Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Macan Kumbang Batang Dirawat Tim Dokter, Dipantau 24 Jam
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Macan Kumbang Batang Dirawat Tim Dokter, Dipantau 24 Jam

Macan kumbang yang sempat masuk permukiman warga di Batang kini menjalani perawatan intensif. Satwa jantan itu dipantau 24 jam karena mengalami luka pada kaki kanan depan dan kondisi tubuhnya cukup kurus.

T. Budianto
Last updated: Agustus 15, 2026 1:59 pm
By T. Budianto
3 Min Read
Share
Kepala BKSDA Jateng, Dyah Sulistyari. (Foto: eks)
SHARE

SEMARANG, BACAAJA– Seekor macan kumbang yang sempat masuk ke permukiman warga di Dusun Ngasinan, Desa Gunungsari, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, pada Rabu (12/8/2026), kini dirawat di Batang Dolphin Center alias Safari Beach Jateng.

“Kaki kanan depannya terluka, sampai saat ini dalam penanganan dan pemantauan 24 jam tim dokter, di sana alat-alatnya lengkap,” kata Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jateng Dyah Sulistyari saat ditemui di kantornya, di Kota Semarang, kemarin.

Satwa dilindungi itu berjenis kelamin jantan, berusia sekitar 10 tahun. Berat badannya hanya sekira 25kg, tergolong kurus untuk usianya. Itu diduga karena luka di kaki kanan yang sudah beberapa hari, sehingga kesulitan berburu mangsa di habitatnya.

Baca juga: BKSDA Jateng Buka Suara: Harimau Anggun Mati setelah Dihibahkan ke Bonbin R Zoo Serdang Bedagai

Hasil pemeriksaan awal, luka di kaki kanan depan itu diduga sudah lebih dari 1 hari. Tim belum bisa memastikan penyebab luka itu. “Nantinya apakah akan dilepasliarkan atau tidak, kami melihat perkembangan yang ada,” lanjutnya.

BKSDA Jateng mengidentifikasi macan kumbang itu punya habitat di kawasan Lereng Gunung Prau di sekitar Dataran Tinggi Dieng, sebelah selatan kampung yang dimasukinya.

Turunnya macan kumbang ke permukiman warga, katanya, juga mengingat saat ini mulai masuk musim kemarau. Sehingga, satwa liar seperti macan akan turun berburu lebih jauh mencari mangsa.

Adanya satwa liar seperti macan kumbang di lokasi itu, juga mengindikasikan kawasan tersebut masih terjaga kelestariannya. Sebab, macan kumbang merupakan salah satu predator puncak rantai makanan.

Kamera Trap

Di lokasi itu, sebut Dyah, pihaknya juga telah memasang kamera trap alias kamera jebak. Kamera ini perangkat jarak jauh yang diaktifkan dengan sensor atau infra merah untuk merekam video atau foto satwa liar di habitat alaminya.

Pemasangan kamera trap di kawasan konservasi, tambahnya, juga dilakukan di beberapa tempat lain. di antaranya; Kawasan Gunung Muria, Lawu, Ungaran hingga di wilayah Pulau Nusakambangan. Beberapa satwa yang terekam kamera di antaranya; macan kumbang, macan tutul, kijang hingga babi hutan. Dyah juga mengimbau kepada masyarakat luas untuk bersama-sama menjaga kelestarian alam.

Baca juga: Semarang Zoo Punya Penghuni Baru, Dua Anakan Kapibara Lahir

Diberitakan sebelumnya, seekor macan kumbang masuk ke rumah warga di Kabupaten Batang pada Rabu (12/8/2026) pagi. Macan itu sempat memangsa ternak warga yakni ayam dan marmut sebelum akhirnya berhasil dievakuasi.

Evakuasi dilakukan tim gabungan, menembaknya dengan obat bius, kemudian dibawa untuk dilakukan perawatan lanjutan mengingat terdapat luka di kakinya.

Setidaknya, untuk sekarang macan kumbang itu sudah tak perlu berburu ayam dan marmut di kampung. Ia sedang menjalani perawatan, sementara manusia punya pekerjaan rumah yang lebih besar: memastikan hutan tetap nyaman sebagai rumah satwa, supaya mereka tak perlu “wisata kuliner” ke permukiman warga. (eks)

You Might Also Like

Warga Pedurungan Lor dan Pengembang Pilih Musyawarah Cari Solusi

576 Ribu UMKM Ditarget Kantongi Sertifikat Halal

Viral Sekolah Roboh, Luthfi Minta Semua SD-SMP di Jateng Dicek Ulang

Libur Sekolah Jadi Momen Beberes, MBG Rehat Sementara Dulu

Seleksi Akpol 2026, Polda Jateng Terapkan One Day Result: Hasil Bisa Langsung Dilihat

TAGGED:bksda jatengmacan kumbangpemkab batangpemprov jateng
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Pemprov Bagikan Ratusan Kursi Roda Adaptif, Buka Jalan untuk Penyandang Disabilitas
Next Article TITIK GEMPA--BMKG merilis titik lokasi gempa di Banjarnegara, Jateng. (ist) Hari Ini Banjarnegara Diguncang Gempa, BMKG Sebut Dampak Sesar Aktif

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Wakil Gubernur Jateng Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin) saat diwawancara awak media, Kamis (3/9/2026). (dul)

Kekeringan di Jateng Makin Luas, Gus Yasin: Sudah Salah Istisqa dan Ajukan Modifikasi Cuaca

DITUNTUT BERALAH: Sekda Cilacap Sadmoko Danardono dituntut bersalah dalam sidang tuntutan di Pengadilan Tipikor Semarang, Selasa (29/9/2026). (bae)

Sekda Cilacap Dituntut Hukuman Lebih Ringan dari Bupati, Cuma 4 Tahun Penjara

BARANG BUKTI - Petugas kepolisian menunjukkan barang bukti celurit dan sepeda motor yang digunakan remaja asal Sragen yang acung-acungkan senjata tajam di Underpass Joglo, Kota Solo.

Viral Acungkan Celurit di Underpass Joglo Solo, Dua Remaja Sragen Klepek-klepek Ditangkap Polisi

RESMIKAN PONPES--Jaksa Agung Muda Intelijen Kejaksaan Agung RI, Reda Manthovani, merangkul santri tunanetra dalam acara peresmian Pondok Pesantren Sahabat Mata di Semarang, Selasa (29/9/2026). (ist)

Pesantren Khusus Tunanetra di Semarang, Santri Dibekali Keterampilan

DITUNTUT BERALAH: Bupati Cilacap nonaktif Syamsul Auliya Rachman dituntut bersalah dalam sidang tuntutan di Pengadilan Tipikor Semarang, Selasa (29/9/2026). (bae)

Bupati Cilacap Dituntut 7 Tahun Penjara, Hak Dipilih Dicabut 3 Tahun

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

BACAAJA.CO GOES TO SCHOOL - Bacaaja.co berkolaborasi dengan SCU Semarang dan SMKN 5 Semarang menggelar "Bacaaja.co Goes to School: Cegah IRET Kalangan Gen-Z di Ruang Digital", yang digelar di kampus SCU, Kamis (18/6/2026). (dul)
Info

Waspada! Densus: Selain Medsos, Game Online Jadi Pintu Masuk Paham Radikal

Juni 18, 2026
MATA UANG - Ilustrasi mata uang Rupiah dan Dolar AS.
Ekonomi

Rupiah Makin Ambles! Nilai Tukar 1 Dolar AS Setara Rp17.868, Segera Tembus Rp18.000?

Mei 28, 2026
Unik

CJTEC, “Rumah” UMKM Jateng Menuju Pasar Dunia

Januari 31, 2026
Olahraga

Sumarno Minta Event Kejurnas di Jateng Diperbanyak

April 27, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Macan Kumbang Batang Dirawat Tim Dokter, Dipantau 24 Jam
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?