Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Hantavirus Lagi Rame, Semarang Masih Aman tapi . . . .
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Hantavirus Lagi Rame, Semarang Masih Aman tapi . . . .

R. Izra
Last updated: Mei 12, 2026 9:53 pm
By R. Izra
2 Min Read
Share
ANTISIPASI VIRUS--Selebaran berisi edukasi pencegahan Hantavirus yang dibuat Polda Jateng. (ist)
ANTISIPASI VIRUS--Selebaran berisi edukasi pencegahan Hantavirus yang dibuat Polda Jateng. (ist)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Lagi rame nih kabar soal Hantavirus yang mulai naik lagi, terutama di luar negeri. Apalagi setelah ada insiden tiga penumpang kapal pesiar MV Hondius meninggal dunia.

WHO sendiri sudah kasih peringatan kalau potensi kasus tipe ini bisa bertambah. Tapi tenang, mereka bilang wabah ini masih bisa dikendalikan asal protokol kesehatan masyarakat dijalankan dengan super ketat.

Di Indonesia sendiri, Kemenkes mencatat sudah ada 23 kasus Hantavirus dari tahun 2024 sampai pertengahan 2026 ini. Dari jumlah itu, 20 orang berhasil sembuh, sementara 3 orang dilaporkan meninggal dunia.

Bacaaja: Jakarta Mulai Waspada, Hantavirus Diam-Diam Bikin Geger Warga
Bacaaja: Soal Hantavirus, Puan Minta Pemerintah Transparan

Khusus buat warga Kota Semarang, Kepala Dinkes M. Abdul Hakam memastikan sejauh ini belum ada temuan kasus positif di wilayahnya.

“Sampai detik ini belum ada temuan, baik di 38 rumah sakit maupun 40 puskesmas di Semarang,” kata Hakam, Senin (11/5/2026).

Meski Semarang masih aman, pemkot tetap gercep ngajak warga buat masif berantas tikus di lingkungan rumah. Soalnya, virus ini nularnya lewat gigitan atau kencing tikus, mirip banget sama pola penularan Leptospirosis.

Gejalanya juga samar karena mirip Covid atau DBD, kayak demam tinggi dan badan pegal semua. “Hati-hati, virus ini menyerang saluran napas, rasanya mirip pneumonia atau radang paru,” tambah Hakam.

Masalahnya, sampai sekarang memang belum ada obat atau antivirus khusus buat menangani Hantavirus ini. Kuncinya cuma satu, yaitu memperkuat sistem imun tubuh supaya bisa melawan virusnya secara alami.

Dua hari lalu, Humas Polda Jateng mengingatkan upaya pencegahan biar nggak terpapar Hantavirus.

Masyarakat diajak lebih rajin bersih-bersih rumah dengan cara yang benar, seperti memakai masker saat masuk gudang dan menyemprot disinfektan pada area yang ada bekas tikusnya.

Jangan menyapu kering kotoran tikus karena debunya bisa terhirup, lebih baik gunakan lap basah agar virus tidak terbang ke udara.

Ingat, kunci utamanya adalah menjaga imun tubuh tetap kuat dan memastikan lingkungan rumah tidak jadi sarang tikus demi keselamatan keluarga tersayang. (bae)

You Might Also Like

Soal Normalisasi Kali Plumbon, Pemkot Tunggu Pemerintah Pusat

Pemadaman Listrik Bergilir Bikin Peternak Ayam Ketar-ketir, PLN Jateng Buka Suara

Tarling Jadi Ajang “Chemistry Check” Forkopimda Semarang

PDAM Semarang Siapkan 17 Armada, Siaga Full Pas Lebaran

Gak Ideal Banget! Jateng Cuma Punya 11 Ribu Dokter dari Kebutuhan 27 Ribu

TAGGED:hantavirusheadlinejatengSemarang
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Kalapas Purwodadi Ajak WBP Hidup Sehat
Next Article Panitia PSMTI Funwalk & Run Jaring Peserta ke Sejumlah Kota

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Sekda Banyumas Mundur Usai Diperiksa KPK

ILUSTRASI KERACUNAN MBG: Anggota TNI dan Polri mengevakuasi salah satu siswa yang diduga keracunan MBG di SMA 2 Kudus, Kamis, (29/1/2026). (Foto: Ist)

Korban Keracunan MBG di Batang Terus Meningkat Capai 498 Orang, Masih Bisa Tambah Lagi

Kemarau Makin Seret, Polres Banjarnegara Kirim 25 Ribu Liter

Mendadak Kontraksi, Ibu Melahirkan di Dalam KRL

SAMPAIKAN PAPARAN--Praktisi hukum yang juga Managing Partner LDN Ernst Law Firm, Luhut Sagala, menjelaskan tentang terbukanya korban keracunan MBG gugat perdana atau pidana, saat ditemui di Semarang, Jumat (25/9/2026). (bae)

Praktisi Hukum: Korban Keracunan MBG Bisa Gugat Perdata atau Tempuh Pidana

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Unik

Sempat ‘Ngadat’, Dapur Gizi Semarang Kini Ngebut Lagi

November 22, 2025
PIMPINAN DEWAN - Wakil Ketua DPRD Jateng, M Saleh. (ist)
Ekonomi

Ekonomi Jateng Tumbuh Positif, M Saleh: Iklim Investasi Dijaga, Jangan Sampai Kendur

Mei 13, 2026
Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa.
Unik

Jawaban Purbaya saat Dicecar Dasco soal Dana Pemulihan Bencana Sumatra

Februari 19, 2026
Info

Antisipasi Kebakaran Hutan, Jateng Bentuk Satgas Karhutla

Juli 17, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Hantavirus Lagi Rame, Semarang Masih Aman tapi . . . .
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?