Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: 576 Ribu UMKM Ditarget Kantongi Sertifikat Halal
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Ekonomi

576 Ribu UMKM Ditarget Kantongi Sertifikat Halal

Di tengah tren “halal lifestyle” yang makin hype, Jateng nggak mau cuma jadi penonton. Targetnya nggak main-main: 576 ribu usaha harus bersertifikat halal. Tapi ini bukan sekadar urusan stempel, ini soal naik kelas atau ditinggal pasar.

T. Budianto
Last updated: April 21, 2026 7:04 pm
By T. Budianto
3 Min Read
Share
SERTIFIKASI HALAL: Wagub Jateng, Taj Yasin Maimoen menghadiri sosialisasi sertifikasi halal di Gedung Grhadika Bakti Praja, Selasa (21/4/2026). (Foto: Pemprov Jateng)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Pemerintah terus ngebut dorong sertifikasi halal di Jateng. Lewat Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal, ditargetkan ada 576 ribu bidang usaha yang mengantongi sertifikat halal.

Wagub Jateng, Taj Yasin Maimoen bilang, target ini nggak bisa jalan sendirian. Perlu “keroyokan” dari pemerintah kabupaten/kota buat bantu pelaku usaha di daerah masing-masing.

Menurutnya, pemda bisa ikut turun tangan lewat berbagai cara, mulai dari OPD, Baznas, BUMD, sampai menggandeng perusahaan lewat program CSR. “Harapannya, pemda bisa memfasilitasi sertifikasi halal ini biar pengusaha nggak jalan sendiri,” kata Gus Yasin saat sosialisasi di Gedung Grhadika Bakti Praja, Selasa (21/4/2026).

Baca juga: UMKM Jateng Unjuk Gigi di Inacraft 2025, Nawal Yasin: Saatnya Naik Kelas!

Langkah ini juga nyambung dengan fokus kepemimpinan Ahmad Luthfi dan Taj Yasin di tahun ketiga, yang mengarah ke pariwisata dan ekonomi syariah. Artinya, ke depan bukan cuma hotel yang harus ramah muslim, tapi juga makanan, minuman, sampai produk UMKM harus jelas status halalnya.

“Kalau wisata berkembang, ya semua harus siap. Termasuk makanannya harus halal,” tegasnya. Gus Yasin juga mengakui, masih banyak pelaku usaha yang bingung soal proses ngurus sertifikasi halal. Tapi sekarang, aksesnya sudah makin gampang karena BPJPH hadir langsung di Jawa Tengah dan siap bersinergi dengan Majelis Ulama Indonesia serta Lembaga Pemeriksa Halal (LPH).

Hibah Tanah

Sementara itu, Sekretaris Utama BPJPH, Muhammad Aqil Irham, mengapresiasi dukungan Pemprov Jateng yang sudah memberikan hibah tanah untuk pembangunan kantor perwakilan.

Menurutnya, capaian sertifikasi halal di Jawa Tengah saat ini sudah masuk peringkat dua nasional, tapi tetap harus digenjot. “Sekarang halal bukan cuma soal agama, tapi sudah jadi gaya hidup. Kalau konsumen nggak merasa aman, mereka bisa langsung pindah ke produk lain,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya peran pemda dalam mengorkestrasi program ini lewat APBD agar pelaku usaha bisa difasilitasi secara kolektif. Targetnya jelas: produk lokal punya nilai tambah, bahkan bisa tembus pasar ekspor.

Baca juga: UMKM Jateng Siap Mendunia, Dekranasda Genjot Pendampingan dan Digitalisasi

Dalam kesempatan itu, BPJPH juga menerima hibah dari Pemprov Jateng serta menandatangani kesepakatan bersama 35 kabupaten/kota untuk mempercepat sertifikasi halal di daerah.

Di era sekarang, label halal bukan lagi sekadar formalitas, tapi semacam “tiket masuk” ke pasar yang makin selektif. Jadi pilihannya simpel: ikut upgrade, atau siap-siap produk cuma jadi pajangan di etalase sendiri. (tebe)

You Might Also Like

Menolak Pembayaran Tunai Itu Melanggar Hukum Lho! DPR Soroti Praktik Cashless

Jalan Jepara-Keling Akhirnya Dibeton

Nggak Cuma Nimbang Bayi, Posyandu Sekarang Ikut Ngurus Warga

Sumarno Minta Event Kejurnas di Jateng Diperbanyak

Golkar Pasang Badan soal Layer Cukai: Ini Bukan Bela Rokok, Tapi Bela Rakyat

TAGGED:pemprov jatengsertifikasi halalumkm jatengwagub jateng
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Paket Wisata Borobudur-Kopeng-Rawa Pening Dimatangkan
Next Article Saat Semua Serba Scroll, Gambang Semarang Pilih “Live Show”

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

20 Bidang Spesialisasi di RS Samsoe Hidajat, dari Kandungan hingga Rehabilitasi Medik

Era Baru Nonton Sepak Bola

Kepala Dinkes Jawa Tengah, dr. Zulfachmi Wahab, Sp.PD, Subsp.H.Onk.M(K), FINASIM, saat ditemui di kantornya, Kamis (30/6/2026). (bae)

Kadinkes Jateng: Jam Panjang di PPDS Bagian dari Proses Pendidikan

Lokasi Strategis RS Samsoe Hidajat, Dekat Bandara Ahmad Yani Semarang

Pengamat politik dari Universitas Diponegoro, Nur Hidayat Sardini. (bae)

Banyak Kepala Daerah Terjaring OTT KPK, Pengamat Undip Sorot Lemahnya Pengawasan Internal

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Ekonomi

Stasiun Comal Comeback: Baru Buka, 106 Penumpang Langsung Gas!

April 27, 2026
Info

Gus Yasin: Saatnya Dakwah Bukan Cuma di Mimbar, tapi Juga di Pasar

Juni 20, 2026
Ekonomi

Jateng Gaspol Atasi Backlog 1,3 Juta Rumah, Target Kelar 5 Tahun

Desember 11, 2025
Ekonomi

Mau Liburan? Tol Semarang-Solo Bilang: Gas Aja, Kami Siap!

Desember 14, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: 576 Ribu UMKM Ditarget Kantongi Sertifikat Halal
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?