Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Dua Kebo Lagi Kasmaran, Kirab Suro Jalan Dengan Tiga Ekor Saja
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Plesir

Dua Kebo Lagi Kasmaran, Kirab Suro Jalan Dengan Tiga Ekor Saja

Prosesi sakral yang digelar pada Selasa malam, 16 Juni 2026, tetap menjadi salah satu tradisi yang paling dinanti masyarakat Solo maupun wisatawan dari berbagai daerah.

Nugroho P.
Last updated: Juni 16, 2026 8:30 pm
By Nugroho P.
4 Min Read
Share
ilustrasi kebo bule.
SHARE

BACAAJA, SOLO – Malam 1 Suro di Keraton Solo tahun ini tetap berlangsung seperti biasa, namun ada sedikit perubahan yang cukup menarik perhatian. Dua kebo bule keturunan Kiai Slamet yang semula dijadwalkan ikut memimpin kirab ternyata batal turun ke jalan.

Akibat kondisi tersebut, jumlah kebo bule yang menjadi cucuk lampah atau pemimpin kirab berkurang dari lima ekor menjadi tiga ekor.

Prosesi sakral yang digelar pada Selasa malam, 16 Juni 2026, tetap menjadi salah satu tradisi yang paling dinanti masyarakat Solo maupun wisatawan dari berbagai daerah.

Sejak sore hari, kawasan sekitar Keraton Solo mulai dipadati warga yang ingin menyaksikan langsung rangkaian Kirab Pusaka Malam 1 Suro.

Namun di balik persiapan kirab, muncul kabar bahwa dua kebo bule yang sebelumnya masuk daftar peserta akhirnya tidak diberangkatkan.

Serati Mahesa atau pawang kebo bule Keraton Solo, Heri Sulistyo, menjelaskan bahwa dua hewan tersebut sedang mengalami masa berahi atau musim kawin.

Kedua kebo yang batal ikut kirab itu bernama Ponco dan Mugi.

Ponco merupakan kebo jantan, sedangkan Mugi adalah kebo betina yang selama ini juga dikenal sebagai bagian dari kelompok kebo bule Keraton Solo.

Menurut Heri, kondisi tersebut membuat keduanya berpotensi sulit dikendalikan saat berada di tengah keramaian ribuan penonton.

Karena itulah keputusan diambil untuk tidak mengikutsertakan keduanya dalam kirab tahun ini.

Langkah tersebut bukan tanpa alasan. Pihak pengelola ingin memastikan prosesi berjalan lancar tanpa gangguan yang bisa membahayakan masyarakat.

Jika hewan yang sedang berahi dipaksa berjalan di tengah kerumunan, risiko perilaku tak terduga dinilai bisa meningkat.

Kebo bisa menjadi lebih sensitif terhadap lingkungan sekitar dan sulit diarahkan selama perjalanan kirab berlangsung.

Situasi seperti itu tentu tidak diinginkan dalam acara budaya yang sarat nilai tradisi dan selalu dipadati pengunjung.

Meski kehilangan dua peserta, kirab tetap akan dipimpin tiga kebo bule yang telah dipersiapkan sejak awal.

Tiga kebo tersebut adalah Nyai Pahing, Wati, dan Suro.

Ketiganya dinilai siap menjalankan tugas sebagai cucuk lampah sesuai arahan dari pihak Keraton Solo.

Heri menyebut keputusan menggunakan tiga kebo itu sudah mendapat persetujuan dan perintah langsung dari keraton.

Dengan demikian, perubahan jumlah peserta tidak memengaruhi jalannya prosesi yang telah disusun sebelumnya.

Banyak warga sempat bertanya apakah akan ada kebo pengganti untuk menggantikan Ponco dan Mugi.

Namun pihak pengelola memastikan tidak ada tambahan peserta baru pada kirab tahun ini.

Alasannya cukup sederhana. Kebo yang lain belum pernah mendapatkan latihan dan pembiasaan mengikuti kirab seperti yang sudah dijalani tiga kebo tersebut.

Tradisi Kirab Malam 1 Suro memang tidak hanya membutuhkan kesiapan fisik hewan, tetapi juga kesiapan mental saat menghadapi suasana ramai.

Kebo yang biasa tampil telah terbiasa berjalan di tengah ribuan penonton, suara kamera, hingga berbagai aktivitas yang mengiringi jalannya kirab.

Sementara kebo lain yang belum pernah dilatih dikhawatirkan justru mengalami stres atau sulit dikendalikan.

Karena itu, keraton memilih mempertahankan formasi yang dianggap paling aman dan siap untuk ditampilkan.

Saat ini Ponco dan Mugi tetap berada di kandang yang berlokasi di kawasan Alun-alun Kidul Solo.

Keduanya tidak akan dibawa ke jalur kirab demi menghindari risiko yang tidak diinginkan selama acara berlangsung.

Meski jumlah kebo bule yang tampil berkurang, tradisi Kirab Malam 1 Suro tetap menjadi magnet budaya yang kuat. Kehadiran Nyai Pahing, Wati, dan Suro dipastikan tetap memimpin jalannya prosesi, sementara Ponco dan Mugi harus absen karena sedang memasuki masa kasmaran yang membuat keduanya belum siap turun ke tengah keramaian. (*)

You Might Also Like

Kapan 1 Suro 2025? Ini Deretan Tradisi Sakral Menyambut Malam Keramat

Seminggu di Lombok: dari Pantai Perawan hingga Puncak Rinjani

Semangkuk Jenang dan Cerita Lama Ramaikan Suro Triwindu

Dari Gang Baru Pecinan ke Desa Wisata, Mimpi Besar Kranggan yang Beranjak Jadi Nyata

Menengok Nglimut di Kendal, Tempat Favorit Warga Rehat Sejenak dari Penatnya Aktivitas

TAGGED:1 muharramkebo bulesatu suro
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Tikungan Bromo Bikin Heboh, Kuda Lepas Hantam Kijang Innova
Next Article JALIN MOU‐-PERADI Profesional dan Dekan FH UNS (dari kiri) menunjukkan berkas MoU. (ist) Peradi Profesional Gandeng UNS, Siapkan Advokat Bergelar “Adv”

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Ilustrasi aksi penganiayaan.

Tiga Tahun Hilang Kabar, Perempuan Bandung Muncul Terluka Parah

Ratusan Calon Dokter Mentok Ujian, Kampus Ikut Disorot

Kontainer Numpuk Bukan Bea Cukai, Importir Malah Santai Dulu

Kereen, Maling Buat Surat Permohonan Maaf, Eh Dimaafkan

Semangkuk Jenang dan Cerita Lama Ramaikan Suro Triwindu

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Fokus

Muharram Datang Bawa Semangat Baru, Pintu Amal Kian Terbuka

Juni 15, 2026
Plesir

Enam Juta Orang Siap “Nyemut” di Tempat Wisata Jateng

Maret 18, 2026
Plesir

15 Negara Siap Ramaikan Semarang Night Carnival 2026

April 24, 2026
Plesir

Kota Lama Lagi Viral di Dunia Nyata: Wisatawan Meledak, Semua Hotel Nyaris Full!

Maret 27, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Dua Kebo Lagi Kasmaran, Kirab Suro Jalan Dengan Tiga Ekor Saja
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?