Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Ketua DPRD Jateng: Sayur dan Buah Jateng Harus Naik Kelas!
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Ekonomi

Ketua DPRD Jateng: Sayur dan Buah Jateng Harus Naik Kelas!

Di balik sepiring sayur sop dan jus alpukat yang sering kita nikmati, ada potensi ekonomi besar yang kadang belum dimaksimalkan. Ketua DPRD Jawa Tengah Sumanto mengingatkan: sayur dan buah dari Jateng sebenarnya punya peluang “naik kelas”, bukan cuma laku di pasar tradisional, tapi juga bisa masuk supermarket bahkan pasar ekspor.

T. Budianto
Last updated: Maret 14, 2026 8:11 pm
By T. Budianto
2 Min Read
Share
Ketua DPRD Jawa Tengah, H Sumanto. (Foto: Ist)
SHARE

BACAAJA, SURAKARTA– Ketua DPRD Jawa Tengah, Sumanto menilai potensi produk hortikultura di Jateng sangat besar dan perlu digarap lebih serius. Menurutnya, kondisi geografis dan iklim di provinsi ini sangat mendukung pengembangan berbagai komoditas hortikultura, mulai dari sayuran hingga buah-buahan.

“Jateng punya potensi hortikultura yang sangat besar. Banyak daerah yang sudah dikenal sebagai sentra produksi sayur dan buah,” ujarnya saat berada di Karanganyar, belum lama ini. Ia mencontohkan kawasan Tawangmangu yang terkenal dengan berbagai produk hortikultura seperti sayuran dan alpukat.

Baca juga: Ketua DPRD Jateng: Musrenbang Jangan Cuma Rapi di Kertas

Potensi serupa juga bisa ditemukan di wilayah Ngargoyoso dan Gondosuli. Tak hanya itu, wilayah Boyolali yang berada di kaki Gunung Merapi dan Gunung Merbabu juga dikenal sebagai daerah penghasil sayuran seperti kubis, sawi, dan tomat.

Menurut Sumanto, jika dikelola dengan baik, sektor hortikultura bisa menjadi salah satu motor penggerak ekonomi daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani. Ia juga melihat peluang baru dari munculnya kelompok tani organik yang mulai membidik pasar premium.

Produk sayuran mereka kini tidak hanya dipasarkan di pasar tradisional, tetapi juga masuk ke supermarket dan pasar modern dengan harga yang lebih tinggi karena standar kualitas yang lebih ketat.

Butuh Pendampingan 

Agar potensi ini benar-benar maksimal, Sumanto mendorong Pemprov untuk memberikan pendampingan kepada para petani. Mulai dari penerapan teknologi pertanian, penguatan kelembagaan petani, hingga membuka akses pasar yang lebih luas.

Selain itu, ia juga menekankan pentingnya teknologi pengemasan produk hortikultura agar sayur dan buah tetap segar dan memiliki masa simpan lebih lama. Dengan pengemasan yang baik, produk petani bisa dikirim lebih jauh dan menjangkau pasar yang lebih luas. “Dengan pengelolaan yang baik, sektor hortikultura bisa menjadi salah satu penggerak ekonomi daerah,” katanya.

Baca juga: Jaga Stabilitas Harga, DPRD Jateng Minta Operasi Pasar Dipercepat Jelang Ramadan

Jateng, sebenarnya sudah punya tanah subur, petani tangguh, dan hasil panen melimpah. Tinggal satu pertanyaan klasik: apakah sayur dan buahnya akan terus berhenti di pasar tradisional… atau suatu hari bisa “pamer” di rak supermarket dunia? Kadang yang kurang bukan tanahnya, tapi cara kita mengurus hasilnya. (tebe)

You Might Also Like

1,3 Juta Kendaraan Masuk Jateng

Pesawat Militer AS bakal Bebas Acak-acak Langit Indonesia? Kemhan: Itu Rancangan Awal

Kocak! Polisi Tangkap 5 Warga di Bantul karena Sering Bobol Bandar Judol, yang Lapor Siapa Ya?

Luthfi Targetkan Rumah Tak Layak Huni Tuntas dalam Lima Tahun

Serius Dorong EBT, Danantara Investasikan 120 Juta Dolar AS untuk Pertamina NRE

TAGGED:headlineketua dprd jatengpemprov jatengpertanian jatengsumanto
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Mudik Lewat Udara Makin Ramai, Bandara Ahmad Yani Tambah 78 Penerbangan Ekstra
Next Article Tangkapan layar dari CCTV memperlihatkan genangan air menutupi jalan di Banyumanik, Kota Semarang, Sabtu (14/03/2026). (ist) Semarang Diguyur Hujan Lebat, Banyumanik Diterjang Banjir

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa.

Mensesneg Sebut Anggaran MBG Dipangkas, Menkeu Purbaya: Belum Tentu

SIDANG KORUPSI--Bupati Pati nonaktif, Sudewo (baju batik) ikuti sidang dakwaan di Pengadilan Tipikor Semarang, Senin (15/6/2026). (bae)

Ngeri Ya! Tak Cukup Korupsi di Pati, Sudewo Juga Terima Rp3,8 M dari Proyek Jalur Kereta

Gempita Piala Dunia 2026: Ketika Semarang Ikut Bermain di Luar Lapangan

Pajak 40 Persen Bikin Pengusaha Hiburan Deg-degan

Ratusan Pendukung Minta Sudewo Dibebaskan

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Viral

Di Antara Janji Suci dan Duka: Ijab Kabul Digelar di Depan Jasad Ibu Tercinta

April 16, 2026
Ilustrasi korban kerusuhan.
Unik

Korban Tewas Kerusuhan Bertambah, Polisi Umumkan Tes DNA Kerangka Manusia

November 7, 2025
Ilustrasi Liga Champions Eropa.
Sepak Bola

Klasmen Akhir Fase Liga Champions 2025/2026: Arsenal Poin Sempurna, Madrid Keluar Jalur

Januari 29, 2026
Alat berat mengurai tumpukan sampah yang menggunung di TPA Putri Cempo, Solo, Kamis (12/2/2026).
Info

Antrean Truk TPA Putri Cempo Terurai! Enam Alat Berat Bikin Penanganan Sampah Ngebut

Februari 12, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Ketua DPRD Jateng: Sayur dan Buah Jateng Harus Naik Kelas!
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?