Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Jateng Jadi “Anak Kesayangan” Pusat Soal Halal
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Jateng Jadi “Anak Kesayangan” Pusat Soal Halal

Provinsi Jateng kembali jadi sorotan nasional. Kali ini bukan soal wisata atau industri, tapi soal “ekosistem halal” yang disebut paling ngebut dan paling niat. Bahkan, pusat sampai ngasih label: role model. Tapi, emang iya segitu solidnya?

T. Budianto
Last updated: April 30, 2026 12:32 pm
By T. Budianto
3 Min Read
Share
KUNJUNGI BPJPH: Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH), Ahmad Haikal Hasan menerima kunjungan Wagbub Jateng, Taj Yasin Maimoen di Jakarta, Rabu (29/4/2026). (Foto: Pemprov Jateng)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) resmi menjadikan Jateng sebagai contoh nasional dalam penerapan ekosistem halal yang terintegrasi.

Penilaian ini bukan tanpa alasan. Pemprov Jateng dinilai gercep karena sudah memasukkan konsep pariwisata ramah muslim dan ekonomi syariah ke dalam rencana jangka panjang pembangunan daerah.

Kepala BPJPH, Ahmad Haikal Hasan terang-terangan bilang kalau langkah Jateng bisa jadi standar buat daerah lain. “Mulai dari perhatian ke Rumah Potong Hewan, pengawasan UMKM, sampai pengembangan desa wisata halal, semuanya jalan,” ujarnya saat menerima audiensi Wagub Jateng, Taj Yasin Maimoen, di Jakarta, Rabu (29/4/2026).

Baca juga: 576 Ribu UMKM Ditarget Kantongi Sertifikat Halal

Nggak cuma itu, Jateng juga dinilai unggul dalam pengawasan layanan gizi. Dari lebih 4.000 Satuan Pelayanan Penyelenggara Gizi (SPPG), sebanyak 4.211 di antaranya sudah mengantongi sertifikat halal. Artinya, standar yang diterapkan bukan cuma soal bersih dan sehat, tapi juga sudah masuk ke aspek halal sesuai instruksi nasional.

Sebagai bentuk keseriusan, Pemprov Jateng bahkan sudah nyiapin hibah tanah dan bangunan buat kantor perwakilan BPJPH di daerah. Harapannya, layanan sertifikasi halal bisa makin dekat dan gampang diakses pelaku usaha. “Ini komitmen yang luar biasa. Harapannya bisa ditiru daerah lain,” kata Haikal.

Motor Ekonomi

Sementara itu, Wakil Gubernur Jateng, Taj Yasin, atau yang akrab disapa Gus Yasin, menegaskan bahwa langkah ini bukan sekadar proyek sesaat.

Menurutnya, pengembangan ekosistem halal sudah masuk dalam roadmap pembangunan 2027 dengan fokus pada pariwisata berkelanjutan yang ramah muslim sebagai salah satu motor ekonomi.

“Kami ingin kesadaran masyarakat dan pelaku usaha soal standar halal terus meningkat,” jelasnya. Strateginya pun cukup komprehensif. Mulai dari penguatan regulasi, pendampingan UMKM, sampai pengawasan produk yang beredar di masyarakat.

Baca juga: Cari Hotel Halal? Pemprov Jateng Siapkan Label

Salah satu tantangan terbesar memang ada di sertifikasi halal untuk UMKM. Keterbatasan anggaran daerah sering jadi batu sandungan. Tapi Jateng coba muter otak. Lewat skema kolaborasi, perusahaan-perusahaan besar diajak jadi “orang tua asuh” buat UMKM.

Mereka bakal bantu dari sisi biaya sampai proses sertifikasi. “Kalau anggaran sudah mentok, kami cari cara lain. Salah satunya gandeng perusahaan untuk bantu UMKM,” kata Gus Yasin.

Jateng boleh jadi role model ekosistem halal nasional. Tapi PR berikutnya lebih tricky: jangan sampai label “halal” cuma kencang di sertifikat, tapi masih pelan terasa di kesejahteraan pelaku usahanya. (tebe)

You Might Also Like

Kabinet Prabowo Tumbang Bergiliran, Rumah Sakit Jadi Tempat Singgah Mendadak

2 Kali Dikasih Makanan Basi, SD Muhammadiyah 1 Temanggung Kapok: Tak Terima MBG Lagi

Ngeri! Istri Eks-Pangdam Widi Ungkap Aliran Duit Korupsi Rp18,5 M Buat Kampanye Prabowo

Lebaran Makin Dekat, Sidang Isbat Besok Jadi Penentu

Jalur Utama ke Dieng via Banjarnegara Lumpuh, Putus Diterjang Longsor

TAGGED:bpjphpemprov jatengsertifikasi halal
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Ketua Dewan Pertimbangan Apindo Jateng, Frans Kongi, memberi pemaparan dalam diskusi publik “Titik Kumpul 2 SKS” bersama perwakilan organisasi buruh dan Peradi SAI Semarang, yang di selenggarakan bacaaja.co, Rabu (29/4/2026). (dul) Jelang May Day, Buruh Jateng Angkat Suara: Upah Belum Layak, Outsourcing Makin Ngeri
Next Article Nggak Cuma Nimbang Bayi, Posyandu Sekarang Ikut Ngurus Warga

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Siswa SD Serengan Diajak Kenali Bahaya Cyberbullying

Tapak Suci Dorong Anak Muda Jadi Jagoan yang Punya Karakter

Jangan Sampai Bisnis Cuma Modal “Yang Penting Laku”

Petani Jateng Mulai Tinggalkan Pompa Diesel

Kursi Komisioner KI Jateng Dibuka

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Hukum

KPK Sebut Banyak Celah Korupsi di BPJS

Juni 24, 2026
Info

Puasa Belum Tentu Bikin Taqwa Naik, UAH Ingatkan Ini

Maret 5, 2026
Politik

Lembur Pakuan, Estetika Kampung Sunda yang Kini Merokat Berkat KDM

Juni 10, 2025
Ekonomi

Cabai Nyaris 80 Ribu, Gubernur: Gas Operasi Pasar!

Februari 20, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Jateng Jadi “Anak Kesayangan” Pusat Soal Halal
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?