Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Parah! Sudah Sebulan setelah Bencana, Ada Kampung di Aceh yang Masih Terisolasi
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Parah! Sudah Sebulan setelah Bencana, Ada Kampung di Aceh yang Masih Terisolasi

R. Izra
Last updated: Desember 25, 2025 8:18 am
By R. Izra
2 Min Read
Share
Warga Aceh kibarkan bendera putih, mereka nyerah bantuan seret.
Warga Aceh kibarkan bendera putih, mereka nyerah bantuan seret.
SHARE

BACAAJA, ACEH UTARA – Sudah sebulan lebih pascabanjir, tapi faktanya belum semua wilayah Aceh Utara bisa bernapas lega.

Sampai sekarang, masih ada satu dusun yang terisolasi total, yakni Dusun Sarah Raja, Desa Buket Linteung, Kecamatan Langkahan.

Hal ini diungkap langsung oleh Bupati Aceh Utara Ismail A Jalil alias Ayahwa saat jumpa pers penanganan banjir, Rabu (24/12/2025).

Bacaaja: Indonesia Tolak Bantuan Asing Bikin Negara-negara Arab Heran, Ada yang Ditutupin?
Bacaaja: Warga Aceh Jalan Kaki Puluhan Km Demi Dapat Bantuan, Potret Buram Harga Diri Tinggi?

“Salah satu wilayah yang masih terisolasi adalah Dusun Sarah Raja. Akses darat ke sana belum bisa dilalui,” kata Ayahwa.

Buat sampai ke dusun tersebut, warga harus melewati Dusun Seulemak dan Dusun Bidari. Masalahnya, jalan di jalur itu hancur parah setelah diterjang banjir dan tertimbun lumpur setebal hampir satu meter.

Alhasil, kendaraan biasa jelas nggak bisa lewat—hanya alat berat yang sanggup membuka akses.

Saat ini, satu-satunya cara ke Dusun Sarah Raja adalah naik boat menyeberangi sungai. Kondisi ini bikin mobilitas warga dan distribusi bantuan jadi super terbatas.

Ironisnya, situasi ini terjadi di tengah status tanggap darurat banjir yang sudah diperpanjang sampai tiga kali. Artinya, meski penanganan sudah jalan hampir sebulan, pemulihan belum merata.

Bukan cuma soal akses jalan. Ayahwa juga mengungkap masih banyak korban banjir yang belum mendapatkan tenda pengungsian layak.

“Kami berharap pemerintah pusat turun tangan lebih serius. Tanpa intervensi pusat, bisa butuh puluhan tahun untuk membangun kembali Aceh Utara,” tegasnya.

Menurut Ayahwa, dukungan pemerintah pusat krusial, terutama untuk:

  • membuka akses wilayah terisolasi

  • membangun ulang infrastruktur

  • menyediakan hunian dan fasilitas dasar bagi korban banjir

Ia menambahkan, Kepala BNPB sudah dua kali turun langsung ke Aceh Utara dan berkomitmen membantu proses pemulihan hingga tuntas.

Intinya, banjir memang sudah lewat, tapi dampaknya masih nyata—dan bagi sebagian warga Aceh Utara, pemulihan masih jauh dari kata selesai. (*)

You Might Also Like

Kawasan Yos Sudarso Dibikin Wisata Jalanan ala Thailand, Wali Kota Solo: Pasti Libatkan Publik

Bupati Agus Ajak Anak Muda Bangkit Usai Demo di Temanggung

Kesaksian Korban Selamat Bus Maut PO Cahaya Trans: Jalan Menikung, Sopir Malah Ngegas

Dua Tim Reformasi Polri: Inisiatif atau Resistensi terhadap Presiden?

Logistik Haji 2026 Ketahan Konflik, Beras Terancam Gagal Kirim

TAGGED:acehbanjirbencanadaerah terisolasiheadline
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article 10 Sekolah di Depok Diancaman Bom,  Pemilik Email Diperiksa Polisi
Next Article Natal Bersama di Salatiga, Toleransi Bukan Cuma Slogan

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Panitia PSMTI Funwalk & Run Jaring Peserta ke Sejumlah Kota

ANTISIPASI VIRUS--Selebaran berisi edukasi pencegahan Hantavirus yang dibuat Polda Jateng. (ist)

Hantavirus Lagi Rame, Semarang Masih Aman tapi . . . .

Kalapas Purwodadi Ajak WBP Hidup Sehat

Souvenir Wanginya Kebangetan, Nikahan Anak Soimah Malah Makin Ramai Dibahas

Jakarta Mulai Waspada, Hantavirus Diam-Diam Bikin Geger Warga

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudin dan para anggota Komisi X DPR RI berfoto bersama para pelajar saat berkunjung ke Wamena Pegunungan Papua. UU Sisdiknas dinilai sudah tidak relevan dengan kondisi lokal wilayah Papua. Foto: dok.
Pendidikan

RUU Sisdiknas dan “PR Besar” Papua Pegunungan: Ketika Pendidikan Tak Cukup Sekadar Regulasi

Oktober 8, 2025
Unik

Banjir Lereng Muria Bukan Takdir Ilahi, Walhi Sorot Krisis Lingkungan

Januari 14, 2026
Sepak Bola

Eks Pemain PSIS Jadi Rebutan

Juni 14, 2025
Mantan Bupati Klaten, Sri Mulyani jadi saksi sidang korupsi Plaza Klaten di Pengadilan Tipikor Semarang, Rabu (28/1/2026). (bae)
Hukum

Sri Mulyani Dihadirkan Jaksa sebagai Saksi Sidang Korupsi Plaza Klaten, Ungkap Hal Ini

Januari 28, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Parah! Sudah Sebulan setelah Bencana, Ada Kampung di Aceh yang Masih Terisolasi
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?