Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Baru April, Jateng Sudah Didera 162 Bencana
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Baru April, Jateng Sudah Didera 162 Bencana

Belum juga setengah tahun, Jateng udah kayak ikut “maraton bencana”. Dari banjir, cuaca ekstrem, sampai tanah gerak, semuanya datang hampir tanpa jeda. Total? 162 kejadian cuma dalam waktu Januari sampai pertengahan April 2026. Kebayang nggak sih, warga harus sekuat apa buat ngejalanin hari-hari di tengah kondisi kayak gini?

T. Budianto
Last updated: April 22, 2026 7:08 pm
By T. Budianto
3 Min Read
Share
SERAHKAN BANTUAN: Ketua Tim Komisi VIII DPR RI, Abdul Wachid secara simbolis menyerahkan bantuan sosial saat kunjungan di Kantor Gubernur Jateng, Rabu (22/4/2026). (Foto: Pemprov Jateng)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Pemprov Jateng mencatat ada 162 kejadian bencana sejak 1 Januari hingga 12 April 2026. Mayoritas masih didominasi bencana hidrometeorologi, alias yang berhubungan sama cuaca, kayak banjir dan cuaca ekstrem yang makin susah ditebak.

Wagub Jateng, Taj Yasin Maimoen bilang, kondisi ini jadi alarm serius buat semua pihak. Pernyataan itu disampaikan saat menerima kunjungan kerja Komisi VIII DPR RI di Kantor Gubernur Jateng, Rabu (22/4/2026).

Menurutnya, Pemprov nggak tinggal diam. Mereka lagi ngebut memperkuat sistem penanggulangan bencana dari hulu ke hilir, mulai dari sebelum kejadian, saat darurat, sampai pascabencana. “Langkah-langkah strategis terus kami lakukan, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota,” jelasnya.

Baca juga: Saleh Tegaskan Anak-anak Terdampak Bencana di Jateng Gak Boleh Kehilangan Akses Pendidikan

Salah satu fokusnya adalah memastikan logistik kebencanaan selalu siap. Jadi kalau bencana datang, bantuan nggak telat dan bisa langsung nyampe ke warga yang butuh. Selain itu, kapasitas daerah juga terus ditingkatkan, baik dari sisi SDM maupun fasilitas penanganan bencana.

Nggak cuma itu, Pemprov juga lagi ngerapihin koordinasi biar makin solid antara pemerintah pusat, daerah, sampai pihak-pihak terkait lainnya. Harapannya, penanganan bencana bisa lebih cepat, nggak tumpang tindih, dan benar-benar terasa dampaknya.

Di sisi lain, ada satu jenis bencana yang jadi perhatian ekstra: tanah bergerak. Kasus ini sempat bikin warga di Kabupaten Tegal dan Kota Semarang kelimpungan.

Tanah Bergerak

Di Desa Padasari, Kecamatan Jatinegara, Tegal, tanah bergerak yang terjadi sejak awal Februari 2026 udah merusak ratusan rumah dan infrastruktur. Sementara di Semarang, kejadian serupa muncul di wilayah Jangli, Tembalang, dalam rentang Februari sampai April. Masalahnya, bencana jenis ini bukan cuma soal kerusakan, tapi langsung nyentuh kebutuhan paling dasar: tempat tinggal.

Ketua Tim Komisi VIII DPR RI, Abdul Wachid bilang, urusan hunian warga terdampak bakal segera dibawa ke pusat, termasuk koordinasi dengan BNPB. “Aspirasi ini akan kami sampaikan langsung ke pemerintah pusat supaya penyelesaian hunian bisa segera direalisasikan,” tegasnya.

Baca juga: Januari Belum Kelar, Bencana Sudah 45 Kali Nyapa Jateng

Selain itu, pertemuan tersebut juga ngebahas langkah mitigasi lain, seperti rencana pembangunan kolam retensi di Pati dan Kudus, sampai kelanjutan proyek tanggul laut di Sayung, Demak, yang selama ini jadi titik rawan rob.

Sebagai bentuk dukungan, Komisi VIII DPR RI juga ngasih bantuan dengan total nilai fantastis, tembus triliunan rupiah. Mulai dari bantuan sosial Rp2,76 triliun, sertifikasi halal gratis untuk puluhan ribu UMK, hingga dukungan dari BNPB dan berbagai program kementerian lainnya.

Di atas kertas, angka bantuan memang bikin lega. Tapi di lapangan, warga masih harus berjibaku tiap kali alam “update versi” bencananya. Pertanyaannya sederhana: kita lagi sibuk ngatasin bencana… atau sebenarnya lagi kejar-kejaran sama sesuatu yang makin hari makin nggak bisa diprediksi? (tebe)

You Might Also Like

Suara Kampus Diteror, DPR Sentil Menteri HAM

PLN Terangi Sekolah Papua Tengah dengan Super Sun

Pemprov Jateng Kebut Perbaikan Hingga Akhir 2025

Megawati Main Kartu Uno, Hasto Balik Jadi Sekjen

2026 Dibuka Tawuran di Manggarai, DPRD Usul Bansos Disetop

TAGGED:Bencana Hidrometeorologipemprov jatengwagub jateng
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Siswi SMP Dibakar Paman, Pemkot “Gercep” Turun Tangan
Next Article Botol Bekas Ditukar Lumpia, Cara Pemkot Ajak Warga Peduli Sampah

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

KEMBALIKAN MAHAR--Kades Kayen, Agus Riyanto (baju batik dan berpeci) menjelaskan pengembalian mahar seleksi perangkat desa, saat bersaksi dalam sidang dugaan korupsi Bupati Pati nonaktif Sudewo di Pengadilan Tipikor Semarang, Rabu (22/7/2026). (bae)

Seusai OTT Sudewo, Kades di Pati Bergegas Kembalikan Mahar Seleksi Perangkat Desa

RUWATAN - Massa Jateng Guyub meruqyah atau meruwat Kantor Gubernur Jawa Tengah, sebagai simbol tolak bala atas matinya nurani pemerintah.

Massa Jateng Guyub Kantor Gubernur, Tabur Bunga dan Dupa di 8 Penjuru

SIDANG KORUPSI--Enam kades dari Pati jadi saksi sidang terdakwa Sudewo, di Pengadilan Tipikor Semarang, Rabu (22/7/2026). (bae)

Sidang Sudewa Kupas Keterlibatan Anggota hingga Pimpinan DPRD Pati dalam Pengisian Perangkat Desa

Ketua DPD Gerindra Jateng, Sudaryono, resmi ditunjuk sebagai Kepala BGN.

Resmi! Istana Umumkan Sudaryono Jadi Kepala BGN Gantikan Nanik S Deyang

Urgensinya Apa? Puan Sorot Pengiriman 25 Kepala Daerah ke Singapura di Tengah Efisiensi Anggaran

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Sepak Bola

Drama Dua Belas Penalti, Persibangga Angkat Trofi Jateng

Februari 18, 2026
Sepak Bola

Laga Hidup Mati di Jatidiri

Januari 16, 2026
Wali Kota Solo Respati Ardi ngobrol bersama warga setekah mengecek talud yang ambrol di Nusukan.
Info

Cek Langsung Talud Longsor di Nusukan Solo, Respati: Tangani Menyeluruh, Jangan Setengah-setengah

Januari 13, 2026
Jaksa melintas di lobi kantor Kejati Jateng. (bae)
Hukum

Korupsi BUMD Cilacap, Kejati Bilang Bakal Periksa Mantan Pangdam

Desember 2, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Baru April, Jateng Sudah Didera 162 Bencana
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?