Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Soto Sangka, Warung Tua yang Masih Ngangenin
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Plesir

Soto Sangka, Warung Tua yang Masih Ngangenin

Nugroho P.
Last updated: September 27, 2026 12:24 pm
By Nugroho P.
5 Min Read
Share
Soto Sangka Banyumas, soto yang menjadi leenda dan masih bisa dinikmati hingga kini.
SHARE

BACAAJA, BANYUMAS – Kalau sedang main ke Banyumas dan ingin berburu kuliner yang punya cerita panjang, ada satu nama yang layak masuk daftar. Bukan cuma soal rasa, Soto Sangka punya jejak sejarah yang sudah membentang hampir satu abad.

Contents
Berawal dari Pikulan KelilingMasih Masak Pakai Kayu BakarIsinya Nggak PelitKonon Disukai Orang BelandaLokasinya Dekat Alun-alun Banyumas

Warung yang berada di kawasan Kota Banyumas ini disebut sudah berjualan sejak 1925. Artinya, soto yang dalam lidah warga Banyumas juga kerap disebut sroto tersebut sudah hadir tiga tahun sebelum Sumpah Pemuda 1928.

Cerita tentang kuliner lawas ini salah satunya diulas melalui video YouTube Peyut Gembul. Dalam kunjungannya, warung tersebut diketahui masih dikelola keluarga Mbah Sangka, sosok yang disebut sebagai perintis Soto Sangka sejak zaman Hindia Belanda.

Berawal dari Pikulan Keliling

Ibu Eni, cucu menantu Mbah Sangka, menjadi generasi yang meneruskan warung tersebut. Ia bahkan masih menyimpan pikulan bambu dan rotan yang dahulu digunakan Mbah Sangka untuk membawa dagangan soto berkeliling.

Pada masa itu, soto dijajakan dengan cara dipikul dan menyusuri jalan-jalan di wilayah Banyumas. Dari jualan keliling itulah nama Soto Sangka kemudian bertahan dan berkembang hingga memiliki warung tetap.

Pikulan lawas tersebut kini menjadi salah satu bagian menarik dari cerita warung. Benda sederhana itu menjadi pengingat bahwa kuliner yang disantap hari ini punya perjalanan panjang sejak masa kolonial.

Resep yang digunakan pun disebut masih mempertahankan gaya tradisional. Jadi, bukan cuma semangkuk soto yang ditawarkan, tetapi juga pengalaman mencicipi kuliner yang diwariskan lintas generasi.

Masih Masak Pakai Kayu Bakar

Ada satu hal yang membuat proses memasak Soto Sangka terasa beda. Di tengah zaman ketika kompor modern sudah jadi pilihan utama, warung ini masih mempertahankan pawon tradisional dengan bahan bakar kayu.

Cara memasak tersebut dipercaya ikut memberikan karakter tersendiri pada kuah kaldu. Aroma dan rasa yang dihasilkan dari proses memasak menggunakan tungku kayu menjadi bagian dari identitas soto ini.

Bahan yang digunakan juga disebut alami tanpa tambahan MSG. Kuahnya kemudian berpadu dengan sambal kacang khas yang punya rasa manis, asin, sekaligus pedas.

Perpaduan tersebut membuat cita rasa sotonya tidak sekadar gurih. Ada sensasi bumbu kacang yang cukup kuat dan menjadi salah satu ciri yang membedakannya dari soto lainnya.

Isinya Nggak Pelit

Satu mangkuk Soto Sangka disajikan dengan isian yang cukup ramai. Ada kecambah, kacang utuh, bawang goreng, daun bawang, serta potongan ayam kampung.

Buat yang suka tekstur renyah, tersedia pula opak singkong sebagai pendamping. Kriuk opak berpadu dengan kuah soto hangat sehingga makan sederhana pun terasa makin komplet.

Soal harga, soto ini juga masih tergolong ramah di kantong. Dalam ulasan Peyut Gembul, satu mangkuk Soto Sangka dibanderol sekitar Rp17.000.

Harga tersebut membuat kuliner lawas ini tetap menarik untuk pemburu makanan tradisional yang ingin mencicipi menu bersejarah tanpa harus merogoh kocek dalam-dalam.

Konon Disukai Orang Belanda

Cerita tentang Soto Sangka tidak berhenti pada sejarah warungnya. Kuliner ini juga disebut menjadi salah satu makanan yang digemari orang Belanda pada zamannya.

Dari jualan keliling dengan pikulan, Soto Sangka akhirnya bertahan hingga sekarang. Generasi penerusnya masih menjaga warung dan mempertahankan sejumlah tradisi yang menjadi identitas kuliner tersebut.

Hampir 100 tahun bertahan tentu bukan perjalanan sebentar. Di tengah menjamurnya kuliner kekinian, keberadaan warung seperti Soto Sangka menjadi pengingat bahwa makanan tradisional juga punya cerita yang tidak kalah menarik.

Lokasinya Dekat Alun-alun Banyumas

Buat yang penasaran ingin mampir, Warung Soto Sangka berada di Jalan Karang Sawah, Kedung Uter, Kecamatan Banyumas, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.

Lokasinya tidak terlalu jauh dari Alun-alun Banyumas. Dari alun-alun, perjalanan menuju arah timur sekitar 500 meter dan warung berada di sisi kiri jalan.

Warungnya disebut memiliki bangunan sederhana dengan warna hijau. Jam operasional yang tercantum dalam ulasan tersebut sekitar pukul 07.30 sampai 16.30 WIB.

Jadi, kalau sedang berada di Banyumas dan ingin mencicipi soto yang bukan cuma soal rasa, Soto Sangka bisa menjadi salah satu tujuan. Semangkuk soto di sini menawarkan kombinasi rasa, tradisi, dan cerita panjang yang sudah melewati beberapa generasi. (*)

You Might Also Like

Sate Kambing Nangkring di Posisi 4 Dunia

Lebaran ke Solo? Jangan Lupa Mampir ke Safari Raya Festive

Bianglala Citragrand, Spot Favorit Nikmati Senja dari Ketinggian

Remaja Perang Sarung Tengah Malam, Rawalo Nyaris Ricuh

Rombongan Mudik Gratis Banyumas Meluncur, Malam Ini Diprediksi Tiba

TAGGED:banyumaskulinerlegendamakanan enaksoto enaksoto sangka
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Benarkah Kantor Bikin Wajah Cepat Tua?

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Soto Sangka, Warung Tua yang Masih Ngangenin

Benarkah Kantor Bikin Wajah Cepat Tua?

Makam Elite Etruria 2.700 Tahun Terkuak

Batik Tak Harus Kuno, Asal Tekniknya Tetap Batik

Jateng Punya Target 1.000 Desa Wisata Baru

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Unik

Ngibing Nggak Ada Rem, Penari Dunia Tumplek Blek di Banyumas

Mei 4, 2026
Basecamp pendakin ke Puncak Suroloyo Gunung Ungaran via Nyantnyono yang lagi banyak diminati pendaki. (dul)
Plesir

Trek Menantang, Ini Alasan Jalur Baru ke Puncak Suroloyo via Nyatnyono Jadi Favorit Pendaki

April 17, 2026
Plesir

Habis MTQ, Saatnya Nyebur! Waterboom Watu Gajah Tebar Diskon September

September 6, 2026
Viral

Tiga Hari Dicari, Bocah Wangon Ditemukan di Aliran Sungai Tajum

Maret 3, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Soto Sangka, Warung Tua yang Masih Ngangenin
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?