Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Gerobak Pinggir Jalan Hancur, Disikat Mobil MBG Owi Pulang Tinggalkan Anak Masih Balita
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Hukum

Gerobak Pinggir Jalan Hancur, Disikat Mobil MBG Owi Pulang Tinggalkan Anak Masih Balita

Kabar meninggalnya Owi membuat banyak tetangga merasa terpukul. Sebab sebelum kabar duka datang, keluarga masih berharap kondisinya bisa membaik meski korban terus berada dalam keadaan koma di rumah sakit.

Nugroho P.
Last updated: Mei 13, 2026 8:40 pm
By Nugroho P.
5 Min Read
Share
Kecelakaan kendaraan operasional MBG.
SHARE

BACAAJA, BEKASI – Suasana duka menyelimuti kawasan Aren Jaya, Bekasi Timur, setelah seorang pedagang kaki lima bernama Sanoeri meninggal dunia usai menjadi korban kecelakaan mobil operasional dapur program Makan Bergizi Gratis atau MBG. Pria yang akrab dipanggil Owi itu sebelumnya sempat dirawat intensif akibat luka berat yang dideritanya setelah lapak dagangannya dihantam kendaraan yang melaju kencang.

Owi dikenal warga sekitar sebagai sosok pekerja keras yang hampir setiap hari berjualan tahu crispy dan otak-otak di pinggir jalan. Gerobak sederhananya jadi tempat ia mencari nafkah untuk menghidupi istri dan anaknya yang masih kecil. Tak sedikit warga yang mengenalnya karena keramahannya saat melayani pembeli.

Kabar meninggalnya Owi membuat banyak tetangga merasa terpukul. Sebab sebelum kabar duka datang, keluarga masih berharap kondisinya bisa membaik meski korban terus berada dalam keadaan koma di rumah sakit.

Tetangga korban, Fahrul, mengatakan Owi meninggal dunia pada Selasa siang setelah menjalani perawatan intensif di RS Siloam Sentosa Bekasi Timur.

“Meninggal tadi sekitar pukul 14.25 WIB di Rumah Sakit Siloam Sentosa Bekasi Timur,” kata Fahrul kepada wartawan.

Sebelum meninggal dunia, kondisi korban memang terus menurun akibat cedera serius di bagian kepala. Benturan keras saat kecelakaan membuat Owi tak pernah benar-benar sadar sejak pertama kali dibawa ke rumah sakit.

Pihak keluarga sebelumnya masih mencoba bertahan dengan harapan kecil agar kondisi korban bisa pulih. Kakak korban, Sunendar, bahkan sempat meminta doa kepada semua orang yang datang menjenguk.

“Korban masih belum sadar. Tadi dokter sudah bicara sama saya, kondisinya memang masih koma. Saya cuma minta doanya saja,” ujar Sunendar saat ditemui di rumah sakit sebelum kabar duka datang.

Sunendar juga menjelaskan bahwa luka paling berat memang berada di bagian kepala korban. Tim medis disebut sudah melakukan penanganan maksimal, namun kondisi Owi terus kritis hingga akhirnya dinyatakan meninggal dunia.

“Luka paling parah di bagian kepala. Katanya sudah ditangani semua, tinggal menunggu perkembangan kondisi korban,” katanya.

Peristiwa tragis itu sendiri terjadi pada Selasa pagi di Jalan Pulau Kalimantan Raya, Bekasi Timur. Saat itu mobil operasional dapur MBG bernomor polisi B 9007 TXZ melaju dari arah Jalan Nusantara menuju Duren Jaya.

Di tengah perjalanan, mobil tiba-tiba menghantam sejumlah lapak pedagang UMKM yang berada di pinggir jalan. Warga sekitar yang melihat kejadian itu langsung panik karena suara benturan terdengar sangat keras.

Saksi mata bernama Rudi mengatakan kendaraan melaju cukup cepat sebelum akhirnya menghantam lapak milik Owi.

“Mobil kenceng banget dari arah sana. Saya lihat dari tengah parkiran, lajunya memang sangat cepat,” ujar Rudi.

Setelah menghantam gerobak tahu crispy dan otak-otak milik korban, kendaraan kembali menabrak lapak ayam goreng milik seorang perempuan berinisial NA yang juga berada di lokasi kejadian.

Benturan keras membuat dua pedagang mengalami luka serius dan langsung dievakuasi ke rumah sakit. Kondisi lapak dagangan pun hancur berantakan di pinggir jalan setelah dihantam mobil.

“Yang jual otak-otak tangannya enggak bisa gerak, sedangkan pedagang ayam goreng kepalanya berdarah,” kata Rudi menggambarkan situasi saat kejadian berlangsung.

Pihak kepolisian kini masih menyelidiki penyebab pasti kecelakaan tersebut. Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, Ojo Ruslani, mengatakan sopir mobil diduga panik saat melihat sepeda motor melintas di depan kendaraan.

Menurut keterangan polisi, pengemudi berinisial WS (57) disebut spontan membanting setir ke arah kiri karena terkejut melihat motor di depannya. Saat kejadian, mobil juga membawa seorang kenek berinisial PDW (53).

“Pengemudi mengaku kaget melihat ada sepeda motor melintas di depan mobil sehingga membanting kemudi ke kiri,” ujar Ojo.

Manuver mendadak itulah yang diduga membuat kendaraan kehilangan kendali hingga akhirnya menabrak para pedagang di pinggir jalan. Polisi mencatat ada tiga korban dalam kejadian tersebut, yakni dua pedagang dan satu kenek mobil.

Kini suasana duka masih terasa di lingkungan tempat tinggal Owi. Banyak warga datang melayat sambil mengenang sosok pedagang sederhana yang selama ini dikenal ramah dan rajin bekerja demi keluarga kecilnya.

Peristiwa itu juga kembali memunculkan perhatian soal keselamatan berkendara di kawasan padat aktivitas warga dan pedagang kaki lima. Warga berharap penyelidikan dilakukan secara menyeluruh agar penyebab kecelakaan benar-benar terungkap dan ada tanggung jawab yang jelas bagi keluarga korban.

Sementara itu, korban lain berinisial NA hingga kini masih menjalani perawatan medis akibat luka yang dialaminya setelah ikut menjadi korban dalam kecelakaan maut tersebut. (*)

You Might Also Like

STNK Mirip Banget Aslinya, Sindikat Pasuruan Akhirnya Tumbang Terbongkar

Kocak, Dikira Brankas, Ternyata Oven: Penggeledahan KPK Bikin Geger Warga

Viral Balon Gambar Prabowo hingga MBG di Wonosobo, Panitia: Silakan Kritik Programnya . . .

Pagi Kalap di Selabaya, Tetangga Bacok Tetangga Sendiri

Investor Muda Andy Hakim Usul MBG IPO di BEI, Biar Ritel Unyu Bisa Ikut Punya Sahamnya

TAGGED:bgnMBGmobil mbgowi
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Jakarta Belum Jadi Pensiun Sebagai Ibu Kota Negara, Putusan MK Malah Bikin Ramai Lagi
Next Article OC Kaligis Laporkan Menkes ke Polda Metro Jaya, Ternyata Terkait Hal Ini

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

HUT ke-81 RI, Naik Trans Jateng Cuma Bayar 19 Persen

Bukan Sekadar Aspal, Ini Sebab Jalan Majapahit Cepat Rusak

Tradisigila Belum Mau Pulang: Street Love Memories Jadi Album Ketiga yang Penuh Cinta

Perbaikan Jalan Provinsi, Pemprov Dapat Suntikan Anggaran Rp200 Miliar

PENGENALAN DUNIA KERJA - PLN Icon Plus ajak siswa SLB B Yakut Purwokerto kenali ekosistem dunia kerja melalui program program BERDAYA.

PLN Icon Plus Ajak Siswa SLB B Yakut Purwokerto Kembangkan Kemampuan melalui Program Magang Industri

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Hukum

AKBP Basuki Akui Salah tapi Tak Pernah Minta Maaf Atas Kematian Levi

Maret 17, 2026
Hukum

Ribuan Botol Miras Digilas! Kejari Semarang Gaspol Musnahkan Barang Bukti

Oktober 7, 2025
Gus Yazid (berpeci) menjalani sidang dakwaan kasus TPPU di Pengadilan Tipikor Semarang, Rabu (6/5/2026). (bae)
Hukum

Terbongkar! Begini Cara Gus Yazid Samarkan Duit Hasil Korupsi Jatah Eks-Pangdam Widi

Mei 6, 2026
Ilustrasi pembacokan.
Hukum

Viral! Mahasiswi UIN Dibacok saat Nunggu Sidang Skripsi, Pelaku Marah Cintanya Ditolak

Februari 27, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Gerobak Pinggir Jalan Hancur, Disikat Mobil MBG Owi Pulang Tinggalkan Anak Masih Balita
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?