BACAAJA, PALEMBANG – Suasana hiburan malam di sebuah kafe di Palembang mendadak berubah mencekam setelah terjadi penembakan antar sesama anggota TNI, Sabtu (16/5/2026) dini hari.
Korban diketahui berinisial Pratu F, anggota TNI Angkatan Darat yang berdinas di Denkesyah 02.04.04 Palembang. Ia tewas usai terkena tembakan di bagian perut sebelah kanan.
Sementara pelaku disebut merupakan rekan sesama anggota TNI berinisial RN.
Insiden itu terjadi sekitar pukul 02.40 WIB. Awalnya, korban dan pelaku disebut sempat bersenggolan saat berjoget di dalam kafe.
Hal sepele itu diduga memicu cekcok hingga berujung perkelahian.
Menurut informasi yang beredar, RN diduga sempat dikeroyok oleh korban bersama beberapa rekannya. Situasi kemudian makin panas sampai pelaku disebut mencabut senjata api dari pinggangnya dan menembak korban satu kali.
Tembakan tersebut mengenai bagian perut kanan korban.
Korban sempat dilarikan ke RS Permata untuk mendapat pertolongan medis. Namun nyawanya tidak berhasil diselamatkan.
Sekitar pukul 03.30 WIB, korban dinyatakan meninggal dunia akibat luka tembak yang dideritanya.
Pihak Kodam II Sriwijaya membenarkan adanya insiden penembakan tersebut.
Kepala Penerangan Kodam II Sriwijaya, Yordania mengatakan pelaku saat ini masih menjalani pemeriksaan intensif di Pomdam II Sriwijaya.
“Kita tunggu sampai sore nanti. Masih pemeriksaan,” ujarnya kepada awak media.
Usai kejadian, petugas dari Polsek IB I Palembang langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah TKP dan meminta keterangan sejumlah saksi.
Sementara itu, suasana duka menyelimuti keluarga korban. Adik kandung korban, Faradita mengaku sangat terpukul mendengar kabar kematian kakaknya.
Ia mengatakan keluarga baru mengetahui kejadian tersebut sekitar pukul 06.00 WIB setelah mendapat telepon dari keluarga.
“Subuh, sekitar pukul 06.00 WIB. Saya ditelepon tante yang mengabarkan kalau kakak sudah meninggal dunia akibat tertembak oleh sesama oknum TNI,” ujarnya dengan nada sedih.
Faradita mengaku langsung menuju RS Bhayangkara Moh. Hasan untuk memastikan kondisi sang kakak.
“Sesampainya di rumah sakit, ternyata benar kakak saya sudah meninggal dunia dengan luka tembak di bagian perut,” katanya.
Keluarga mengaku masih syok karena korban meninggal secara tragis akibat ditembak rekannya sendiri. Hingga kini, motif pasti penembakan masih didalami pihak berwenang. (*)

