Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Ihwal Banyak Mal Bangun Pagar Tinggi, Pramono Anung: Bongkar Saja, Jakarta Lebih Butuh Banyak Pohon
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Ihwal Banyak Mal Bangun Pagar Tinggi, Pramono Anung: Bongkar Saja, Jakarta Lebih Butuh Banyak Pohon

R. Izra
Last updated: Agustus 2, 2026 9:11 am
By R. Izra
3 Min Read
Share
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung.
SHARE

BACAAJA, JAKARTA – Fenomena pagar setinggi sekitar dua meter yang dipasang di sejumlah mal di Jakarta belakangan ramai jadi perbincangan publik. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung pun ikut angkat bicara.

Menurutnya, pagar-pagar tinggi itu sebaiknya dibongkar karena Jakarta lebih membutuhkan ruang hijau daripada tembok pembatas.

“Saya berpikir, pagarnya itu nggak perlu tinggi-tinggi. Yang penting pohonnya yang banyak, lebih hijau, antara satu dan sebelah bersebelahan itu juga mungkin lebih baik dibuka,” paparnya, belum lama ini.

Bacaaja: Bukan Satpam, Warga Sendiri yang Jaga Wisata Waduk Jatibarang
Bacaaja: Mengapa Tanggul Laut Pelabuhan Tanjung Emas Bisa Jebol?

Pernyataan itu muncul setelah pemasangan pagar di depan Mal Kota Kasablanka (Kokas), Jakarta Selatan, memicu berbagai spekulasi di media sosial. Salah satunya mengaitkan pagar tersebut dengan antisipasi aksi demonstrasi pada Agustus 2026.

Di sisi lain, Pramono Anung menilai pemasangan pagar tinggi kemungkinan muncul karena adanya rasa khawatir yang berlebihan terhadap situasi keamanan.

Meski memahami alasan tersebut, ia memastikan pagar-pagar itu tidak akan menjadi bagian permanen dari wajah Jakarta.

“Mungkin bagian dari kekhawatiran. Tetapi nanti pada saatnya pasti saya akan minta pagar-pagar itu dilepas kembali,” kata politikus PDIP itu.

Di sisi lain, pihak pengelola memastikan isu kekhawatiran terhadap adanya demo besar-besaran pada Agustuts tersebut tidak benar.

Petugas keamanan di lokasi menjelaskan, pemasangan pagar merupakan bagian dari proyek pengembangan Kokas 2 dan sama sekali tidak berkaitan dengan isu keamanan maupun demonstrasi.

Senada, Direktur Marketing Pakuwon Group sekaligus Direktur PT Pakuwon Jati Tbk, Sutandi Purnomosidi, mengatakan pagar dipasang murni demi meningkatkan keselamatan pengunjung.

Menurutnya, area depan mal yang terbuka lebar membuat banyak orang menyeberang sembarangan sehingga berpotensi membahayakan keselamatan.

“Sebenarnya awalnya karena area mal sangat terbuka. Banyak orang masuk dan menyeberang sembarangan, itu justru membahayakan mereka sendiri,” jelas Sutandi.

Ia juga membantah anggapan bahwa pagar dipasang untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan atau aksi massa.

Polisi minta masyarakat tak sebar ketakutan

Polda Metro Jaya juga meminta masyarakat tidak mudah mempercayai ataupun menyebarkan narasi yang belum terverifikasi.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengingatkan agar masyarakat tidak membangun opini yang justru memicu keresahan.

“Kami mengimbau masyarakat bijak menyampaikan informasi, jangan membuat kegaduhan ataupun opini publik yang menimbulkan kekhawatiran,” ujarnya.

Belakangan, pagar serupa memang mulai terlihat di sejumlah pusat perbelanjaan milik Pakuwon Group, baik di Jakarta maupun Surabaya. Meski menuai perhatian publik, pengelola menegaskan seluruh pemasangan dilakukan dengan pertimbangan keselamatan pengunjung, bukan karena faktor politik maupun keamanan. (*)

You Might Also Like

Kongres Terutup PDI Perjuangan 2025: Strategi atau Ketakutan?

Jalur Bumiayu Mulai Pulih, KAI Daop 4 Semarang tetap Buka Peluang Refund Tiket

Bunda Literasi Jateng: Nggak Cuma Bikin Pintar, Baca Buku Juga Biar Nggak Mudah Ketipu

Bulan Bung Karno Diperingati Lewat Musik, Teater, dan Puisi di TBRS Semarang

Pria Begitar di Balik Dugaan Pelecehan Mahasiswi UIN Walisongo, Kampus Bentuk Tim Gabungan

TAGGED:gubernur dki jakartaheadlinemalpagar tinggipdippramono anung
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Modal Rp 26 Ribu, Tembus Thailand-Malaysia Naik Kereta
Next Article TANGKAP KURIR SABU - Petugas dari Bareskrim Polri mencegat bus penumpang di Tol Pekalongan, untuk menangkap kurir sabu yang membawa kiriman 100 gram sabu-sabu. (ist) Bareskrim Mendadak Cegat Bus di Tol Pekalongan Bikin Kaget Penumpang, Ternyata Incar Kurir Sabu 100 Gram

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Kedu Raya Tuan Rumah Porprov 2030

Raffi Ahmad dan Willie Salim berfoto bersama di sela menghadiri acara Deklarasi Sumpah Pemuda Mahasiswa Indonesia 2026 di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, pada Rabu, 29 Oktober 2026.

Raffi Ahmad Kena Cancel Culture, Musisi hingga UMKM Ramai-ramai Boikot RANS Carnival

Kuliner legendaris Ayam Goreng Suharti.

Sejarah Kuliner Ayam Goreng Suharti: Dipisahkan Perceraian, Disatukan Keturunan

RUMAH MAKAN: Rumah makan legendaris Ayam Goreng Suharti di Krapyak, Kota Semarang. (ist)

Kabar Duka, Pendiri Ayam Goreng Suharti Meninggal Dunia pada Usia 86 Tahun

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Desa, Kependudukan, dan Pencatatan Sipil (Dispermadesdukcapil) Jawa Tengah, Nadi Santoso, saat ditemui di kantornya, Kamis (29/10/2026). (dul)

Perangkat Desa Harus Mengundurkan Diri setelah Ditetapkan sebagai Calon Kades

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti. (ist)
Info

Agustina Target Ekonomi Semarang Tumbuh 8,55 Persen pada 2027

Agustus 21, 2026
Ilustrasi gelombang tsunami.
Unik

Tsunami Rusia Berpotensi Hantam Indonesia, BNPB Minta Pantai Dikosongkan Dulu

Juli 30, 2025
Daerah

Tersandung Regulasi, Dana Hibah untuk Keraton Solo Mandek Sejak 2012

Juli 18, 2025
Mantan Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla atau lebih dikenal dengan inisial JK.
Hukum

Ceramah JK di UGM Berujung Laporan Polisi, Pernyataan ‘Syahid’ Disorot Tajam

April 14, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Ihwal Banyak Mal Bangun Pagar Tinggi, Pramono Anung: Bongkar Saja, Jakarta Lebih Butuh Banyak Pohon
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?