Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Kisah Haru Peserta SNC 2026 yang Ngotot Tampil Sampai Akhir
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Kisah Haru Peserta SNC 2026 yang Ngotot Tampil Sampai Akhir

Di saat hujan bikin sebagian orang cari tempat berteduh, para peserta Semarang Night Carnival (SNC) 2026 justru tetap maju ke panggung. Basah kuyup, kostum makin berat, tapi satu hal nggak berubah: keinginan buat tampil sampai tuntas.

T. Budianto
Last updated: Mei 3, 2026 8:30 pm
By T. Budianto
3 Min Read
Share
HUJAN DERAS: Peserta Semarang Night Carnival (SNC) 2026 tetap perform di tengah guyuran hujan, Sabtu (2/5/2026) malam. (Foto: Pemkot Semarang)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG– Haru bercampur bangga dirasakan Heri Pari, salah satu peserta Semarang Night Carnival (SNC) 2026. Meski sempat diguyur hujan deras, pria asal Bondowoso itu tetap memilih tampil dan menuntaskan perannya di parade budaya tahunan tersebut.

Mengenakan kostum defile phoenix yang mencolok, Heri tetap percaya diri saat opening meski hujan turun cukup deras. Ia bahkan jadi salah satu peserta yang tampil di urutan awal.

“Tadi saya sempat tampil, karena saya masuk nomor urut pertama. Saat opening kami tampil meski di bawah guyuran hujan,” ujarnya, Sabtu (2/5/2026) malam.

Baca juga: Gelaran Semarang Night Carnival 2026 Dikalahkan Hujan, Penonton Auto Bubar Jalan

Pengalaman tampil di tengah hujan ini jadi yang pertama bagi Heri. Tapi bukannya mundur, ia justru makin ngotot buat menyelesaikan seluruh rangkaian acara.

Bersama peserta lain, Heri sempat diangkut menggunakan mobil terbuka dari Balai Kota menuju Simpang Lima. Di titik akhir itu, mereka tetap diberi kesempatan tampil di depan Wali Kota dan masyarakat yang sudah menunggu sejak sore.

Tantangan terbesar datang dari kostum yang dipakai. Hujan bikin beban jadi berlipat, tapi keseimbangan tetap harus dijaga. “Karena hujan, beban kostum jadi lebih berat. Tapi gimana pun caranya kita harus tetap menjaga keseimbangan,” jelasnya.

Ngerasa Nanggung

Perjuangan itu terasa makin berarti karena persiapan yang dilakukan nggak sebentar. Heri mengaku butuh waktu sekitar tiga bulan untuk merancang dan menyiapkan kostumnya. Jadi wajar kalau ia merasa “nanggung” kalau harus berhenti di tengah jalan.

Ini juga bukan kali pertama Heri ikut SNC. Baginya, event ini selalu punya kesan spesial, apalagi sebagai peserta dari luar daerah. “Mengikuti Semarang Night Carnival ini kebanggaan bagi saya. Di sini saya bisa melebarkan sayap, mengingat saya berasal dari Bondowoso, Jawa Timur. Saya mendaftar event ini secara pribadi,” paparnya.

Di sisi lain, Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, mengaku sempat khawatir melihat kondisi cuaca yang kurang bersahabat. Namun di saat yang sama, ia juga bangga karena para peserta tetap berusaha tampil maksimal.

Baca juga: Semarang Night Carnival 2026 Chaos Diguyur Hujan Deras, Diiringi Banjir, Warga Kasih Sindiran Menohok

Ia bahkan menyaksikan langsung sejak pagi, usai upacara Hari Jadi Kota Semarang, bagaimana para peserta sudah bersiap mulai dari kostum hingga make up.

“Saya ucapkan terima kasih kepada peserta Semarang Night Carnival yang berjuang tetap perform dalam kondisi apapun. Kita tunggu partisipasi mereka di tahun depan,” ungkapnya.

Meski begitu, Agustina mengakui tidak semua peserta bisa menuntaskan penampilan hingga garis akhir. Beberapa, termasuk dari luar negeri, harus berhenti lebih awal karena kondisi lapangan yang tergenang usai hujan deras.

Kadang yang bikin sebuah penampilan terasa “hidup” bukan karena panggungnya kering atau lampunya terang, tapi karena orang-orang di dalamnya menolak berhenti, meski kostum makin berat dan langkah makin pelan. Karena di balik parade yang gemerlap, ada cerita sederhana: soal orang-orang yang memilih tetap jalan, walau langit lagi nggak ramah. (tebe)

You Might Also Like

Inilah Spesifikasi Rantis Brimob yang Menabrak Abang Ojol hingga Tewas

Rekening Pejabat Makin Gendut! Presiden Teken Perpres Kenaikan Gaji Pejabat, ASN, dan TNI-Polri

Nasib Tragis Ira Puspadewi: Inovasi ASDP Berbuah Jerat Korupsi

Di Kampung Leluhur Prabowo, 502 Siswa Keracunan Massal Program MBG

Deretan Koleksi 17 Jam Mewah Alwin Basri Suami Mbak Ita, Ada Rolex Rp600 Juta

TAGGED:agustina wilujengheadlinepemkot semarangSNCwali kota semarang
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Rayakan Hari Bhakti Pemasyarakatan, Petugas Lapas Summit Attack ke Sindoro
Next Article Mlaku Bareng 479, Jadi Simbol Kebersamaan Pemkot dan Warga

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Tangis Ristia Pecah di Ruang Fraksi: Anak Saya Berangkat Sekolah, Pulangnya Penuh Memar

MAHASISWA MENGGUGAT - Mahasiswa yang tergabung dalam Persatuan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Semarang menggelar aksi demonstrasi di depan gedung DPRD Jateng, menuntut evaluasi total dan penghentian program MBG, Rabu (17/6/2026). (dul)

Usai Jaga, Dokter Muda Undip Ikut Demo di Semarang: Harga Obat Naik saat Rupiah Lemah

BERI PENJELASAN - Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng memberi penjalasan kepada wartawan. (ist)

BOP RT Rp25 Juta Segera Cair, Wali Kota Semarang Pastikan Penggunaannya Dikawal Ketat

MAHASISWA MENGGUGAT - Mahasiswa yang tergabung dalam Persatuan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Semarang berjalan kaki menuju gedung DPRD Jateng, menuntut evaluasi total dan penghentian program MBG, Rabu (17/6/2026). (dul)

Tak Ada Pejabat Temui Massa Aksi, PMII Semarang: Mengecewakan! Kami Datang Bawa Kajian

MENCERDASKAN ANAK BANGSA - Ilustrasi guru honorer sedang mengajar siswa. Meski mereka berjuang sekuat tenaga mencerdaskan anak bangsa, nasib mereka acap kali terbaikan oleh kebijakan.

Anggaran Lagi Diketatkan, Saleh Minta Nasib 1.814 Guru Honorer Jangan Diabaikan

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Sastrawan kawakan asal Semarang, Triyanto Triwikromo.
Lakon Lokal

Kata Mas Tri Sastra Nggak Bikin Kaya, tapi Kenapa Masih Banyak yang Bertahan?

Januari 3, 2026
SPPG DISEGEL - Sejumlah karyawan SPPG Gunungsimping 01, Jalan Jawa, Cilacap Tengah, Kabupaten Cilacap, menyegel dapur MBG tempat mereka sebelumnya bekerja, Sabtu (30/5/2026).
Info

Karyawan SPPG Gunungsimping Cilacap Segel Dapur MBG, Buntut Konflik dengan Manajemen

Mei 31, 2026
Kepala Lapas Kelas I Semarang, Ahmad Tohari saat menemui wartawan di kantornya, Jumat (24/4/2026). (ist)
Hukum

Beda Hasil Tes Urine Robig Zaenudin: Polda Bilang Positif, Lapas Negatif, Mana yang Valid?

April 25, 2026
Sepak Bola

36 Tim Ikuti Turnamen Sepak Bola Soekarno Cup 2025

Juni 12, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Kisah Haru Peserta SNC 2026 yang Ngotot Tampil Sampai Akhir
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?