Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Karimunjawa dalam Cengkraman Investor! Jateng Guyub: Hentikan Privatisasi Pulau
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Karimunjawa dalam Cengkraman Investor! Jateng Guyub: Hentikan Privatisasi Pulau

R. Izra
Last updated: Juli 25, 2026 8:08 am
By R. Izra
3 Min Read
Share
AUDIENSI - Perwakilan massa aksi Jateng Guyub mengikuti audiensi dengan Pemprov Jateng, di sela-aksi aksi hari ketiga di Gubernuran, Jumat (24/7/2026). (dul)
AUDIENSI - Perwakilan massa aksi Jateng Guyub mengikuti audiensi dengan Pemprov Jateng, di sela-aksi aksi hari ketiga di Gubernuran, Jumat (24/7/2026). (dul)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Pulau kecil-kecil dalam gugusan Kepulauan Karimunjawa menjadi sorotan. Aktivis Jepara yang tergabung dalam Jateng Guyub menyorot privatisasi pulau-pulau kecil di Karimunjawa.

Aktivis lingkungan di Jepara, Daniel Tangkalisan, menilai warga di Karimunjawa semakin kehilangan ruang hidup akibat privatisasi pulau-pulau kecil dan kawasan laut untuk kepentingan investasi.

Menurut Daniel, Karimunjawa selama ini lebih sering dipromosikan sebagai destinasi wisata, sementara hak masyarakat yang telah lama tinggal di kepulauan tersebut justru kerap terabaikan.

Bacaaja: Karimunjawa, Surga Baru Skydiver Internasional
Bacaaja: Jateng Guyub Desak Tambang Bermasalah Ditutup dan Kriminalisasi Warga Dihentikan

“Karimunjawa ini jangan hanya dipandang sebagai objek wisata. Di sana ada masyarakat yang sudah hidup turun-temurun jauh sebelum pariwisata berkembang. Yang kami rasakan sekarang justru ruang hidup kami semakin sempit,” katanya, saat audiensi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah di Kantor Gubernur, Jumat (24/7/2026).

Ia menilai penguasaan lahan darat maupun kawasan laut oleh investor membuat masyarakat lokal semakin sulit mengakses ruang hidup yang selama ini menjadi sumber penghidupan mereka.

Karena itu, Jateng Guyub meminta Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menghentikan privatisasi pulau-pulau kecil dan kawasan laut di Karimunjawa serta memberikan perlindungan yang lebih nyata kepada masyarakat kepulauan.

Selain itu, Daniel menilai pembangunan di Karimunjawa selama ini belum menyentuh kebutuhan dasar warga. Ia mengatakan masyarakat lebih membutuhkan pembangunan dermaga nelayan, akses air bersih, dan perlindungan ruang hidup dibanding kebijakan yang disamakan dengan wilayah daratan.

“Yang kami butuhkan adalah kebijakan yang sesuai dengan kondisi kepulauan, bukan disamaratakan dengan daerah daratan,” ujarnya.

Tak hanya Karimunjawa, audiensi juga memuat aspirasi dari wilayah Solo dan Sukoharjo. Perwakilan warga, Sakti, menyoroti dugaan pencemaran limbah dari PLTSA Putri Cempo yang disebut masih berdampak terhadap kesehatan masyarakat sekitar.

Menurutnya, warga tidak menolak keberadaan PLTSA, tetapi meminta pengelolaan limbah dilakukan secara lebih baik agar tidak menimbulkan dampak bagi lingkungan maupun kesehatan warga.

“Kami tidak menolak PLTSA, tetapi limbahnya harus dikelola dengan baik. Selain itu, para pemulung juga harus mendapat solusi agar mata pencaharian mereka tetap terjamin,” katanya.

Ia juga mendesak pemerintah mempercepat pelaksanaan putusan pengadilan terkait PT Rayon Utama Makmur (PT RUM), termasuk pemenuhan hak-hak masyarakat yang terdampak pencemaran lingkungan.

Bagi Jateng Guyub, berbagai persoalan yang disampaikan dalam audiensi menjadi pengingat bahwa pembangunan seharusnya tidak hanya mengejar investasi, tetapi juga memastikan ruang hidup masyarakat dan kelestarian lingkungan tetap terlindungi.

Gubernur Jateng Ahmad Luthfi memastikan Pemprov Jateng membuka ruang dialog dengan masyarakat. Menurutnya, warga dapat menyampaikan aspirasi melalui mekanisme audiensi tanpa harus menunggu aksi demonstrasi.

“Rumah gubernur adalah rumah rakyat. Datang baik-baik, atur waktunya, sampaikan temanya, nanti kita diskusikan bersama,” pungkasnya. (dul)

You Might Also Like

Ipemi Jateng Buka Jalan UMKM ke Eropa

“Selamat Jalan, Om Bambang”: Dari Kudus, Kenangan dan Jejak Besar yang Nggak Ikut Pergi

PSIS Beres-beres: Empat Pemain Resmi Pamitan

Ini Cara Pemkot Bujuk Bocil Suka Makan Ikan

Chat Om Palsu Bikin Titik MBG Dijual Mahal, Okky Kantongi Uang Segini

TAGGED:daniel tangkalisanheadlinejateng guyubkarimunjawaprivatisasi pulau
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article PERIKSA KESEHATAN RUTIN - Pemeriksaan kesehatan harian merupakan implementasi nyata budaya Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) yang terus ditanamkan di lingkungan PLN Icon Plus. Bangun Budaya Keselamatan, PLN Icon Plus Konsisten Laksanakan Daily Health Checking
Next Article TEMUI MASSA - Gubernur Jateng Ahmad Luthfi menemui massa aksi Jateng Guyub, Jumat (24/7/2026). (dul) Kentongan Menggema di Gubernuran, Jateng Guyub: Tanda Situasi Darurat, Jangan Diabaikan!

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

PEDULI LINGKUNGAN - Lestarikan lingkungan, Srikandi PLN Icon Plus ajak masyarakat kelola sampah dan memanfaatkan barang bekas menjadi barang berharga.

Ubah Barang Bekas Jadi Bernilai, Srikandi PLN Icon Plus Ajak Masyarakat Peduli Lingkungan

Ketua Kelompok Fraksi (Kapoksi) Komisi V DPR RI Fraksi Gerindra, Danang Wicaksana Sulistya (DWS).

Danang Wicaksana Juga Sorot ODOL dalam Revisi UU LLAJ: Ancam Keselamatan Pengguna Jalan

Porprov Jateng 2026 Bukan Cuma Rebutan Medali, Ini Panggung Menuju PON 2028

Syabila Berpulang Saat Berjuang di Laut: Olahraga Jateng Berduka

Cemburu Gegara Chat Mesra, Penghulu di Probolinggo Dibacok Tetangga

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Info

Gaji ASN Jateng Dipastikan Aman Meski Dana Transfer Dipangkas

Agustus 6, 2026
TABRAKAN--KA Harina menabrak truk boks yang terobos palang perlintasan kereta di Semarang, Senin (22/6/2026) sore. (ist)
Info

‘Ciuman Kecil’ KA Harina untuk Truk Boks yang Nekat Terobos Palang di Semarang

Juni 22, 2026
Mantan bos HRD JICT, Ermanto Usman, tewas dibunuh.
Hukum

Bongkar Dugaan Korupsi Pelabuhan, Eks-Bos HRD JICT Tewas Dibunuh

Maret 4, 2026
Ilustrasi anak terserang Super Flu.
Info

Nah! 18 Kasus Influenza A Muncul di DIY, Ini Cara Pantauannya

September 25, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Karimunjawa dalam Cengkraman Investor! Jateng Guyub: Hentikan Privatisasi Pulau
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?