Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: BREAKING NEWS: Bupati Pati Sudewo Dituntut 8,5 Tahun dan Bayar UP Rp3,6 Miliar
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Hukum

BREAKING NEWS: Bupati Pati Sudewo Dituntut 8,5 Tahun dan Bayar UP Rp3,6 Miliar

R. Izra
Last updated: September 21, 2026 2:47 pm
By R. Izra
2 Min Read
Share
SIDANG TUNTUTAN--Terdakwa Sudewo Bupati Pati (kemeja ungu) mengikuti sidang tuntutan di Pengadilan Tipikor Semarang, Senin (21/9/2026). (bae)
SIDANG TUNTUTAN--Terdakwa Sudewo Bupati Pati (kemeja ungu) mengikuti sidang tuntutan di Pengadilan Tipikor Semarang, Senin (21/9/2026). (bae)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Bupati Pati nonaktif Sudewo dituntut hukuman 8 tahun 6 bulan penjara dan membayar uang pengganti Rp3,676 miliar dalam perkara dugaan korupsi yang menjeratnya.

“Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa Sudewa alias Sudewa berupa pidana penjara selama 8 tahun dan 6 bulan,” ucap jaksa penuntut umum KPK, Greafik Loserte, di Pengadilan Tipikor Semarang, Senin (21/9/2026).

Sudewo juga dituntut pidana denda Rp300 juta dan membayar uang pengganti Rp3,67 miliar. Jaksa meminta uang tersebut dibayar paling lambat satu bulan setelah putusan berkekuatan hukum tetap.

Bacaaja: Pendukung Sudewo Usir Massa Kontra, Sempat Jotos-jotosan
Bacaaja: Sudewo Raja Tega? Peras Calon Perangkat Desa di Pati Rp2,49 Miliar

Jika Sudewo tidak membayar, jaksa dapat menyita dan melelang harta bendanya untuk menutupi uang pengganti tersebut. Bila harta yang dimiliki tidak mencukupi, uang pengganti itu dituntut diganti dengan pidana penjara.

Dalam tuntutannya, KPK menyatakan Sudewo terbukti melakukan tindak pidana korupsi sebagaimana dakwaan yang diajukan.

Jaksa menguraikan perkara tersebut mencakup dugaan suap dan gratifikasi terkait proyek DJKA serta pemerasan calon perangkat desa di Kabupaten Pati.

Untuk perkara DJKA, Sudewo dinilai terbukti menerima suap sebagaimana Pasal 12 huruf b UU Tipikor dan menerima gratifikasi berdasarkan Pasal 12B UU Tipikor.

Sementara untuk perkara pengisian perangkat desa, jaksa menyatakan Sudewo terbukti melakukan pemerasan sebagaimana Pasal 12 huruf e UU Tipikor.

KPK juga menyampaikan sejumlah hal yang menjadi pertimbangan dalam tuntutan. Hal yang memberatkan yakni perbuatan Sudewo dinilai telah merusak kepercayaan masyarakat terhadap institusi DPR RI dan pemerintah daerah tingkat kabupaten.

Jaksa juga menyebut Sudewo tidak mengakui perbuatannya. Sedangkan hal yang meringankan, Sudewo belum pernah dihukum. (bae)

You Might Also Like

DPRD Semarang Minta SPPG Karang Turi Ditutup Permanen

Harta Karun 134 Tahun Pulang ke Semarang, Pemkot Siapkan Museum Maritim

Libur Nataru, Penumpang Pesawat Naik 5,6 Persen

PSIS Resmi Datangkan Rifky Dwi Septiawan

Cegah Gangguan Penerbangan, Bandara Ahmad Yani Sisir Area Runway

TAGGED:breaking newsbupati patibupati pati nonaktifheadlinesidang tuntutansudewo
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Banyumas Masih Minus 1.778 Guru SD dan SMP
Next Article Anak Masih Mengompol, Kapan Harus Khawatir?

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Ditanya Penyadapan Listyo Sigit, Jokowi Pilih Diam

Dari SBY hingga Macron, Deretan Pemimpin Dunia yang Pernah Disadap

Semarang Bakal Punya Festival Sastra Besar, Agustina Ingin Puisi Turun ke Jalan

Modal Rp3 Juta, Film Siswa Pandanarum Go Internasional

BINCANG SASTRA - Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI), Fakultas Pendidikan Bahasa dan Seni (FPBS), Universitas PGRI Semarang (UPGRIS), menggelar Seminar Nasional Literasi (Semitra) X secara daring pada Rabu (4/11/2026).

Sastra Indonesia Bisa Mendunia? Semitra X UPGRIS Ungkap Strateginya

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Tanggal 27 September jadi feonemena matematika istimewa abad ini.
Unik

Tanggal 27 September 2025: Fenomena Matematika Paling Gokil Abad Ini

September 27, 2025
Puan Maharani dalam Sidang Bersama DPR-DPD RI 2025, Jumat (15/8/2025), Puan nggak cuma formalitas baca teks, tapi langsung nyentil soal intervensi kekuasaan di pemilu dan fenomena kritik kreatif netizen. Foto: dok.
Unik

Puan di Depan Jokowi & Prabowo: “Kritik Itu Cahaya, Bukan Bara”

Agustus 15, 2025
Presiden ke-7 Indonesia, Joko Widodo (Jokowi), gak lagi pensiun dari politik dan jadi rakyat biasa. Ia kini ngaku siap mati-matian keliling Indonesia demi menangkan PSI.
Politik

Katanya Mau Jadi Rakyat Biasa, Jokowi: Saya Siap Keliling Kecamatan Menangkan PSI

Februari 1, 2026
Kedatangan Presiden Prabowo SUbianto di Bali, Sabtu (13/9/2025).
Info

Listyo Sigit Absen Sambut Prabowo, Ngambek karena Isu Pergantian Kapolri Makin Panas?

September 14, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: BREAKING NEWS: Bupati Pati Sudewo Dituntut 8,5 Tahun dan Bayar UP Rp3,6 Miliar
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?