BACAAJA, JAKARTA – Isu dugaan suap ikut menyeret nama Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. Ia disebut-sebut menjadi sasaran lobi agar seorang pejabat di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) tetap bertahan di posisinya dan tidak dimutasi.
Purbaya langsung membantah kabar tersebut. Ia memastikan tidak pernah menerima uang ataupun imbalan untuk mengutak-atik keputusan terkait mutasi pejabat Bea Cukai.
Tak cuma membantah, Purbaya mengaku sudah meminta informasi soal dugaan tersebut kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Dari informasi yang ia dapat, tidak ada pemberian suap kepadanya.
“Enggak ada itu. Saya sudah tanya KPK, orang saya suruh tanya KPK enggak ada,” ujar Purbaya dalam keterangannya di Jakarta, dikutip Sabtu (5/9/2026).
Purbaya juga menyinggung keputusan mutasi yang tetap berjalan. Pejabat Bea Cukai yang disebut-sebut hendak dipertahankan lewat lobi tersebut pada akhirnya tetap dipindahkan dari jabatannya.
Menurut dia, fakta itu sekaligus menjadi bantahan atas isu bahwa ada uang yang diberikan untuk memengaruhi keputusan mutasi.
“Kalau saya juga enggak disuap, karena orangnya juga yang dipecat juga kan dipindahin nanti ditangkap lagi. Saya pindahin ke daerah kan? Katanya supaya enggak pindah kan itu, orangnya pindah,” kata dia.
KPK Sempat Terima Informasi
Sebelumnya, KPK memang mengungkap adanya informasi intelijen terkait dugaan upaya suap yang menyeret seorang pejabat Bea Cukai.
Informasi tersebut menyebut adanya dugaan pengumpulan uang untuk melakukan lobi kepada Purbaya selaku bendahara negara. Uang itu diduga disiapkan agar Purbaya mau mempertahankan pejabat Bea Cukai tertentu dan membatalkan atau mengubah rencana mutasinya.
KPK menyebut informasi tersebut sudah sampai ke penyidik dan masih terbuka kemungkinan untuk ditelusuri lebih lanjut.
Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Penyidikan KPK Achmad Taufik Husein membenarkan bahwa informasi mengenai dugaan lobi itu sempat diterima penyidik. Meski begitu, perkara tersebut bukan bagian yang menjadi fokus utama dalam penanganan kasus.
“Memang ada sedikit informasi yang disampaikan ke penyidik, tetapi itu bukan menjadi hal yang difokuskan karena awal-awal cerita tertangkap tangan itu kan pemberian yang dari PT Blueray Ray begitu ya,” ujar Achmad kepada wartawan.
Dengan begitu, isu mengenai dugaan suap kepada Purbaya sejauh ini masih sebatas informasi yang disebut telah diterima KPK. Purbaya sendiri sudah menyatakan tegas bahwa dirinya tidak menerima uang untuk mempertahankan pejabat Bea Cukai tersebut. (*)

