Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Aktivis Semarang Diciduk: Tangkap Dulu, Bukti Belakangan
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Hukum

Aktivis Semarang Diciduk: Tangkap Dulu, Bukti Belakangan

Penangkapan dua aktivis di Semarang, Dera dan Munif, pada Kamis (27/11) pagi memicu sorotan publik. Keduanya ditangkap terkait aksi unjuk rasa 29 Agustus 2025, yang sebelumnya berlangsung sebagai bagian dari gelombang protes atas kasus kematian Affan, pengemudi ojek daring yang tertabrak kendaraan taktis Brimob di Jakarta. Penetapan keduanya sebagai tersangka dinilai sejumlah pihak terlalu tergesa, hingga memunculkan kritik mengenai transparansi dan profesionalitas proses penegakan hukum.

T. Budianto
Last updated: November 28, 2025 5:39 pm
By T. Budianto
2 Min Read
Share
PROTES PENANGKAPAN AKTIVIS: Massa menggelar aksi di Polrestabes memprotes penangkapan dua aktivis Semarang, Kamis (27/11) malam. (Foto: LBH Semarang)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Rame nih. Dua aktivis Semarang, Dera dan Munif, diciduk polisi pada Kamis (27/11) pagi. Penangkapannya cepat banget. Bahkan kabarnya langsung jadi tersangka.

Dera adalah aktivis Walhi Jateng. Sedangkan Munif aktif dalam gerakan atau pegiat Aksi Kamisan.  Keduanya ditangkap buntut aksi demo 29 Agustus 2025. Demo itu sendiri bagian dari gelombang protes soal tragedi Affan, driver ojol yang dilindas rantis Brimob di Jakarta. Kasus itu bikin publik panas sejak awal. Kamu masih ingat?

Kasatreskrim Polrestabes Semarang, AKBP Andika Dharma bilang, kalau penangkapan itu memang bagian dari proses hukum. Katanya, ada sangkaan soal penghasutan di demo itu.

Kalau kamu di posisi dua aktivis itu, tiba-tiba dijemput pagi-pagi, kira-kira panik gak?

Arbitrary Arrest

Walhi langsung buka suara. Menurut mereka, penangkapan anggotanya udah masuk kategori “arbitrary arrest.” Bahasa kasarnya: semena-mena. Dan ini bukan pertama kali kejadian.

“Penangkapan ini juga menambah rekam buruk kepolisian dalam merespons peristiwa unjuk rasa pada akhir Agustus dan awal September 2025,” kata Teo Reffelsen, Manajer Hukum Walhi.

Menurut Teo, dua aktivis ini bahkan gak pernah dipanggil sebagai saksi. Jadi, tuduhannya dinilai janggal banget. Agak serem ya, kalau dilihat dari kacamata warga biasa. Tim Hukum Suara Aksi ikut mendampingi sampai malam. Mereka bilang belum nemu tindak pidana ataupun bukti yang relevan.

Gimana menurutmu? Kalau bukti gak jelas tapi orang udah ditangkap, itu fair gak?

Teo bilang penangkapan ini justru bertentangan dengan Telegram Kapolri ST/2422/X/REN.2/2025. Kapolri ingin jangan ada kriminalisasi dan hukum harus berbasis bukti sah. Tapi di lapangan, aturan itu kayak cuma jadi wallpaper. Miris. (bae)

You Might Also Like

Pengamat Bilang PDIP Pede Kawal Suara Rakyat, Makanya Nolak Pilkada Lewat DPRD

Laut Lagi Ngambek, Nelayan Rehat Dulu

Modal Haram, Mimpi Tumbang: Duit Jalan, Kursi Bupati Nggak Nyampe

Drama Mengguncang Negara, Keluarga Terkaya Indonesia Terseret Kasus Pajak

Demo Minta Penetapan Bencana Nasional di Aceh Pecah, Massa Dibubarkan Paksa Aparat

TAGGED:aktivis semarangheadlineLBH SemarangPolrestabes Semarangwalhi
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Wakil Ketua DPRD Jateng, M Saleh. Belajar Sejarah yang Asyik, M Saleh Ajak Sekolah Nobar ‘Batang Rewind’
Next Article Duh, Habis Dampingi Korban Kriminalisasi, Dera Malah Dikriminalisasi

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Belikopi Jadi Sponsor Utama PSIS

SAMBUT PELARI--Pasukan Keraton Kasunanan Surakarta menyambut pelari Soekarno Run SOC 2026, Minggu (28/6/2026). (bae)

Soekarno Run SOC 2026 Pecah! 7.500 Pelari Disambut Prajurit Keraton Solo

PERSIAPAN BERLARI--Ribuan pelari Soekarno Run 2026 memadati Alun-Alun Utara Keraton Surakarta, Minggu (28/6/2026). (bae)

Solo Pagi Ini Disambut Ribuan Pelari Soekarno Run 2026

Ekonomi Syariah Jangan Berhenti di Buku Pelajaran, Harus Jadi Kebiasaan di Sekolah

Rahasia Burung Migran Tetap Melaju, Tidur Pun Bisa Dilakukan di Langit

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Proses evakuasi gerbong KA Bangunkarta yang anjlok di Bumiayu, berlangsung hingga Selasa (7/4/2026).
Info

Jalur KA Bumiayu Sudah Normal Lagi, Gerbong Kereta Bangunkarta Anjlok Dievakuasi

April 7, 2026
Daerah

APBD 2026 Sudah Ketok Palu, Pemprov Siap Ngebut

Januari 6, 2026
Info

Dua Pertiga Pekalongan Tenggelam, Pengungsi Tembus 2.400 Orang

Januari 19, 2026
Hukum

Mendarat Santai di Bali, Bule Buronan Langsung Diamankan

Maret 29, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Aktivis Semarang Diciduk: Tangkap Dulu, Bukti Belakangan
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?