Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Jualan Bahan Petasan di TikTok, Pelaku Dibekuk di Jatim
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Hukum

Jualan Bahan Petasan di TikTok, Pelaku Dibekuk di Jatim

Mainan petasan yang harusnya seru, malah berubah jadi tragedi. Kasus ledakan di Semarang yang merenggut nyawa bocah 9 tahun akhirnya terkuak, pelakunya ternyata jualan bahan peledak lewat media sosial. Ending-nya? Ditangkap polisi.

T. Budianto
Last updated: Maret 30, 2026 11:31 pm
By T. Budianto
2 Min Read
Share
PENYELIDIKAN POLISI: Petugas kepolisian dari Polsek Gayamsari bersama Tim Inafis melakukan penyelidikan di lokasi ledakan petasan di Tambakrejo, Gayamsari, Jumat (20/3/2026). (Foto: Ist)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Aparat dari Polrestabes Semarang berhasil mengungkap kasus penyalahgunaan bahan peledak (handak) yang menewaskan seorang bocah di Kota Semarang.

Seorang pelaku berinisial S.R. (38), warga Sumenep, Jawa Timur, diamankan pada Rabu (25/3/2026) sekitar pukul 15.30 WIB di kediamannya di wilayah Kalianget. Kasus ini berkaitan dengan ledakan petasan yang terjadi di Tambakrejo, Gayamsari, Jumat (20/3) sekitar pukul 01.00 WIB.

Baca juga: Fakta Ledakan Rumah di Semarang: dari Bubuk Petasan hingga Siswa SD Tewas

Korban seorang anak berinisial G.A.P. (9), meninggal dunia setelah tertimpa reruntuhan atap rumah akibat ledakan. Saat kejadian, korban berada di dalam rumah. Sementara anggota keluarga lainnya berhasil menyelamatkan diri.

Ledakan terdengar keras, disertai kepulan asap, dan langsung merusak bagian bangunan rumah. Saksi di sekitar lokasi sempat mendengar suara ledakan dari dekat masjid. Tapi dampaknya jauh dari kata “petasan biasa”.

Barang Ilegal

Polisi dari Polsek Gayamsari langsung turun ke lokasi, mengamankan TKP, dan berkoordinasi dengan tim Inafis untuk penyelidikan. Dari hasil pengembangan, pelaku diketahui menjual bahan peledak secara ilegal lewat TikTok.

Modusnya: menawarkan bahan-bahan kimia yang bisa dirakit jadi petasan secara online, tanpa standar keamanan. Barang bukti yang diamankan antara lain ponsel pelaku dan bahan kimia seperti pupuk, aluminium powder, serta belerang.

Baca juga: Petasan Makan Korban: Ledakan Dini Hari di Tambakrejo Renggut Satu Nyawa

Kasihumas Polrestabes Semarang, Agung Setiyo Budi menegaskan, praktik ini sangat berisiko dan tidak boleh dianggap sepele. “Pelaku kami jerat pasal penyalahgunaan bahan peledak. Kami imbau masyarakat tidak memperjualbelikan atau merakit bahan berbahaya secara ilegal,” tegasnya. Saat ini, polisi masih mendalami kemungkinan adanya jaringan lain di balik kasus ini.

Di era semua bisa dijual online, ternyata bukan cuma baju atau makanan, bahan peledak pun ikut “masuk keranjang”. Masalahnya, ini bukan sekadar salah beli… tapi bisa berujung kehilangan nyawa. (tebe)

You Might Also Like

Skandal Kuota Haji Kemenag: KPK Panggil Kepala Kemenag Jateng, Potensi Rugi Negara Tembus Rp1 Triliun!

Drama Mencekam di Purbalingga, Pasutri Lansia Tewas Jadi Korban Keponakan Sendiri

Viral Foto Bobby Nasution Emosi, Tampar Pegawai BUMD

4 Warga China Ditangkap di Semarang, Terlibat Sindikat Love Scamming Internasional

Tim Kampanye Prabowo-Gibran Dipanggil ke Persidangan, Kasus Korupsi BUMD Cilacap

TAGGED:bahan petasanpolisiPolrestabes Semarangtim inafis
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Tanggul Jebol, 254 Warga Pekalongan Masih “Nginap” di Pengungsian
Next Article Campak Mulai “Ngintip”, Jateng Gas Imunisasi

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Ilustrasi keracunan MBG. (wahyu/grafis)

Nah Lho! Kepala SPPG Karanganyar Muntah-muntah Cicipi Menu MBG untuk Ibu Hamil

Anggota Komisi VII DPR RI, Andhika Satya Wasistho. (ist)

Ojol Bakal Masuk UMKM, Mas Dewan RI Andhika Minta Pemerintah Perhatikan Jaminan Sosial Pengemudi

PERTAJAM STRATEGI - PLN Icon Plus menyiapkan strategi dengan memperkuat kemampuan tim dalam membaca pasar, memahami kebutuhan pelanggan, hingga mengubah peluang menjadi rencana bisnis.

Sambut Pasar PLTS Atap Makin Luas, PLN Icon Plus Pertajam Strategi lewat PV Academy

TAK BERJARAK - Bupati Temanggung, Agus Setyawan (Agus Gondrong) ngobrol akrab bersama warga pada Festival Lembutan Bansari ke-7 Tahun 2026 di Desa Gentingsari, Kecamatan Bansari, pada Sabtu (8/8/2026) pagi.

Cara Bupati Temanggung Jamin Kesehatan Warga: Balinkes Sediakan Bantuan Hingga Rp2,4 Juta per Orang

PESTA BUAH--Gajah Sumatera di Semarang Zoo bernama Zella menyantap tumpengan buah saat Hari Gajah Sedunia. (ist)

Hari Gajah Sedunia, Zella Semarang Zoo Pesta Tumpengan Buah

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Hukum

OTT Ketiga di Jateng, Gubernur: “Sudah Diingatkan Berkali-kali, Jangan Kebablasan”

Maret 15, 2026
Ilustrasi pajak.
Hukum

Drama Mengguncang Negara, Keluarga Terkaya Indonesia Terseret Kasus Pajak

November 21, 2025
POLISI - Ilustrasi anggota Polri (polisi).
Hukum

Viral Brigadir Brimob Digerebek Istri di Rumah Janda, Ini Ajudan Bupati Purwakarta Bro!

Oktober 10, 2025
SIDANG KORUPSI--Saksi sidang korupsi terdakwa Sudewo di Pengadilan Tipikor Semarang, Senin (20/7/2026), mengungkap adanya kontraktor yang dapat fee meski tak kerja. (bae)
Hukum

Gak Kerja Apa-apa Dapat Fee Rp450 Juta, Kontraktor Temannya Sudewo

Juli 21, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Jualan Bahan Petasan di TikTok, Pelaku Dibekuk di Jatim
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?