Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Warak Ngendog Bikin Medan Menoleh
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Warak Ngendog Bikin Medan Menoleh

Warak Ngendog ternyata bukan cuma jago bikin warga Semarang bangga. Saat tampil di panggung nasional Apeksi 2026 di Medan, ikon budaya itu sukses mencuri perhatian dan membawa Kota Semarang masuk dalam lima penampil terbaik Karnaval Budaya Nusantara.

T. Budianto
Last updated: Juli 4, 2026 5:02 am
By T. Budianto
3 Min Read
Share
KARNAVAL BUDAYA: Kontingen Kota Semarang Ibu Kota Jateng berhasil meraih penghargaan sebagai salah satu mengikuti Karnaval Budaya Nusantara dalam rangkaian Rakernas Apeksi 2026 di Medan, Kamis, (2/7/2026). (Foto: Pemkot Semarang)
SHARE

BACAAJA, MEDAN- Kota Semarang pulang dari Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVIII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) 2026 dengan kabar membanggakan.

Kontingen Ibu Kota Jateng berhasil meraih penghargaan sebagai salah satu dari lima kota dengan performa terbaik pada Karnaval Budaya Nusantara. Penghargaan tersebut diumumkan dalam acara penutupan Indonesia City Expo di Hotel Santika Premiere Dyandra, Medan, Jumat (3/7/2026).

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng mengaku bangga atas pencapaian tersebut. Menurutnya, penghargaan itu merupakan hasil kerja sama seluruh delegasi yang tampil maksimal membawa identitas budaya Semarang ke panggung nasional.

Baca juga: Menjaga Warisan, Menyentuh Generasi: Harapan dari Warak Ngendog hingga Teater

“Penghargaan ini menjadi bukti bahwa kreativitas dan akar budaya Kota Semarang diakui secara nasional. Kita berhasil menerjemahkan tema besar Kota Tangguh, Bangsa Berdaulat lewat penampilan yang kreatif, tertib, dan penuh semangat,” ujarnya.

Dalam pawai budaya yang digelar sehari sebelumnya, Kamis (2/7), kontingen Semarang mengusung tema “The Sparkling of Local Heroes and Culture”. Di tengah persaingan 98 kota dari seluruh Indonesia, rombongan Semarang tampil mencolok dengan kostum khas Semarang Night Carnival yang memadukan seni pertunjukan modern dengan kekayaan budaya lokal.

Warak Ngendog menjadi ikon utama yang paling menyita perhatian penonton. Tak sendirian, karakter Barongsai, kostum Merak, hingga tokoh pewayangan Anoman ikut memperkuat nuansa akulturasi budaya yang menjadi ciri khas Kota Semarang.

Menarik Perhatian

Sepanjang rute karnaval yang melintasi Jalan Pemuda, Jalan Ahmad Yani (Kawasan Kesawan), hingga Lapangan Merdeka, penampilan kontingen Semarang sukses menarik perhatian ribuan warga yang memadati jalur parade.

Menurut Agustina, keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa industri kreatif dan seni pertunjukan di Kota Semarang mampu bersaing di level nasional. “Kreativitas seniman kita dalam mengemas Warak Ngendog dan karakter lokal lainnya mampu menghidupkan suasana karnaval. Ini menunjukkan kualitas industri kreatif Kota Semarang berada di level yang sangat baik,” katanya.

Sebagai tuan rumah, Pemkot Medan menetapkan lima kota dengan performa terbaik berdasarkan kreativitas, kesesuaian tema, dan ketertiban selama karnaval berlangsung.

Baca juga: Dari Tuk Panjang ke Warak Ngendog, Agustina: Damai Itu Modal Utama Semarang Sejahtera

Selain Kota Semarang, penghargaan non-peringkat itu juga diberikan kepada Kota Tangerang, Kota Jambi,  Kota Bandung, dan Kota Malang. Agustina berharap prestasi tersebut menjadi penyemangat bagi seluruh pelaku seni dan masyarakat untuk terus mengembangkan potensi budaya sekaligus memperkuat sektor pariwisata Kota Semarang.

“Budaya kita sangat kaya. Ketika dikemas dengan kreativitas dan disiplin, Semarang selalu punya cara untuk memukau Indonesia,” pungkasnya.

Di tengah zaman yang serba viral, ternyata budaya lokal masih bisa jadi bintang utama. Warak Ngendog membuktikan, untuk mencuri perhatian nasional, tak selalu harus ikut tren, kadang cukup tampil jadi diri sendiri. (tebe)

You Might Also Like

Update Kecelakaan KRL Vs Argo Bromo: 7 Korban Tewas, Masih Ada Penumpang Terjepit

Misteri Glamping Posong Terjawab, ‘Silent Killer’ Jadi Penyebab

Gagal Bersinar di Australia, Rafael Struick Tinggalkan Brisbane Roar dan Tambah Daftar Pemain Timnas Indonesia Tanpa Klub

Gila! Rekening Karyawan Berisi Rp12 Triliun, Diduga Hasil Penjualan Tekstil Ilegal

Guru Diminta Upgrade Cara Main Abad ke-21

TAGGED:agustina wilujengapeksi 2026. kota medanheadlinepemot semarang
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article DPRD Jateng Lirik Jurus Pabrik Gula: Petani Jangan Cuma Jadi Pemasok, Tapi Mitra
Next Article MENGHINDARI WAWANCARA - Menteri Keuangan (Meneku)Purbaya Yudhi Sadewa, diadang mahasiswa setelah mengisi kuliah umum di Undip, Jum'at (3/7/2026). Pihak penyelenggara menyebut dilarang meliput dan mewawancarai Purbaya. (dul) Purbaya Bilang Anggaran MBG akan Dipangkas hingga Kurang dari Rp200 Triliun, Beneran Pak?

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Ebola Kongo Tembus 5.000 Kasus, Wabah Makin Gawat

SEGEL RUSUN--Satpol PP menyegel kamar di Rusun Kudu, Kota Semarang, Rabu (19/8/2026). (ist)

Puluhan Rusun Kudu Semarang Disegel, Satpol PP: Penghuni Gak Mau Bayar

Mobil polisi keluar dari area PN Semarang sesaat setelah pengungkapan kasus sabu di pengadilan, Selasa (18/8/2026) sore. (bae)

Polisi Sebut ‘Salam Tempel’ Sabu di PN Semarang Sudah Lama Direncanakan

ILUSTRASI KEBAKARAN: Petugas pemadam kebakaran Pemkab Jepara berupaya melakukan pemadaman api di pabrik bahan baku tas dan sepatu PT Chengqi Industrial Indonesia di Desa Pringtulis, Kecamatan Nalumsari, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah yang terbakar, Sabtu (17/1/2026). (Damkar Jepara)

Rp33,4 Miliar Hangus Jadi Abu, Estimasi Kerugian 447 Kasus Kebakaran di Jateng

POLISI - Ilustrasi anggota Polri (polisi).

Kelakuan! Dua Oknum Polisi Nyaris Dihajar Massa, Ketahuan Peras Warga Gresik dengan Dalih Judol

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Daerah

Gubernur: Jangan Biasakan yang Biasa, ASN Harus Berani Berinovasi

Juli 23, 2025
Info

Jateng Guyub Desak Tambang Bermasalah Ditutup dan Kriminalisasi Warga Dihentikan

Juli 24, 2026
Politik

Minyak Dunia Memanas, Istana Gercep Panggil Menteri ESDM

Maret 2, 2026
Daerah

Cek Kesehatan Gratis Dukung Generasi Emas 2045

Agustus 4, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Warak Ngendog Bikin Medan Menoleh
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?