Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Cari Hotel Halal? Pemprov Jateng Siapkan Label
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Cari Hotel Halal? Pemprov Jateng Siapkan Label

Liburan enak itu bukan cuma soal view bagus dan kamar estetik. Buat banyak orang, rasa tenang juga datang dari hal sederhana: makanan halal, tempat ibadah dekat, dan fasilitas yang bikin nyaman. Nah, Pemprov Jateng mulai serius ngurusin hal ini.

T. Budianto
Last updated: Januari 6, 2026 4:34 pm
By T. Budianto
2 Min Read
Share
TERIMA AUDIENSI: Wagub Jateng Taj Yasin Maemoen menerima audiensi Gerakan Enterpreneur Ekonomi Muslimah Indonesia (GEEMI), Selasa (6/1/2026). (Foto: Pemprov Jateng)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Pemprov Jateng mulai serius mengembangkan wisata ramah muslim. Fokusnya memberi kenyamanan wisatawan, mulai dari kemudahan ibadah, kuliner halal, hingga lingkungan wisata yang tertata.

Hal itu disampaikan Wakil Gubernur Jateng Taj Yasin Maemoen usai menerima audiensi Gerakan Enterpreneur Ekonomi Muslimah Indonesia (GEEMI), Selasa (6/1/2026). Taj Yasin mewakili Gubernur Jateng Ahmad Luthfi.

“Pemprov memproyeksikan perhotelan untuk pemenuhan wisata ramah muslim dengan syarat mendasar,” kata Wakil Gubernur Jateng, Taj Yasin, Selasa (6/1/2026).

Baca juga: Jateng Jadi Provinsi Paling Cuan dari Pariwisata, Kalahkan Bali dan Jogja

Syarat itu antara lain tidak menyediakan makanan nonhalal dan minuman beralkohol, fasilitas ibadah yang memadai, serta kolam renang terpisah laki-laki dan perempuan. Hotel yang memenuhi kriteria tersebut nantinya akan diberi penanda khusus.

“Label nanti juga ada, misalnya sudah memenuhi kelayakan ramah muslim atau belum,” ujar Gus Yasin. Selain perhotelan, Pemprov juga mengembangkan kawasan wisata ramah muslim di sejumlah daerah. Meski belum merata, beberapa wilayah sudah menyatakan komitmennya.

Paling Siap

Tawangmangu menjadi salah satu contoh yang dinilai siap. Infrastruktur, kuliner, kafe, hingga oleh-oleh di kawasan itu sudah tertata dan ramah muslim.

Tawangmangu diharapkan menjadi contoh bagi daerah lain. Beberapa wilayah yang disiapkan menyusul di antaranya Ungaran, Magelang, Wonosobo, dan Kota Semarang.

Menurut Taj Yasin, wisata ramah muslim di Jateng juga mendapat perhatian pemerintah pusat. Survei dilakukan di sektor kuliner, perhotelan, dan destinasi wisata.

Baca juga: Wisatawan Jateng Udah Lumayan, Tembus 53 Juta, tapi…

“Banyak wisatawan mancanegara, khususnya dari Timur Tengah, memilih kawasan wisata ramah muslim,” katanya. Termasuk wisatawan dari pesantren dan lembaga pendidikan berbasis Islam.

Pengembangan ini tidak hanya menyasar destinasi wisata. Pemprov juga memperkuat ekosistem pendukung, seperti pengawasan sertifikasi halal RPH dan RPA, serta pengembangan profesi Tukang Jagal Halal. (bae)

You Might Also Like

Jelang Nataru, Pantai Tirang Perkuat Keamanan dan Penataan Area

Isu Kudeta Bikin Gaduh, Pengamat Soroti Pernyataan Pemerintah Sendiri

Ribuan Nelayan Pati Demo Turun ke Jalan, Tuntut Harga Solar Turun: Melaut Makin Berat!

Main 10 Orang, PSIS Gagal Bawa Pulang Kemenangan

Ihram Bukan Gaya, Ini Aturan Penting yang Sering Disalahpahami

TAGGED:headlinepemprov jatengwisata halal
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Warga Binaan Lapas Semarang Unjuk Bakat Religi
Next Article Saat Kota Makin Panas, Taman Sudirman Cocok Jadi Jujugan

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Anak Muda Ogah Jadi Petani? Ketua DPRD Jateng Bongkar Penyebabnya

Agustina: Bullying Bukan Kenakalan Biasa, Pelaku Harus Diproses

Heboh di Banjarnegara, Pengasuh Ponpes Diduga Lakukan Pencabulan Kepada 4 Santriwati

KOORDINASI--Sudewo Bupati Pati nonaktif, berkoordinasi dengan penasihat hukumnya di ruang sidang, Senin (29/6/2026). (bae)

Kubu Sudewo Salahkan Pengawal KPK: Kericuhan Dipicu Ulah Petugas

FPP Undip dan Pertamina Bikin KKN Naik Kelas di Pedurungan

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Ekonomi

Gaji PNS Bakal Naik Tahun 2026? Nih Penjelasan Terbaru dari Kemenkeu

Oktober 11, 2025
Daerah

Bukan Sekadar Haul, Ini “Push Rank” KH Sholeh Darat Jadi Pahlawan Nasional

Maret 29, 2026
Ekonomi

Listrik Nggak Ikut Libur! PLN Pasang Mode Siaga

Maret 18, 2026
Fokus

Penumpang: Bus Listrik Oke, Tapi Jangan Cuma Ganti Mesin

Juni 26, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Cari Hotel Halal? Pemprov Jateng Siapkan Label
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?