Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Anggaran Ekonomi Kreatif Dipangkas, DPR: Jangan Sampai “Mesin Baru” Kehabisan Bensin
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Politik

Anggaran Ekonomi Kreatif Dipangkas, DPR: Jangan Sampai “Mesin Baru” Kehabisan Bensin

Ekonomi kreatif sedang didorong menjadi salah satu mesin baru pertumbuhan ekonomi, tetapi di saat yang sama anggaran kementerian yang mengurus sektor tersebut justru dipangkas.

T. Budianto
Last updated: Agustus 16, 2026 4:22 pm
By T. Budianto
4 Min Read
Share
BERI KETERANGAN: Anggota Komisi VII DPR RI Samuel JD Wattimena memberikan keterangan usai mengikuti Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI-DPD RI 2026 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (14/8/2026). (Foto: Ist)
SHARE

BACAAJA, JAKARTA- Anggota Komisi VII DPR RI, Samuel Wattimena menyoroti pemangkasan anggaran Kementerian Ekonomi Kreatif tersebut. Menurutnya, dukungan anggaran menjadi salah satu faktor penting untuk memastikan sektor ekonomi kreatif dapat berkembang secara optimal.

Samuel menilai ekonomi kreatif memiliki potensi besar menjadi lokomotif pertumbuhan ekonomi baru. Potensi itu semakin terlihat dari berkembangnya pelaku industri kreatif, terutama generasi muda yang bergerak di bidang teknologi informasi.

“Ekonomi kreatif memiliki potensi besar menjadi lokomotif pertumbuhan ekonomi. Program ini pun dijalankan bersama Kementerian Pariwisata dan Kementerian UMKM,” kata Samuel kepada RRI di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Jumat (14/8/2026).

Menurutnya, perkembangan pelaku ekonomi kreatif saat ini menunjukkan tren positif. Anak muda semakin banyak menciptakan karya dan bisnis berbasis teknologi yang tidak hanya menghasilkan pendapatan bagi dirinya sendiri, tetapi juga berpotensi menggerakkan sektor ekonomi lainnya. Namun, peluang tersebut dinilai bisa tidak maksimal apabila pemerintah tidak memberikan dukungan yang cukup, terutama dari sisi kebijakan dan anggaran.

Samuel pun meminta pemerintah mempertimbangkan kembali kebijakan efisiensi anggaran yang diterapkan terhadap Kementerian Ekonomi Kreatif. Menurut dia, efisiensi memang penting dalam pengelolaan keuangan negara. Namun, pemangkasan anggaran juga perlu mempertimbangkan sektor-sektor yang sedang diproyeksikan menjadi sumber pertumbuhan ekonomi baru.

Baca juga: Pemprov Jateng Dorong Pertumbuhan Ekonomi Kreatif

“Saya meminta pemerintah mempertimbangkan kembali kebijakan efisiensi anggaran untuk Kementerian Ekonomi Kreatif. Sehingga nantinya target menjadikan sektor tersebut sebagai mesin pertumbuhan baru dapat berjalan secara optimal,” ujarnya.

Samuel mengatakan, pengembangan ekonomi kreatif tidak berdiri sendiri. Program tersebut juga berkaitan dengan Kementerian Pariwisata serta Kementerian UMKM.

Karena itu, penguatan ekosistem ekonomi kreatif membutuhkan dukungan lintas sektor. Mulai dari pengembangan talenta, akses pembiayaan, pemasaran, teknologi, perlindungan kekayaan intelektual hingga perluasan pasar.

Peluang Besar

Bagi generasi muda, sektor tersebut juga membuka peluang yang cukup besar. Kreativitas yang dipadukan dengan teknologi dapat melahirkan model bisnis baru sekaligus membuka lapangan pekerjaan.

Di sisi lain, Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa penguatan ekonomi nasional tidak hanya berbicara soal mengejar pertumbuhan. Pemerintah juga perlu memastikan tata kelola keuangan negara berjalan secara akuntabel.

Presiden menyebut ketahanan pangan dan peningkatan produktivitas masyarakat juga menjadi bagian penting dalam agenda pembangunan nasional.

Dalam pidatonya, Prabowo turut menyinggung hasil pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) sepanjang 2025 yang disebut menghasilkan penyelamatan keuangan negara mencapai Rp112 triliun.

“BPK menjaga agar setiap rupiah uang rakyat digunakan dengan benar dan tepat sepanjang 2025, rekomendasi hasil pemeriksaan BPK menghasilkan penyelamatan keuangan negara sebesar Rp112 triliun,” kata Prabowo.

Baca juga: Respati Dorong Gekrafs Jadi Motor Ekonomi Kreatif Solo, Bukan Organisasi Seremonial

Persoalannya, efisiensi dan investasi pada sektor potensial harus berjalan beriringan. Pemerintah tetap perlu menghemat anggaran, tetapi pada saat yang sama jangan sampai penghematan justru mengerem sektor yang sedang disiapkan sebagai sumber pertumbuhan baru.

Sebab, ekonomi kreatif punya satu modal yang tidak pernah habis di neraca APBN: ide anak muda. Tetapi ide saja tidak cukup. Kalau ekonomi kreatif mau dijadikan “mesin baru pertumbuhan”, jangan sampai mesinnya disuruh ngebut sementara bensinnya ikut dihemat. (tebe)

You Might Also Like

KUHAP Baru Diketok, Akademisi Waswas: Ancaman Intelektual dan Peneliti Kritis

Geliat Ekonomi Rakyat, Wali Kota Semarang,Agustina Wilujeng Gelar Pasar Tiban

Ketua DPRD Jateng Ungkap PR Besar Demokrasi Indonesia: Bukan Sekadar soal Pemilu

Viral Pungli Pantai Garut Bikin Dedi Mulyadi Gerak Cepat

95 Persen RT di Semarang Serbu Dana Rp25 Juta, Sisanya Pilih Nunggu Dulu

TAGGED:DPR RIekonomi kreatifsamuel wattimena
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article 45 Paskibraka Jateng Dikukuhkan
Next Article Agustina Klaim Persiapan MTQ Nasional Sudah 80 Persen

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Faktanya, Kupas Bawang 4 Karung, Yeyet Cuma Dapat Rp40 Ribu

Makam Bung Karno di Blitar Kini Bisa Diziarahi 24 Jam

6 Doa Tolak Bala Saat Bencana Mengintai

TPA Jatibarang Masuk Mode Siaga

Agustina Klaim Persiapan MTQ Nasional Sudah 80 Persen

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Daerah

1.049 Pejabat Pemprov Dilantik, Luthfi Gaspol Merit System

Januari 15, 2026
Ilustrasi aksi demonstrasi.
Politik

Demo di DPR: Peserta Puluhan Orang, Pasukan Pengamanan yang Disiapkan 1.250 Personel

Agustus 25, 2025
Anggota DPRD Jateng dari Demokrat, Asrar (kedua dari kanan) saat menemui massa aksi Aliansi Mahasiswa Semarang Raya, Senin (1/9/2025).
Daerah

Asrar Janji Sampaikan Aspirasi Mahasiswa, DPRD Jateng Temui Massa Aksi di Semarang

September 2, 2025
SEKJEN PDIP - Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan (PDIP), Hasto Kristiyanto. (ist)
Politik

Kritik Dewan Perdamaian Trump, PDIP: Perdamaian Palestina Harusnya Lewat PBB

Januari 31, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Anggaran Ekonomi Kreatif Dipangkas, DPR: Jangan Sampai “Mesin Baru” Kehabisan Bensin
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?