Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Tukin TNI Naik, Fiskal Negara Dipastikan Tetap Terkendali
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Tukin TNI Naik, Fiskal Negara Dipastikan Tetap Terkendali

Nugroho P.
Last updated: Agustus 1, 2026 8:46 pm
By Nugroho P.
3 Min Read
Share
ilustrasi TNI.
SHARE

BACAAJA, JAKARTA – Pemerintah memastikan kenaikan tunjangan kinerja (tukin) bagi prajurit TNI dan aparatur sipil di lingkungan Kementerian Pertahanan tidak akan mengguncang kondisi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026. Tambahan belanja itu disebut sudah masuk dalam skenario anggaran sejak awal.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan kebijakan tersebut bukan keputusan yang mendadak. Proses penetapannya sudah dilakukan sejak tahun lalu, sementara realisasinya memang baru dijalankan pada 2026.

Karena telah dipersiapkan sejak jauh hari, kebutuhan anggaran untuk membayar kenaikan tukin juga sudah diperhitungkan secara menyeluruh. Dengan begitu, pemerintah tidak perlu mencari tambahan dana di luar postur APBN yang telah disusun.

“Keputusannya sudah lama dibuat, hanya implementasinya baru berjalan tahun ini. Jadi semuanya sudah dihitung,” ujar Purbaya di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (31/7).

Ia menegaskan kenaikan tunjangan tersebut tidak akan membuat defisit APBN semakin besar. Menurutnya, kondisi fiskal nasional masih sesuai dengan target yang telah ditetapkan pemerintah.

Purbaya juga menilai ruang anggaran yang tersedia masih cukup untuk menjalankan seluruh program prioritas, termasuk peningkatan kesejahteraan aparatur di sektor pertahanan.

Saat ditanya mengenai peluang kenaikan tunjangan bagi guru, Purbaya memilih belum memberikan kepastian. Ia mengaku belum memperoleh informasi mengenai rencana tersebut.

“Soal itu saya belum mendapat informasi,” katanya.

Sementara itu, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menjelaskan bahwa penyesuaian tukin dilakukan karena sudah cukup lama belum mengalami perubahan.

Ia menyebut evaluasi kesejahteraan aparatur dilakukan secara berkala. Karena itu, penyesuaian tunjangan di setiap kementerian maupun lembaga tidak selalu dilakukan pada waktu yang sama.

Menurut Prasetyo, setiap instansi memiliki kebutuhan, beban kerja, dan besaran tunjangan yang berbeda. Faktor-faktor itulah yang menjadi dasar pemerintah menentukan waktu penyesuaian.

Pemerintah juga mempertimbangkan lamanya sebuah instansi tidak menerima kenaikan kesejahteraan sebelum memutuskan kebijakan baru.

Tak hanya aparatur di sektor pertahanan, perhatian pemerintah juga diarahkan kepada tenaga pendidik dan tenaga kesehatan yang bertugas di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

Guru, dosen, hingga tenaga kesehatan yang bekerja di wilayah dengan akses terbatas dinilai menghadapi tantangan yang lebih berat dibanding daerah lainnya.

Karena itu, pemerintah menilai peningkatan kesejahteraan bagi kelompok tersebut juga menjadi bagian penting dari agenda pembangunan sumber daya manusia.

Meski membuka peluang adanya penyesuaian di berbagai sektor, pemerintah menegaskan seluruh kebijakan belanja tetap harus disesuaikan dengan kemampuan keuangan negara.

Menjaga keseimbangan antara peningkatan kesejahteraan aparatur dan stabilitas fiskal disebut menjadi prinsip utama dalam penyusunan APBN.

Hingga semester pertama 2026, defisit APBN tercatat mencapai Rp196,5 triliun. Namun pemerintah menilai angka tersebut masih berada dalam koridor yang telah dirancang sejak awal tahun.

Dengan perencanaan anggaran yang telah disusun sejak jauh hari, pemerintah optimistis kenaikan tukin bagi prajurit TNI dan pegawai Kemhan tidak akan mengganggu kesehatan fiskal maupun target pengelolaan APBN sepanjang 2026. (*)

You Might Also Like

Dijamin Geger! 105 Ribu Pikap di Impor dari India, Siapa Untung Siapa Waswas?

Columbia Asia Semarang Kenalkan Cara Modern Atasi Batu Empedu

Cuma 15 Desa di Jateng Berstatus Tertinggal, Pemprov: Sangat Tertinggal 0

Jualan Bahan Petasan di TikTok, Pelaku Dibekuk di Jatim

Harkitnas 2026, Luthfi Ajak Masyarakat Perkuat Solidaritas Sosial

TAGGED:apbnmenkeupurbayaTukin TNI
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Febrie Ardiansyah saat masih menjabat sebagai Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus). Tim 9 Sasar Rumah Febrie, Berkas Penting Ikut Disita
Next Article Ratusan Hakim Langgar Kode Etik, Perlu Mutasi Besar-besaran

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Sawah Jangan Sampai Hilang, Jateng Minta Pusat Turun Tangan

Empat Aturan Masuk “Bengkel” DPRD Semarang

RAZIA SEL--Petugas menggeledah barang milik warga binaan dalam razia di area Lapas Semarang, Selasa (15/9/2025). (ist)

Senjata Rakitan hingga Alat Pemanas, Temuan saat Razia Sel Napi Lapas Semarang

Lulus Sekolah Rakyat, Habis Itu Mau ke Mana?

Persiapan Biliar Porwanas, Wartawan Joglosemar Adu Skill di Sleman

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Daerah

Lima Hari yang Nggak Boleh Cuma Jadi Seremoni

Oktober 16, 2025
Ilustrasi elemen masyarakat demo menolak MBG.
Info

MBG Nasibmu Kini, Semua Lini Dikorupsi dari Ompreng hingga Kaus Kaki

Juli 3, 2026
Daerah

Banjir Kudus Bikin Dompet Negara Ikut Basah

Januari 20, 2026
Info

25 Daerah di Jateng Kekeringan, Pemprov Gelontorkan 6,8 Juta Liter Air Bersih

Juli 28, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Tukin TNI Naik, Fiskal Negara Dipastikan Tetap Terkendali
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?