Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Sodetan Dikebut, Banjir Minggat?
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Daerah

Sodetan Dikebut, Banjir Minggat?

Pemkot Semarang saat ini pasang mode siaga penuh. Bukannya tanpa alasan, banjir panjang akhir Oktober kemarin kayak ngasih “spoiler” betapa rentannya Kaligawe dan sekitarnya. Makanya, BPBD sekarang lagi ngebut merapikan semua lini supaya musim hujan kali ini nggak berujung chaos lagi.

T. Budianto
Last updated: November 17, 2025 12:21 am
By T. Budianto
2 Min Read
Share
POMPA PORTABLE: Petugas mengecek kinerja pompa portabel yang digunakan untuk mengalirkan genangan air di kawasan Kaligawe, dekat Klinik Pratama Sultan Agung. Upaya ini menjadi bagian dari percepatan mitigasi banjir yang tengah dikebut Pemkot Semarang. (Foto: Humas Pemkot)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Pemkot Semarang lagi ngebut beresin PR terbesar tiap musim hujan: banjir yang suka nongol tanpa diundang. Usai ngelihat efek banjir 23 Oktober-5 November kemarin, BPBD langsung tancap gas bikin strategi biar Kaligawe dan sekitarnya nggak “tenggelam mood”-nya tiap turun hujan.

Kepala BPBD Kota Semarang, Endro Pudyo Martantono, bilang fokus pertama yang lagi dikebut adalah memperkuat sodetan Unissula supaya aliran air lancar, nggak numpuk, dan nggak bikin warga Kaligawe jadi langganan drama banjir.

Dalam 1-3 bulan ke depan, BPBD ngegas lima jurus cepat yakni, percepat penguatan sodetan Unissula, rapihin drainase plus tambah pompa gede dan pompa cadangan, perkuat early warning system via sirine, SMS blast, dan kanal resmi Pemkot, stok logistik darurat, dari sembako sampai selimut serta tata cepat wilayah rawan, termasuk nertibin galian liar dan bangunan penghambat aliran sungai.

Empat Langkah

Sementara buat dua minggu ke depan, ada empat langkah kilat, pembersihan sedimentasi, perbaikan jalan dan saluran, bikin posko cepat tanggap per kecamatan, sampai mengaktifkan tim monitoring cuaca yang standby 24 jam non-stop.

Endro juga ngaku Pemkot butuh sokongan pemerintah pusat buat ngebut recovery: mulai dari tambahan pompa, genset, program OMC, pembangunan tanggul laut, sampai dana tak terduga dan dana rehabilitasi.

Banjir akhir Oktober kemarin nyapu 20 kelurahan dan bikin 63.400 jiwa terdampak serta empat warga meninggal. Penyebabnya lengkap, hujan ekstrem, drainase mampet, pasang tinggi, sampai sungai yang alirannya kehambat. “Ya harapannya, kejadian kayak gini bisa makin jarang lewat kolaborasi semua level pemerintahan,” tutup Endro.

Kalau semua sodetan, pompa, dan sistem peringatan dini ini bener-bener jalan, mungkin banjir di Semarang bisa diajak move on. Tapi… kalau masih ada yang buang sampah sembarangan, ya siap-siap banjirnya balik lagi buat reuni tahunan. (tebe)

You Might Also Like

Alumni Paskibraka Diajak Perangi Narkoba

Wakil Kepala BGN Kena Prank Pas Sidak, Ternyata Dapur MBG di Dekat Kandang Sapi

Harimaunya Kok Tinggal Empat? Pemkot Semarang Buka Suara

Jalan Honggowongso Ngaliyan Ambles Tengah Malam, Warga Ungkap Fakta Memilukan

Hafal Alquran Dapat Bonus Rp1 Juta

TAGGED:banjir kaligaweheadlinepemkot semarang
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol Artanto. (bae) Kedua Ortu Chiko Polisi, Bagaimana Nasib Penanganan Kasusnya?
Next Article Kota Lama Jadi Laut?

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

SIDANG TPPU--Gus Yazid terdakwa kasus pencucian uang BUMD Cilacap, digiring dari ruang sidang menuju mobil tahanan. (bae)

Istri Gus Yazid Ungkap Fakta Mencengangkan: Dia Lebih Pilih Setia kepada Jenderal Widi

JALAN--Jalan baru Undip Tembalang. (google earth)

Pemkot Semarang Ikut Terseret, Warga Tuntut Ganti Rugi Lahan Proyek Jalan Jangli-Undip

Mohammad Saleh Minta Perbaikan Jalan Pantura Barat Dipercepat

Menengok Ulang Kontroversi “Wonderland Indonesia” yang Mengubah Cara Kita Melihat Budaya

Warga Binaan Lapas Purwodadi Belajar Jadi Barista

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Banjir bandang dan longsor memutus akses jalan menuju Desa Tempur, Kecamatan Keling, Kabupaten Jepara, Minggu (11//1/2026).
Info

Banjir Bandang dan Longsor Landa Jepara hingga Putus Akses Jalan, Warga Terisolasi

Januari 11, 2026
Petugus sedang memeriksa masyarakat yang mengikuti program Speling dan cek kesehatan gratis di Jateng. (humas dinkes jateng)
Daerah

3,8 Juta Warga Manfaatkan Layanan Speling dan Cek Kesehatan Gratis Pemprov Jateng

Juni 23, 2025
Daerah

Jateng Surplus Beras 1,5 Juta Ton

September 19, 2025
Ekonomi

Gubernur Lempar Karpet Merah ke Investor India

Februari 19, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Sodetan Dikebut, Banjir Minggat?
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?