Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Silayur Lagi-Lagi Bikin Drama, Pemkot: Sopir Nggak Bisa Modal Nekat
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Silayur Lagi-Lagi Bikin Drama, Pemkot: Sopir Nggak Bisa Modal Nekat

Tanjakan Silayur di Semarang kayak belum mau pensiun jadi langganan cerita deg-degan. Sekira waktu subuh, Rabu, (13/5/2026), warga belum sempat ngopi, sebuah truk ekspedisi malah bikin drama mundur bebas di jalur ekstrem Jalan Prof Hamka, Ngaliyan. Untungnya nggak ada korban jiwa, tapi kejadian ini lagi-lagi jadi alarm keras kalau jalur Silayur bukan tempat buat asal gas.

T. Budianto
Last updated: Mei 13, 2026 6:31 pm
By T. Budianto
3 Min Read
Share
EVAKUASI TRUK: Petugas Dishub Kota Semarang melakukan evakuasi truk ekspedisi yang terguling usai gagal menanjak di kawasan Tanjakan Silayur, Jalan Prof Hamka, Ngaliyan, Semarang, Rabu (13/5/2026). (Foto: Pemkot Semarang)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Pemerintah Kota Semarang langsung tancap gas menangani kecelakaan tunggal yang melibatkan truk ekspedisi di kawasan Tanjakan Silayur, Jalan Prof. Hamka, Ngaliyan.

Truk Hino Dutro bernopol AE 8434 BA milik PT Kantor Pos Madiun itu dilaporkan mengalami gagal nanjak sekitar pukul 04.30 WIB. Truk yang melaju dari arah Surabaya menuju Boja tersebut mendadak meluncur mundur, nyebrang median jalan, lalu berhenti di dekat SPBU Silayur. Beruntung, insiden ini nggak menelan korban jiwa. Tapi suasana sempat bikin pengguna jalan auto waswas.

Baca juga: Pemkot Perketat Pengawasan Jalur Silayur

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti, mengatakan begitu laporan masuk, petugas gabungan langsung diterjunkan ke lokasi buat mengamankan area dan mengurai lalu lintas.

“Keselamatan masyarakat tetap jadi prioritas. Petugas langsung bergerak supaya kondisi cepat aman dan normal lagi,” katanya. Menurut Agustina, kawasan Silayur memang butuh perhatian ekstra karena karakter jalannya panjang, curam, dan sering bikin kendaraan berat kewalahan kalau nggak siap.

Karena itu, Pemkot Semarang juga meminta evaluasi menyeluruh dilakukan bersama kepolisian dan pihak terkait supaya kejadian serupa nggak terus-terusan terulang.

Faktor Penyebab

Kepala Dinas Perhubungan Kota Semarang, Danang Kurniawan menjelaskan, hasil pemeriksaan awal menunjukkan dugaan penyebab utama berasal dari keterlambatan perpindahan transmisi oleh pengemudi saat menanjak.

“Muatan truk sekitar 4 ton dan masih sesuai aturan. Tapi di jalur seperti Silayur, penguasaan kendaraan itu penting banget,” jelasnya. Dishub bersama kepolisian juga langsung melakukan pemeriksaan teknis kendaraan dan pengecekan uji KIR di lokasi kejadian.

Nggak cuma penanganan cepat, Pemkot Semarang kini juga lagi mematangkan pembangunan pos pemantauan permanen di kawasan Silayur. Nantinya bakal ada sistem Early Warning System (EWS) dan pengawasan 24 jam buat memantau kendaraan barang yang lewat.

Baca juga: Silayur Itu Bukan Jalan, Tapi “Ujian Mental” Pengendara

Rencananya, kendaraan angkutan bakal dicek mulai dari dokumen, status KIR, sampai kondisi fisik kendaraan sebelum naik ke jalur tanjakan. Selain itu, edukasi buat perusahaan angkutan dan sopir juga bakal terus digencarkan, terutama soal teknik berkendara di jalur ekstrem dan pentingnya kesiapan kendaraan.

Danang menegaskan, keselamatan di Silayur nggak bisa cuma mengandalkan rem dan doa. “Harus ada kolaborasi semua pihak, mulai pemerintah, operator angkutan, sampai pengemudi,” ujarnya.

Di Semarang, tanjakan Silayur tampaknya bukan cuma penguji mesin kendaraan. Kadang, dia juga jadi tempat tes: siapa yang benar-benar siap berkendara, dan siapa yang masih nekat modal pede. (tebe)

You Might Also Like

Bau Aneh Bikin Kaget Sekampung Ujungnya Koper Berisi Mayat

79.8 Ribu Pendaftar Gagal Masuk Undip Lewat UTBK SNBT 2025

Jelang Lebaran, Pemprov Geber GPM dan Dokter Speling

KMA Mundur dari Dewan Syuro PKN dan MUI, Bukan karena Konflik Lho!

Lewat Radio, Bahasa “Lo-Gue” Mulai Gerus Dialek Semarang Sejak Era 80-an

TAGGED:dishub kota semarangheadlinepemkot semarangtanjakan silayur
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article 3 Juni SPMB SMA/SMK Jateng Dibuka, Kursinya Cuma 40 Persen
Next Article Pemprov Warning Pengusaha Tambang Nakal

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Rahasia Burung Migran Tetap Melaju, Tidur Pun Bisa Dilakukan di Langit

Babak Panjang Razman Berakhir, Kini Jalani Vonis di Cipinang

Liburan Makin Asyik, Tiket Murah Semua Moda Sudah Disiapkan Pemerintah

Empat Sinyal Tipis Kolesterol Naik yang Sering Dianggap Sepele Banget

Jakarta Kebagian Lagi, Konser Guns N’ Roses Kali Ini Lebih Intim

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Gedung Mahkamah Konstitusi (MK) RI.
Unik

Nasdem Tuding MK Sebagai Lembaga Pembuat Undang-Undang Dasar Baru

Juli 9, 2025
Wakil Ketua DPRD Jateng yang juga Penasehat Asosiasi DPRD Kabupaten Seluruh Indonesia (Adkasi) Pusat, Mohammad Saleh. (Foto: Ist)
Info

M Saleh Minta Pemprov Jateng Gaspol Kembangkan Ekonomi Kreatif

Desember 1, 2025
Hukum

IGD Yowari Memanas, Emosi Keluarga Pasien Meledak, Dokter dan Perawat Dianiaya

Februari 26, 2026
Info

Jurus ‘Dokter Turun Gunung’ Jadi Sorotan Kemenkes

Juni 11, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Silayur Lagi-Lagi Bikin Drama, Pemkot: Sopir Nggak Bisa Modal Nekat
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?