Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Purbaya Digoyang Isu Terima Suap
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Purbaya Digoyang Isu Terima Suap

Nugroho P.
Last updated: September 6, 2026 8:05 am
By Nugroho P.
3 Min Read
Share
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan penolakannya terhadap rencana Tax Amnesty Jilid III. Ia menilai kebijakan itu bisa merusak kredibilitas pemerintah dan justru memberi insentif bagi wajib pajak nakal.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan penolakannya terhadap rencana Tax Amnesty Jilid III. Ia menilai kebijakan itu bisa merusak kredibilitas pemerintah dan justru memberi insentif bagi wajib pajak nakal.
SHARE

BACAAJA, JAKARTA – Isu dugaan suap ikut menyeret nama Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. Ia disebut-sebut menjadi sasaran lobi agar seorang pejabat di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) tetap bertahan di posisinya dan tidak dimutasi.

Purbaya langsung membantah kabar tersebut. Ia memastikan tidak pernah menerima uang ataupun imbalan untuk mengutak-atik keputusan terkait mutasi pejabat Bea Cukai.

Tak cuma membantah, Purbaya mengaku sudah meminta informasi soal dugaan tersebut kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Dari informasi yang ia dapat, tidak ada pemberian suap kepadanya.

“Enggak ada itu. Saya sudah tanya KPK, orang saya suruh tanya KPK enggak ada,” ujar Purbaya dalam keterangannya di Jakarta, dikutip Sabtu (5/9/2026).

Purbaya juga menyinggung keputusan mutasi yang tetap berjalan. Pejabat Bea Cukai yang disebut-sebut hendak dipertahankan lewat lobi tersebut pada akhirnya tetap dipindahkan dari jabatannya.

Menurut dia, fakta itu sekaligus menjadi bantahan atas isu bahwa ada uang yang diberikan untuk memengaruhi keputusan mutasi.

“Kalau saya juga enggak disuap, karena orangnya juga yang dipecat juga kan dipindahin nanti ditangkap lagi. Saya pindahin ke daerah kan? Katanya supaya enggak pindah kan itu, orangnya pindah,” kata dia.

KPK Sempat Terima Informasi

Sebelumnya, KPK memang mengungkap adanya informasi intelijen terkait dugaan upaya suap yang menyeret seorang pejabat Bea Cukai.

Informasi tersebut menyebut adanya dugaan pengumpulan uang untuk melakukan lobi kepada Purbaya selaku bendahara negara. Uang itu diduga disiapkan agar Purbaya mau mempertahankan pejabat Bea Cukai tertentu dan membatalkan atau mengubah rencana mutasinya.

KPK menyebut informasi tersebut sudah sampai ke penyidik dan masih terbuka kemungkinan untuk ditelusuri lebih lanjut.

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Penyidikan KPK Achmad Taufik Husein membenarkan bahwa informasi mengenai dugaan lobi itu sempat diterima penyidik. Meski begitu, perkara tersebut bukan bagian yang menjadi fokus utama dalam penanganan kasus.

“Memang ada sedikit informasi yang disampaikan ke penyidik, tetapi itu bukan menjadi hal yang difokuskan karena awal-awal cerita tertangkap tangan itu kan pemberian yang dari PT Blueray Ray begitu ya,” ujar Achmad kepada wartawan.

Dengan begitu, isu mengenai dugaan suap kepada Purbaya sejauh ini masih sebatas informasi yang disebut telah diterima KPK. Purbaya sendiri sudah menyatakan tegas bahwa dirinya tidak menerima uang untuk mempertahankan pejabat Bea Cukai tersebut. (*)

You Might Also Like

322 Ribu KK Jateng Masuk Sistem Perlinsos Digital

5.000-an Kader PDIP di Jateng Ikut Seleksi Ketua PAC, dari Muda hingga Senior Ada

Jelang Sidang Putusan, Bambang Raya Sakit

Sampah Soloraya Bikin Investor AS Kepincut

Rekomendasi Tempat Makan Enak di Badung Bali 2025, Murah dan Bikin Nagih

TAGGED:Menteri Keuanganpurbayasuap
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Abu Anak Krakatau Mulai Nyasar ke Jakarta
Next Article Bayi Keringatan Saat Menyusu, Jangan Dianggap Sepele

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

MASSA RICUH: Massa pendukung terdakwa Sudewo Bupati Pati yang mengawal sidang vonis, bersitegang dengan aparat keamanan di luar pengadilan, Rabu (21/10/2026). (bae)

Massa Pendukung Sudewo Jebol Pagar dan Adu Dorong dengan Polisi

Wakil Gubernur Jawa Tengah (Wagub Jateng), Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin), saat memberi keterangan kepada awak media, Jumat (16/1/2026). (ist)

Peringati Hari Santri Nasional 2026, Wagub Jateng Gus Yasin Gas Gerakan Bersih Pesantren

GUNUNG KEBAKARAN: Asap kebakaran mengepul di dekat area puncak Gunung Sumbing, Selasa (20/10/2026) siang. (ist)

Alasan Pemkab Wonosobo Tetapkan Status Tanggap Darurat Karhutla di Gunung Sumbing

Bupati Ngawi Lantik Ratusan PNS, Minta ASN Melek AI dan Tak Terjebak Rutinitas

Politikus Gerindra, Danang Wicaksana Sulistya (DWS).

DWS Minta Pemerintah Sederhanakan Persyaratan Program Bedah Rumah

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Tottenham Hotspur juara Liga Europa 2025 setelah kandaskan MU 1-0
Sepak Bola

Juarai Liga Europa 2025, Tottenham Hotspur Akhiri Puasa Gelar

Mei 22, 2025
Info

Tekan Sampah MBG, Pemprov Gandeng Perguruan Tinggi

April 13, 2026
Pendidikan

Rektor SCU Soroti Dana MBG: Jangan Sampai Besar Anggaran, Kecil Dampaknya

Agustus 6, 2026
Hukum

Kasus Kucing Ditendang di Blora Gagal Damai, Lanjut Sidang!

April 7, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Purbaya Digoyang Isu Terima Suap
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?