Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Tukang Bangunan di Solo Wajib Terdaftar BPJS
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Daerah

Tukang Bangunan di Solo Wajib Terdaftar BPJS

Bangun proyek boleh ngebut, tapi urusan keselamatan nggak boleh ikut-ikutan “kejar target”. Di Solo, pekerja konstruksi sekarang diingatkan keras: kerja boleh keras, tapi perlindungan juga harus jelas.

T. Budianto
Last updated: Maret 17, 2026 7:03 pm
By T. Budianto
2 Min Read
Share
Ilustrasi: Tukang bangunan tengah menyelesaikan pekerjaan di salah satu proyek pembangunan rumah. (Foto: Ist)
SHARE

BACAAJA, SURAKARTA- BPJS Ketenagakerjaan makin serius mendorong perlindungan pekerja, terutama di sektor jasa konstruksi yang dikenal punya risiko tinggi. Lewat sosialisasi yang digelar bareng Pemkot Surakarta, semua pihak diingatkan: pekerja proyek, baik harian, borongan, maupun kontrak, wajib terdaftar dalam program jaminan sosial ketenagakerjaan.

Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Surakarta, Teguh Wiyono, menegaskan bahwa sektor konstruksi bukan tempat buat “coba-coba” tanpa perlindungan. “Risiko kecelakaan kerja di sektor ini cukup tinggi, jadi perlindungan itu wajib, bukan pilihan,” tegasnya.

Baca juga: Bus Pintar Nongkrong di Kota, Surakarta Gaspol Tingkatkan Budaya Literasi

Aturannya juga jelas. Berdasarkan regulasi yang berlaku, pemberi kerja di sektor jasa konstruksi wajib mendaftarkan pekerjanya ke program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM).

Bahkan, pendaftaran harus dilakukan maksimal 14 hari kerja setelah Surat Perintah Kerja (SPK) terbit. Jadi nggak bisa nunda-nunda. Kalau sudah terdaftar, manfaatnya nggak main-main. Mulai dari biaya pengobatan akibat kecelakaan kerja yang ditanggung penuh, sampai santunan besar jika terjadi risiko fatal.

Kecelakaan Kerja

Untuk kasus kecelakaan kerja hingga meninggal dunia, santunan bisa mencapai 48 kali upah, ditambah beasiswa untuk dua anak hingga perguruan tinggi dengan nilai maksimal Rp174 juta. Sementara jika meninggal bukan karena kecelakaan kerja, ahli waris tetap mendapat santunan sebesar Rp42 juta.

Di sisi lain, Pemkot Surakarta juga nggak mau setengah-setengah. Lewat kebijakan terbaru, setiap kontraktor dan subkontraktor proyek wajib langsung mengurus pendaftaran BPJS saat penandatanganan SPK. Artinya, sebelum proyek jalan, urusan perlindungan pekerja harus sudah beres duluan.

Baca juga: Posyandu di Surakarta Buka Layanan Mental Buat Anak Muda

Kepala Bagian Administrasi Pembangunan Kota Surakarta, Budiyono, menegaskan bahwa seluruh pelaksana proyek di lingkungan pemerintah kota wajib patuh pada aturan ini. “Kami imbau seluruh perusahaan jasa konstruksi di Surakarta untuk wajib mendaftarkan pekerjanya,” katanya. Dengan langkah ini, diharapkan para pekerja bisa kerja lebih tenang tanpa harus dihantui risiko yang nggak ter-cover.

Karena di balik bangunan yang berdiri megah, ada keringat pekerja yang sering tak terlihat, dan akan terasa ironis kalau yang dibangun kokoh, tapi yang membangun justru dibiarkan tanpa perlindungan. (tebe)

You Might Also Like

Nasib Pilu Pengunjung Museum Ranggawarsita Semarang, Bocah SD Tewas Tertimpa Patung

Taj Yasin: Wayang Nggak Cuma Buat Orang Tua

Stok Beras di Jateng Melimpah Tapi Harga Naik

Dana Dipangkas 80 Persen, LPM Missi UIN Walisongo Tetap Berkarya

Seratus Ojol Perempuan Semarang Dapat Sembako dan Cek Kesehatan

TAGGED:bpjsheadlinepemkot surakarta
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Pengguna angkutan udara memadati area Bandara Ahmad Yani Semarang, Senin (16/3/2026). (ist) Mudik Lebaran 2026, Penumpang Bandara Ahmad Yani Naik 20 Persen
Next Article Tol Trans Jawa Mulai Satu Arah: One Way Lokal KM 70-263 Resmi Jalan

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Kepala Kanwil HAM Jateng, Mustofa Beleng dan jajarannya saat menjelaskan temuan penggeledahan Ponpes di Sukoharjo. (ist)

Kemenham Temuka Beda Keterangan Polisi vs Ponpes Putri Sukoharjo, Mana yang Benar?

PENYAMBUTAN JENAZAH - Jenazah dua perwira TNI AD yang gugur dalam misi pemadaman karhutla di Kalteng, tiba di Lanumad Ahmad Yani Semarang, Kamis (5/11/2026).

Jenazah Dua Prajurit TNI Gugur Padamkan Karhutla Kalteng Tiba di Semarang, Disambut Isak Tangis

Pakar Perencanaan Wilayah dan Kota Universitas Islam Sultan Agung (Unissula), Mila Karmilah. (bae)

Pakar Soroti Arah Pembangunan Kota Semarang: Soal Pesisir hingga Tata Ruang

Gang Sempit di Sragen Jadi Kebun Ganja, 25 Pohon Disita

Semeru Dua Kali Semburkan Awan Panas, Warga Diminta Siaga

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Daerah

ASN Semarang Diminta Nggak Cuma Sibuk, Tapi Berdampak

Januari 2, 2026
Ilustrasi Liga Champions Eropa.
Sepak Bola

Klasmen Akhir Fase Liga Champions 2025/2026: Arsenal Poin Sempurna, Madrid Keluar Jalur

Januari 29, 2026
BERANGKAT KE JAKARTA - Ratusan petani tembakau dari Temanggung bertolak ke Jakarta untuk mengikuti aksi demonstrasi menolak aturan pembatasan tar dan nikotin.
Info

Tolak Keras Rencana Pembatasan Tar dan Nikotin, Ratusan Petani Tembakau Temanggung Geruduk Jakarta

Juli 21, 2026
Megawati Soekarnoputri saat menziarahi makam ayahnya, Soekarno, di Blitar, pada 2024.
Info

Cerita Pilu Megawati: Soeharto Larang Jenazah Bung Karno Dimakamkan di TMP

November 3, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Tukang Bangunan di Solo Wajib Terdaftar BPJS
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?