dikerahkan untuk memperbaiki Jalan Sriyatno, Ngaliyan yang hancur diterjang banjir, Sabtu (16/5/2026). (Foto: Pemkot Semarang)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Kritik kondisi jalan rusak di kawasan Ngaliyan dan Tugu rame di media sosial usai banjir besar Jumat (15/5/2026) malam. Warganet ngeluh karena banyak jalan rusak.

Sorotan paling banyak muncul dari Jalan Silayur, Ngaliyan. Jalur vital penghubung Semarang-Boja itu penuh lumpur tebal, licin, dan bahkan banyak lubangnya. Sempat bikin kendaraan susah melintas.

Yang lebih parah terlihat di Jalan Sriyatno, Purwoyoso, Ngaliyan. Dalam video yang beredar, paving jalan tampak mumbul, pecah, amburadul, bahkan naik turun nggak karuan usai diterjang banjir.

Kondisi itu langsung bikin kritik bermunculan di medsos. Banyak warga minta pemerintah cepat turun tangan karena akses lingkungan jadi rusak berat dan membahayakan.

Baca juga: 556 KK Terdampak Banjir Ngaliyan-Tugu

Pemkot Semarang pun memastikan penanganan langsung dilakukan. Petugas diterjunkan buat bersihin lumpur sekaligus mulai mendata kerusakan infrastruktur di lokasi terdampak.

Di jalur Silayur, Dinas PU langsung nurunin alat berat dan truk tangki air buat membersihkan material lumpur yang nutup badan jalan. Pembersihan dikebut supaya akses utama warga bisa cepat normal lagi. Perbaikan juga langsung dilakukan Sabtu (16/5/2026) dengan cara mengaspal titik-titik yang berlubang.

Sementara di kawasan Sriyatno Purwoyoso, alat berat juga mulai dikerahkan buat menangani paving jalan yang ambrol dan bergelombang. Pemkot bilang proses perbaikan dilakukan bertahap sesuai tingkat kerusakan.

Pendataan Kerusakan

Lewat Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim), pendataan kerusakan jalan lingkungan dan fasilitas warga juga dilakukan sejak Sabtu (16/5/2025) siang.

Titik-titik kerusakan lain juga tengah didata dan segera diproses untuk diperbaiki. “Untuk jalan lingkungan dan fasilitas permukiman warga, hari ini tim Disperkim mulai melakukan survei dan identifikasi kerusakan sebagai dasar penanganan lanjutan,” ujar Kepala Disperkim Kota Semarang, Murni Ediati.

Pemkot juga menjelaskan kalau kerusakan jalan itu terjadi akibat luapan sungai yang menghantam badan jalan dan kawasan permukiman warga. Karena itu, penanganannya melibatkan banyak pihak.

Baca juga: Semarang Jangan Terbiasa dengan Banjir dan Longsor

“Karena berkaitan dengan aliran sungai dan tanggul, penanganannya dilakukan melalui koordinasi bersama BBWS Pemali Juana dengan dukungan teknis dari Dinas Pekerjaan Umum Kota Semarang,” jelas Murni.

Saat ini penanganan dibagi sesuai kewenangan supaya nggak saling tunggu. Disperkim fokus ke jalan lingkungan warga, sedangkan jalur utama ditangani bersama BBWS dan DPU Kota Semarang.

“Yang terpenting bagi kami saat ini adalah memastikan warga tetap terlayani dan seluruh penanganan berjalan secepat mungkin sesuai kondisi di lapangan,” pungkasnya.

Karena buat warga Ngaliyan sekarang, jalan rata ternyata sudah bukan soal kenyamanan lagi. Tapi soal bisa pulang tanpa takut motor mental gara-gara paving yang berubah kayak ombak laut.  (bae)

You Might Also Like

Pelaku Usaha Tekstil Lokal Sekarat! Terhimpit Harga Bahan Baku dan Banjir Pakaian Impor

Rumah Rampasan Koruptor Bank BJB Agus Hartono Laku Rp4,9 Miliar

Si Jago Merah Ngamuk di Metro Sport Center, Kerugian Ditaksir Rp5 M

Kades Kota Tembakau Kompak Tolak Aturan Pembatasan Tar dan Nikotin: Lumpuhkan Ekonomi Petani

Tangis Ristia Pecah di Ruang Fraksi: Anak Saya Berangkat Sekolah, Pulangnya Penuh Memar

TAGGED:banjir kota semarangbanjir semarangBPBD jatengdisperkim kota semarangheadlinepemkot semarangpemprov jateng
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Tanggul Silandak Kembali Jebol Diterjang Banjir
Next Article Sebulan Full Muter Jateng, RIKAS Bikin Gamer Nggak Sempat Rebahan

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Wakil Gubernur Jateng Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin) saat diwawancara awak media, Kamis (3/9/2026). (dul)

Kekeringan di Jateng Makin Luas, Gus Yasin: Sudah Salah Istisqa dan Ajukan Modifikasi Cuaca

DITUNTUT BERALAH: Sekda Cilacap Sadmoko Danardono dituntut bersalah dalam sidang tuntutan di Pengadilan Tipikor Semarang, Selasa (29/9/2026). (bae)

Sekda Cilacap Dituntut Hukuman Lebih Ringan dari Bupati, Cuma 4 Tahun Penjara

BARANG BUKTI - Petugas kepolisian menunjukkan barang bukti celurit dan sepeda motor yang digunakan remaja asal Sragen yang acung-acungkan senjata tajam di Underpass Joglo, Kota Solo.

Viral Acungkan Celurit di Underpass Joglo Solo, Dua Remaja Sragen Klepek-klepek Ditangkap Polisi

RESMIKAN PONPES--Jaksa Agung Muda Intelijen Kejaksaan Agung RI, Reda Manthovani, merangkul santri tunanetra dalam acara peresmian Pondok Pesantren Sahabat Mata di Semarang, Selasa (29/9/2026). (ist)

Pesantren Khusus Tunanetra di Semarang, Santri Dibekali Keterampilan

DITUNTUT BERALAH: Bupati Cilacap nonaktif Syamsul Auliya Rachman dituntut bersalah dalam sidang tuntutan di Pengadilan Tipikor Semarang, Selasa (29/9/2026). (bae)

Bupati Cilacap Dituntut 7 Tahun Penjara, Hak Dipilih Dicabut 3 Tahun

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Fokus

Bukan Cuma Lomba, Peserta Kaligrafi MTQ Dibikin Betah di Semarang

September 15, 2026
SIDANG KORUPSI--Enam kades dari Pati jadi saksi sidang terdakwa Sudewo, di Pengadilan Tipikor Semarang, Rabu (22/7/2026). (bae)
Hukum

Sidang Sudewa Kupas Keterlibatan Anggota hingga Pimpinan DPRD Pati dalam Pengisian Perangkat Desa

Juli 22, 2026
Ilustrasi gigitan kobra.
Info

Unboxing Horor: Remaja Yatim Sukoharjo Digigit Kobra saat Buka Paket Belanja Online

Januari 30, 2026
Sudewo tersandung saat digelandang keluar dari Mapolres Kudus, Senin (20/1/2026) malam.
Hukum

Bupati Pati Tersandung saat Keluar Polres Kudus, ‘Malang-malang Putung, Wahaye Sudewo Digulung

Januari 20, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Paving Mumbul, Jalan Amburadul, Pemkot Bertahap Benahi Ngaliyan
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?