Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Banyumas Masih Minus 1.778 Guru SD dan SMP
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Pendidikan

Banyumas Masih Minus 1.778 Guru SD dan SMP

Nugroho P.
Last updated: September 21, 2026 1:58 pm
By Nugroho P.
3 Min Read
Share
Ilustrasi guru mengajar.
SHARE

BACAAJA, BANYUMAS – Kebutuhan tenaga pengajar di Kabupaten Banyumas masih belum aman. Dinas Pendidikan setempat mencatat ada sekitar 1.778 posisi guru yang belum terpenuhi untuk jenjang SD hingga SMP.

Contents
Guru Kelas Paling Banyak KurangBeban Mengajar Jadi Dasar Pemetaan

Kondisi ini membuat Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas harus mencari cara agar kekurangan tenaga pendidik tidak mengganggu kegiatan belajar mengajar. Pasalnya, saat ini pemerintah daerah juga tidak bisa sembarangan menambah tenaga honorer untuk menutup kekosongan tersebut.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas Widodo Sugiri mengatakan kekurangan guru terjadi di sejumlah sekolah dan bidang pengajaran. Menurutnya, persoalan tersebut bukan hanya terjadi di Banyumas, tetapi juga menjadi tantangan pendidikan secara nasional.

“Kita ada kekurangan guru, baik dari jenjang sekolah dasar sampai jenjang SMP. Ini ada kekurangan sebesar 1.778 personel,” kata Sugiri usai menghadiri acara di Pendopo Si Panji Purwokerto, Jumat (18/9/2026).

Guru Kelas Paling Banyak Kurang

Sugiri merinci, kekurangan tersebut terdiri dari guru kelas di jenjang SD dan guru mata pelajaran (mapel) untuk SMP. Jumlah kebutuhan guru kelas menjadi bagian terbesar dari total kekurangan tenaga pengajar.

Untuk guru mata pelajaran di SMP, kekurangannya berada di kisaran 400 orang. Sementara kebutuhan guru kelas mencapai sekitar 1.300 orang.

Situasi tersebut menjadi perhatian karena distribusi guru di setiap sekolah tidak selalu sama. Ada sekolah yang jumlah gurunya relatif mencukupi, tetapi ada pula yang masih kekurangan untuk mata pelajaran atau tugas tertentu.

Dinas Pendidikan bersama Pemerintah Kabupaten Banyumas pun melakukan pemetaan untuk melihat kondisi tersebut secara lebih detail. Pemetaan dilakukan terhadap guru SD maupun SMP dengan melihat beban jam pelajaran masing-masing.

Beban Mengajar Jadi Dasar Pemetaan

Sugiri mengatakan pemetaan jam mengajar menjadi salah satu cara yang dilakukan untuk mengatasi kekurangan guru tanpa harus langsung melakukan perekrutan baru. Data tersebut digunakan untuk melihat sekolah atau guru yang masih memiliki kekurangan jam mengajar.

“Jadi kita lakukan pemetaan terhadap beban JP atau jam mengajar. Kalau kurang dari 31 ini nanti kita penuhi, baik untuk guru kelas maupun terutama guru mapel,” ujarnya.

Dari pemetaan itu, Dinas Pendidikan berupaya mengatur pemenuhan jam mengajar agar kebutuhan pembelajaran tetap berjalan. Langkah tersebut sekaligus menjadi upaya mengoptimalkan guru yang sudah tersedia.

Dengan cara ini, kekurangan tenaga pengajar diharapkan tidak langsung berimbas pada layanan pendidikan di sekolah. Pemerintah daerah masih mencari skema yang bisa dilakukan sesuai aturan, mengingat perekrutan tenaga honorer saat ini bukan menjadi pilihan.

Dinas Pendidikan Banyumas juga terus memantau kebutuhan guru di masing-masing sekolah. Data pemetaan jam mengajar nantinya menjadi salah satu dasar untuk menentukan langkah penanganan kekurangan guru SD dan SMP di Banyumas.(*)

You Might Also Like

Wisudawan Terbaik SCU Raina Ghina ternyata Atlet Menembak: Sabet Medali Kapolri, Jaksa Agung hingga Danjen Kopassus

Maba UPGRIS Pilih Aktif di Organisasi Apa? Ada Banyak Pilihan Pengembangan Diri di Kampus

Advokat Peradi SAI Semarang Sorot Pasal Karet: Mudah Digunakan Jerat Demonstran

PLN Icon Plus Hadirkan Ruang Belajar Ceria bagi Anak Indonesia pada Peringatan Hari Anak Nasional 2026

KNPI dan Kesbangpol Semarang Hadirkan Forum Debat Kekinian, Mahasiswa Bicara Tanpa Batas

TAGGED:banyumasgurukurang gurupendidikan
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article RICUH--Massa pendukung Sudewo Bupati Pati mengusur massa kontra yang datang mengendarai bus, Senin (21/9/2026). (bae) Pendukung Sudewo Usir Massa Kontra, Sempat Jotos-jotosan
Next Article SIDANG TUNTUTAN--Terdakwa Sudewo Bupati Pati (kemeja ungu) mengikuti sidang tuntutan di Pengadilan Tipikor Semarang, Senin (21/9/2026). (bae) BREAKING NEWS: Bupati Pati Sudewo Dituntut 8,5 Tahun dan Bayar UP Rp3,6 Miliar

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Ditanya Penyadapan Listyo Sigit, Jokowi Pilih Diam

Dari SBY hingga Macron, Deretan Pemimpin Dunia yang Pernah Disadap

Semarang Bakal Punya Festival Sastra Besar, Agustina Ingin Puisi Turun ke Jalan

Modal Rp3 Juta, Film Siswa Pandanarum Go Internasional

BINCANG SASTRA - Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI), Fakultas Pendidikan Bahasa dan Seni (FPBS), Universitas PGRI Semarang (UPGRIS), menggelar Seminar Nasional Literasi (Semitra) X secara daring pada Rabu (4/11/2026).

Sastra Indonesia Bisa Mendunia? Semitra X UPGRIS Ungkap Strateginya

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Menteri Agama, Nasaruddin Umar. (ist)
Info

Lompatan Guru Makin Ngebut, Capai Rekor Baru

Agustus 2, 2026
Pendidikan

Jagung Unwahas Tinggal Nunggu Lampu Hijau

Januari 17, 2026
Flyer sarasehan "Sambung Rasa Diaspora Sarjana NU di 5 Benua".
Pendidikan

Sarasehan Diaspora NU di 5 Benua, ISNU Jateng: Santri Go Global, Indonesia Maju!

Oktober 22, 2025
Pendidikan

Aduh Pak Muis, Niat Bantu Sekolah, Malah Berujung di Meja Hijau

November 11, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Banyumas Masih Minus 1.778 Guru SD dan SMP
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?