Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Pemkot Semarang Gandeng Kejaksaan, Biar Urusan Pemerintahan Nggak Bikin Was-Was
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Daerah

Pemkot Semarang Gandeng Kejaksaan, Biar Urusan Pemerintahan Nggak Bikin Was-Was

Nggak mau ada drama hukum di balik pelayanan publik, Pemkot Semarang ambil langkah taktis. Wali Kota Agustina Wilujeng teken perjanjian kerja sama bareng Kejaksaan Negeri Kota Semarang, biar urusan pemerintahan makin mulus.

T. Budianto
Last updated: Agustus 25, 2025 10:48 pm
By T. Budianto
2 Min Read
Share
PERJANJIAN KERJA SAMA: Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti bersama Kepala Seksi Perdata dan Tata Usaha Negara Kejaksaan Negeri Kota Semarang Tandyo Sugondo usai penandatanganan kerja sama di Semarang, Senin (25/8).(Foto: Pemkot Semarang)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Urusan pemerintahan emang nggak jauh-jauh dari tumpukan dokumen dan aturan hukum yang bikin pusing. Nah biar lebih aman dan nggak salah langkah, Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng resmi teken kerja sama bareng Kejaksaan Negeri Kota Semarang, Senin (25/8).

Langkah ini jadi bagian dari upaya Pemkot Semarang buat ngejaga tata kelola pemerintahan yang lebih transparan dan bebas drama hukum. “Kerja sama ini sebenernya bukan hal baru, tapi lebih ke perpanjangan dari sinergi yang udah lama terjalin. Selama ini banyak banget manfaat yang kita dapet dari pendampingan Kejaksaan, khususnya di urusan perdata dan tata usaha negara,” kata Agustina.

Menurutnya, kehadiran jaksa pengacara negara bikin jajaran pemkot lebih tenang waktu ngurusin hal-hal administratif. Soalnya, mereka bukan cuma ngerti teori hukum, tapi juga punya pengalaman nyata ngadepin berbagai masalah yang muncul di lapangan.

“Seringkali keterbukaan informasi bikin muncul banyak pertanyaan dari masyarakat. Kalau nggak ada pendampingan yang tepat, bisa-bisa malah jadi salah paham. Nah di sinilah peran Kejaksaan penting banget buat meminimalisasi potensi masalah hukum,” tambahnya.

Kerja sama ini juga jadi bukti komitmen Pemkot Semarang buat jalanin pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan berintegritas. Agustina bahkan ngajak seluruh OPD serius menindaklanjuti perjanjian ini biar pelayanan publik makin oke.

Implementasi di Lapangan

Dari pihak Kejaksaan, Kepala Seksi Perdata dan Tata Usaha Negara, Tandyo Sugondo bilang, kalau perjanjian ini cuma salah satu langkah aja. Yang lebih penting justru implementasinya di lapangan, mulai dari OPD yang minta bantuan hukum sampai proyek pembangunan.

“Contohnya, kita dampingi Dinas Kesehatan dari awal pembangunan dua Puskesmas baru. Sampai Agustus ini pendampingannya udah jalan 74 persen, targetnya mendekati 100 persen,” jelasnya.

Tandyo juga memastikan tahun depan Kejaksaan tetap all out dampingi Pemkot Semarang biar nggak ada masalah hukum yang bisa ganggu pelayanan publik.

“Kami ingin pemerintahan tetap bersih dan tertib hukum. Pendampingan ini wujud nyata dukungan Kejaksaan,” tegasnya. (*)

You Might Also Like

Pemprov Klaim 2.208 Desa di Jateng Sudah Mandiri

Pertemuan Jokowi–Prabowo: Silaturahmi, Gimmick atau Sinyal Politik?

Pemprov Warning Pengusaha Tambang Nakal

Setelah Kemhan Nyatakan Evaluasi Latsarmil Calon Manajer KDMP, Korban Meninggal Bertambah

AS-Israel Bersatu Serang Iran, Bombardir Ibu Kota Teheran dan Instalasi Militer

TAGGED:bacaaja.coheadlinepemkot semarang. kejari semarangtata pemerintahan
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Ribuan Pramuka Tumpah Ruah di Gunungpati, Luthfi Dorong Kolaborasi Bangun Ketahanan Bangsa
Next Article Pansus Hak Angket DPRD Pati Gandeng Pakar Hukum, Siap “Kupas” Kebijakan Bupati

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

SINDIR PEMERINTAH--Warga Kandri saat upacata HUT RI cosplay mengkritik ucapan Prabowo soal pengupas bawang. (bae)

Warga Kandri Cosplay Jadi Juragan Bawang saat HUT RI, Sindir Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu

BANGUNAN ROBOH - Sebuah bangunan di NTT roboh setelah diguncang gempa berkekuatan Magnitudo 7,7 pada Sabtu (15/8/2026).

Update Gempa NTT: BNPB Nyatakan Korban Tewas Bertambah Jadi 68 Jiwa

UPACARA UNIK--Emak-emak Kampung Gang Presiden, Kelurahan Ngijo, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang, mengenakan kostum daur ulang sampah plastik saat menggelar upacara bendera HUT Kemerderkaan ke-81 Republik Indonesia (RI), Senin (17/8/2026). (ist)

Bukan Upacara Biasa! Emak-emak Gang Presiden Puntan Pakai Kostum Daur Ulang Sampah

Bidan Ngada Berjuang Terangi Persalinan Pakai HP

Kenapa Perempuan Lebih Rentan Cedera ACL?

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Info

PSI Jateng Respons Rumor Hendi, Tegaskan Partai Terbuka untuk Siapa Saja

Juli 8, 2026
Coretan Lengserkan Sudewo menghiasai Gedung DPRD Pati. Kamis (14/8/2025) Panitia Khusus DPRD Kabupaten Pati mulai menggelar sidang agenda hak angket pemakzulan Bupati Pati Sudewo. Foto: Bae
Daerah

ASN Pati Dimutasi Aneh-aneh, Pansus Hak Angket Bongkar Kebijakan Bupati Sudewo

Agustus 22, 2025
Daerah

Hari Ketujuh Pencarian Longsor Cilacap Bawa Dua Temuan Baru

November 19, 2025
Info

Surat Penghentian Pendataan SPPG Beredar, Kejati Jateng: “Kami Cek Dulu”

Juli 15, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Pemkot Semarang Gandeng Kejaksaan, Biar Urusan Pemerintahan Nggak Bikin Was-Was
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?