Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Jateng Guyub Desak Tambang Bermasalah Ditutup dan Kriminalisasi Warga Dihentikan
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Jateng Guyub Desak Tambang Bermasalah Ditutup dan Kriminalisasi Warga Dihentikan

Tiga hari bertahan di depan Kantor Gubernur Jawa Tengah akhirnya berbuah audiensi. Namun warga yang tergabung dalam Jateng Guyub datang bukan membawa satu keluhan, melainkan setumpuk persoalan dari berbagai daerah, mulai dari tambang, banjir, sengketa lahan, hingga nasib masyarakat kepulauan yang merasa makin terpinggirkan.

T. Budianto
Last updated: Juli 24, 2026 6:02 pm
By T. Budianto
3 Min Read
Share
SAMPAIKAN ASPIRASI: Perwakilan masyarakat yang tergabung dalam Jateng Guyub menyampaikan aspirasi mulai dari konflik tambang, sengketa agraria, kriminalisasi warga, hingga isu lingkungan dan ruang hidup masyarakat kepulauan saat audiensi dengan jajaran Pemprov Jateng di Kantor Gubernur Jawa Tengah, Jumat (24/7/2026). (Foto: dul)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Setelah tiga hari menggelar aksi di depan Kantor Gubernur Jawa Tengah, perwakilan masyarakat yang tergabung dalam Jateng Guyub akhirnya diterima dalam audiensi di Kantor Gubernur Jawa Tengah.

Suasana audiensi berlangsung bergantian. Perwakilan dari berbagai kabupaten diberi kesempatan menyampaikan persoalan yang mereka hadapi di daerah masing-masing. Mulai dari tambang, banjir, sengketa agraria, kriminalisasi warga, persoalan petani tebu, hingga kerusakan lingkungan dan ruang hidup masyarakat kepulauan.

Perwakilan Jateng Guyub dari Kudus, Gunarto mengatakan, persoalan yang dibawa ke audiensi bukan hanya berasal dari satu daerah, melainkan mewakili keresahan masyarakat dari puluhan kabupaten di Jateng.

Menurutnya, salah satu isu yang menjadi perhatian adalah pengelolaan kawasan Pegunungan Kendeng yang dinilai harus mengacu pada Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS).

“Kami tidak menolak tambang semuanya. Yang kami minta, kawasan Pegunungan Kendeng dikelola sesuai KLHS. Di situ sudah jelas mana yang boleh ditambang dan mana yang memang harus dilindungi,” ujar Gunarto. Jum’at (24/7/2026).

Baca juga: Buruh Ingatkan Jateng Jangan Hanya Jadi Surga Bagi Investor

Ia menjelaskan, kerusakan kawasan hulu tidak hanya dirasakan daerah yang menjadi lokasi tambang, tetapi juga berdampak pada wilayah lain. Kudus, misalnya, beberapa kali mengalami banjir yang menurutnya berkaitan dengan kondisi hutan dan kawasan resapan air di Pegunungan Kendeng.

Selain persoalan lingkungan, Gunarto mengatakan peserta audiensi juga membawa beragam persoalan lain, seperti sengketa lahan, kriminalisasi warga, pelayanan publik, hingga kesejahteraan petani.

“Harapan kami persoalan-persoalan di daerah segera ditindaklanjuti. Paling tidak hasil audiensi ini benar-benar disampaikan kepada Pak Gubernur agar ada penyelesaian,” katanya.

Persoalan Karimunjawa

Persoalan berbeda disampaikan Daniel Tangkilisan, perwakilan warga Karimunjawa, Jepara. Ia menilai selama ini wilayah kepulauan masih sering dipandang hanya sebagai kawasan wisata, sementara persoalan masyarakat yang tinggal di dalamnya belum menjadi perhatian serius.

Daniel menyoroti semakin sempitnya ruang hidup masyarakat akibat penguasaan lahan darat maupun laut oleh investor. Menurutnya, masyarakat Karimunjawa justru semakin kesulitan mengakses ruang yang selama ini menjadi sumber penghidupan mereka.

“Karimunjawa jangan hanya dipandang sebagai objek wisata. Di sana ada masyarakat yang sudah hidup turun-temurun jauh sebelum pariwisata berkembang,” kata Daniel.

Baca juga: Dari Orasi ke Irama, Konser Perlawanan di Hari Kedua Aksi ‘Jateng Guyub’

Ia juga meminta pemerintah memberi perhatian terhadap kebutuhan dasar masyarakat kepulauan, seperti penyediaan air bersih, perlindungan ruang laut bagi nelayan, hingga penghentian privatisasi pulau-pulau kecil.

Menurut Daniel, kebijakan pembangunan selama ini masih terlalu berorientasi pada wilayah daratan sehingga kebutuhan masyarakat kepulauan kerap terabaikan.

Demonstrasi memang bisa selesai setelah pintu audiensi dibuka. Tapi bagi warga, perjuangan baru benar-benar berakhir ketika masalah di lapangan ikut selesai, bukan hanya berpindah menjadi tumpukan notulen rapat. (dul)

You Might Also Like

Jateng Fair Kelar, Duit Rp5 Miliar Beredar di PRPP

Gus Yazid Ngamuk di Pengadilan Tipikor, Seret Panglima TNI hingga Menhan

Warga Aceh Jalan Kaki Puluhan Km Demi Dapat Bantuan, Potret Buram Harga Diri Tinggi?

Dana Seret, Venue Minim: PR Berat Jateng Buat Jaga Prestasi Olahraga

Aktivis Semarang Diciduk: Tangkap Dulu, Bukti Belakangan

TAGGED:headlinejateng guyubpemprov jateng
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Berkas Masuk Pengadilan, Kasus Korupsi Bupati-Sekda Cilacap Siap Disidang
Next Article HARIMAU ANGGUN--Seekor harimau putih bernama Anggun milik Semarang Zoo mengalami luka terbuka pada leher sebelum dikabarkan mati. (ist) Harimau Putih Semarang Zoo Mati, Dugaan Kesalahan Anestesi Mencuat

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

TINJAU VANUE--Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng (pojok kanan) dan rombongan meninjau vanue pusat event MTQ Nasional di Lapangan Pancasila Simpang Lima. (ist)

MTQ Nasional Jadi Momen UMKM dan Wisata Semarang Unjuk Gigi

Abu Vulkanik Bikin MBG Jabar Ikut Jeda

RUU Perampasan Aset Dianggap Leled, DPR Angkat Bicara

MAGNET PENGUNJUNG - Booth PLN Icon Plus turut menjadi salah satu titik yang menarik perhatian pengunjung Ecofest 2026. Pengunjung dapat mengenal lebih dekat ICONNET, mulai dari paket promo internet rumah tanpa batas kuota, hingga berbagai layanan yang tersedia di PLN Mobile.

Hadir di Ecofest 2026, PLN Icon Plus Perkuat Pengalaman Konektivitas dan Layanan Digital

Gus Ipul Siapkan Sanksi untuk ASN yang Main Judol

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Plesir

Agustina Dorong Sport Tourism Jadi Mesin Ekonomi Daerah

Juni 28, 2026
Pendidikan

224 Ribu Calon Siswa Lolos SPMB Jateng 2025

Juni 25, 2025
PISAHKAN KEMBAR SIAM - Tim medis RSUP dr Kariadi berhasil memisah dua bayi kembar siam asal Jepara, Shayna Yumna Arcilla dan Shazia Yumna Arasely.
Info

Tim Medis RSUP dr Kariadi Berhasil Pisahkan Kembar Siam Shayna dan Shazia Asal Jepara

Agustus 21, 2026
Ilustrasi olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) kecelakaan lalu lintas. (grafis/wayu)
Info

Tragedi Kecelakaan Maut Tol Pemalang: Hujan Deras, Mobil Oleng, Balita Tewas

Desember 31, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Jateng Guyub Desak Tambang Bermasalah Ditutup dan Kriminalisasi Warga Dihentikan
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?