Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Soekarno Cup Jadi Jalan Anak Muda Mengejar Mimpi
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Sepak Bola

Soekarno Cup Jadi Jalan Anak Muda Mengejar Mimpi

Bagi ratusan pesepak bola muda yang memadati Stadion Kridanggo, Salatiga, Sabtu (13/6/2026), seleksi Soekarno Cup bukan sekadar ajang mencari 25 pemain terbaik. Bagi mereka, ini adalah panggung untuk menunjukkan kemampuan, menambah pengalaman, dan membuka jalan menuju mimpi yang lebih besar: menjadi pesepak bola profesional bahkan membela Timnas Merah Putih.

T. Budianto
Last updated: Juni 13, 2026 3:46 pm
By T. Budianto
4 Min Read
Share
SELEKSI PEMAIN: Para pesepak bola U-17 mengikuti seleksi di Salatiga, Sabtu (13/6/2026) untuk wakili Jateng di Soekarno Cup 2026. (Foto: bae)
SHARE

BACAAJA, SALATIGA- Stadion Kridanggo, Kota Salatiga, dipenuhi semangat anak-anak muda yang ingin mengejar cita-cita sebagai pesepak bola profesional. Mereka rela datang sejak Sabtu (13/6/2026) pagi demi seleksi mewaliki Jawa Tengah menuju Soekarno Cup 2026.

Bagi para peserta, ajang ini bukan sekadar berebut posisi 25 pemain terbaik. Ini adalah kesempatan untuk membuktikan kemampuan sekaligus membuka jalan menuju karier yang lebih tinggi.

Fahril I Saputra, pemain asal Surakarta yang berposisi sebagai sayap kanan, mengaku menikmati proses seleksi. Cuaca yang mendukung membuatnya bisa tampil maksimal di lapangan. “Sangat baik ya menurut saya, cuaca juga mendukung untuk saya bisa tampil yang terbaik,” katanya, Sabtu (13/6/2026).

Fahril menyimpan mimpi besar. Ia ingin suatu hari bisa mengenakan seragam Tim Nasional Indonesia dan membuat bangga kedua orang tuanya. “Saya sangat ingin bermain di tim nasional untuk masa depan saya biar bisa membanggakan kedua orang tua saya. Ajang (seleksi) ini jadi lompatan untuk menuju jenjang selanjutnya,” ujarnya.

Baca juga: 295 Pemain Muda Berebut Tiket Soekarno Cup

Cerita serupa datang dari Raditya Surya Wijaya asal Demak. Meski mengaku seleksi berlangsung cukup berat, ia tetap menikmati setiap tantangan yang dihadapi. “Prosesnya lumayan susah, sih, karena lapangannya itu agak keras jadi buat mengontrol bolannya juga susah,” katanya.

Masalah bertambah karena ia bermain dengan tim yang diacak, sehingga susah menjalin chemistry. “Kayak sesama teman satu sama lain kurang mengerti, jadi kurang paham,” imbuhnya.

Raditya lantas menganggap bermain bersama peserta dari berbagai daerah menjadi pengalaman baru yang menambah ilmu dan pertemanan. Targetnya pun ia berharap bisa lolos. “Target sih pasti lolos karena buat mewakili Jawa Tengah ya pasti jadi suatu kebanggaan buat diri sendiri sama DPC PDI Demak,” ucapnya.

Optimisme juga terpancar dari dua pemain asal Klaten, Danindra Putra Aditama dan Irfan Raditya. Meski baru pertama kali bermain bersama rekan yang dipilih secara acak, keduanya mengaku menikmati suasana seleksi. “Alhamdulillah berjalan dengan lancar dan seru juga, dapat teman-teman baru di sini, senang,” kata Danindra.

Ia yakin mimpi menjadi pesepak bola profesional hanya bisa diraih dengan latihan yang konsisten dan rasa percaya diri. “Banyak latihan aja, fokus terus, percaya diri,” ujarnya.

Penyaringan Pemain

Sementara itu, Pelatih Kepala Sri Nanda Yudi Himawan mengatakan, proses seleksi dilakukan bertahap agar pemain yang terpilih benar-benar memiliki kualitas terbaik.

Dari total 295 pesepak bola muda yang ikut seleksi pada Sabtu (13/6/2026), akan diambil 66 pemain terbaik untuk mengikuti seleksi Minggu (14/6/2026). “Setelah itu akan dikerucutkan menjadi 25 pemain,” ujarnya. Nantinya, 25 pesepak bola muda terpilih akan menjadi tim DPD PDIP Jateng untuk mengikuti Soekarno Cup di Jawa Timur pada Agustus mendatang.

Ketua PDIP Jateng, Dolfie Othniel Frederic Palit mengingatkan, bahwa seleksi pasti melahirkan dua hasil, yakni ada yang lolos dan ada yang harus mencoba lagi.

Baca juga: Final Soekarno Cup 2025: Adu Tajam Wawan vs Ade Ivan, Siapa Jadi Raja Gol?

“Di dalam seleksi selalu ada yang terpilih dan ada yang tidak terpilih. Yang tidak terpilih tetap semangat,” katanya saat membuka seleksi pemain. Menurut Dolfie, kesempatan menjadi atlet tidak berhenti di seleksi kali ini. Masih banyak ajang di tingkat kabupaten maupun karesidenan yang bisa menjadi jalan untuk berkembang.

Ia juga memotivasi para peserta dengan mencontohkan atlet yang sukses berkat kerja keras dan disiplin.  Menurutnya, siapa pun bisa menembus level nasional hingga internasional selama terus berlatih dan tidak mudah menyerah.

Di lapangan seleksi, yang diuji bukan cuma kecepatan lari atau akurasi umpan. Kadang yang paling menentukan justru kemampuan menerima hasil. Sebab dalam sepak bola, seperti hidup, tidak semua orang masuk starting eleven. Tapi semua orang tetap punya kesempatan mencetak gol di pertandingan berikutnya. (bae)

You Might Also Like

RUU Sisdiknas dan “PR Besar” Papua Pegunungan: Ketika Pendidikan Tak Cukup Sekadar Regulasi

Libur Panjang, Wali Kota Agustina Cek Posko PAM Nataru

KSPN Desak Kenaikan UMK 2026 Minimal 10 Persen

Investasi Jateng Ngebut Tembus Rp48,54 Triliun

Batik Pegon Difabel Kebumen Tembus Panggung Dunia

TAGGED:dpd pdip jatengheadlinesepak bolasepak bola u-17soekarno cup
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article MASSA AKSI - Mahasiswa menggelar aksi demonstrasi menyoroti tata kelola negara yang carut-matur oleh rezim Prabowo-Gibran, di depan gedung DPRD Jateng, Jumat (12/6/2026). (dul) Demo Bubar tapi Gerakan Belum Kelar, Mahasiswa Semarang Siapkan Konsolidasi Lanjutan
Next Article MEMBACA DALAM SENYAP - Ratusan orang terlibat dalam kegiatan literasi, membaca dalam senyap, di Gramedia Jalma, Jl Pandanaran, Semarang, Sabtu (13/6/2026). Literasi Semarang Tak Mati, 500 Orang Baca Senyap di Jalma Pandanaran

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Waduk Gajah Mungkur Mengering, Muncul Puluhan Makam Kuno

Kapal Virgo Transport 8 Hilang, 86 Orang Dievakuasi, 1 Meninggal

Kapal Virgo Transport 8 Hilang Kontak, Berisi 243 Penumpang

Sehari Kita Berkedip Berapa Ribu Kali? Yuk Cek

Air Mata Buaya: Tangis Palsu atau Fakta Alam?

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Daerah

Semarang Ternyata Punya Sesar Aktif, Agustina Siapkan Jurus “Paku Bumi”

Agustus 24, 2025
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto
Politik

Laskar Cinta Jokowi Desak Prabowo Lengser: “Jika Tak Mampu Lebih Baik Mundur!”

Agustus 29, 2025
Ilustrasi hutan gundul. (grafis/wahyu)
Info

Indonesia Tanah Air Siapa? Jejak Obral Konsesi Lahan Hutan

Desember 6, 2025
Info

Fokus Benahi Infrastruktur, Pemkot Gercep Respons Aduan

April 29, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Soekarno Cup Jadi Jalan Anak Muda Mengejar Mimpi
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?