Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Semarang Zoo Punya Penghuni Baru, Dua Anakan Kapibara Lahir
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Semarang Zoo Punya Penghuni Baru, Dua Anakan Kapibara Lahir

Dua bayi kapibara itu lahir dari koleksi satwa yang didatangkan lewat program tukar-menukar satwa tidak dilindungi dengan Taman Satwa Ragunan pada pertengahan tahun lalu.

R. Izra
Last updated: Juni 7, 2026 3:43 pm
By R. Izra
2 Min Read
Share
BAYI KAPIBARA--Induk kapibara mengasuh dua anaknya yang belum lama lahir di Semarang Zoo. (ist)
BAYI KAPIBARA--Induk kapibara mengasuh dua anaknya yang belum lama lahir di Semarang Zoo. (ist)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Keluarga kapibara di Semarang Zoo ketambahan anggota baru. Seekor induk kapibara melahirkan dua anak yang kini kondisinya sehat.

Hewan pengerat terbesar di dunia yang berasal dari wilayah tropis Amerika Selatan ini bisa berkembang biak dengan baik.

Dua bayi kapibara itu lahir dari koleksi satwa yang didatangkan lewat program tukar-menukar satwa tidak dilindungi dengan Taman Satwa Ragunan pada pertengahan tahun lalu.

Bacaaja: Lagi Cari Jodoh: Tiga Orang Utan Jantan Semarang Zoo Masih Jomblo
Bacaaja: Catat Nih, Musim Liburan Ini Pelajar Gratis Masuk Semarang Zoo

Dokter hewan Semarang Zoo, Nurul Fauziah, mengatakan usia dua anak kapibara tersebut kini hampir satu bulan. Sampai sekarang kondisinya sehat meski jenis kelaminnya belum bisa dipastikan.

“Kondisinya, alhamdulilah sehat, dan masih terpantau diasuh oleh induknya,” kata Nurul, Minggu (7/6/2026).

Menurutnya, setiap kelahiran maupun kematian satwa wajib dilaporkan ke Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA), termasuk tambahan dua kapibara ini.

“Saat ini administrasi pelaporan tambahan satwa masih kita proses,” ujarnya.

Nurul menjelaskan kesehatan satwa dipantau rutin setiap hari. Tim dokter menerima laporan dari para kiper, lalu melakukan pemeriksaan fisik mulai dari napas, denyut nadi hingga kondisi tubuh satwa.

“Kita melihat keterangan dari para kiper-kipernya, kemudian kita cek sendiri satwanya. Nadi, nafas dan cek fisik. Biasanya kalau ada yang sakit pasti melawan kalau kita pegang,” jelasnya.

Selain pemeriksaan rutin, pemberian vitamin dan variasi pakan juga jadi perhatian agar satwa tetap sehat.

Sementara itu, kiper kapibara, Rizky, mengaku perawatan hewan terbesar di dunia dari keluarga pengerat itu tergolong mudah. Kapibara merupakan herbivora yang doyan sayuran sehingga ikan nila dan lele yang ada di kolam tetap aman.

Rizky mengatakan masa kehamilan kapibara sulit dikenali secara kasat mata. Namun karena setiap hari berinteraksi, perubahan bentuk tubuh induk tetap bisa dipantau oleh para kiper.

“Kita tahu dia bunting tapi secara visual memang tidak kelihatan,” paparnya.

Ia menambahkan cuaca juga menjadi faktor penting dalam perawatan kapibara. Karena termasuk satwa semiakuatik, Semarang Zoo selalu menyediakan kolam agar mereka bisa berendam dan menjaga suhu tubuh tetap stabil. (bae)

You Might Also Like

Tempat Pilates dengan Pemandangan Pesawat Terbang? Ada di Bandara Ahmad Yani Semarang

TKD Prabowo-Gibran Ngaku Gak Kenal, Gus Yazid: Klaim Kerja Orang, Dapat Jabatan

Semarang Lagi Panas-Panasnya, Suhu Capai 37,1 Derajat

Tol Jogja-Bawen Dikebut, Siap Bikin Waktu Tempuh Cuma Sejam!

Mahesa Jenar vs Joko Tingkir, Siapa Menang?

TAGGED:kapibarakoleksi hewansemarang zoo
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Sekretaris Jenderal DPN Peradi SAI, Patra M. Zen (tengah), didampingi Ketua Peradi SAI Kota Semarang (kanan), berbicara kepada wartawan usai mengisi seminar rangkaian Muscab di Semarang, Sabtu (6/6/2026). (ist) Sekjen Peradi SAI: Advokat Jangan Cuma Cari Duit, Warga Miskin Juga Dibela
Next Article Ada yang Beda! Pulang Haji Jemaah Sulawesi Selatan Pakainnya Warna Warni Banget

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Wakil Gubernur Jawa Tengah (Wagub Jateng), Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin), saat memberi keterangan kepada awak media, Jumat (16/1/2026). (ist)

Peringati Hari Santri Nasional 2026, Wagub Jateng Gus Yasin Gas Gerakan Bersih Pesantren

GUNUNG KEBAKARAN: Asap kebakaran mengepul di dekat area puncak Gunung Sumbing, Selasa (20/10/2026) siang. (ist)

Alasan Pemkab Wonosobo Tetapkan Status Tanggap Darurat Karhutla di Gunung Sumbing

Bupati Ngawi Lantik Ratusan PNS, Minta ASN Melek AI dan Tak Terjebak Rutinitas

Politikus Gerindra, Danang Wicaksana Sulistya (DWS).

DWS Minta Pemerintah Sederhanakan Persyaratan Program Bedah Rumah

Ilustrasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

“Ini Kebakaran atau Pembakaran Ya?” Ganjar Usul 5 Langkah Tangani Bencana Karhutla di Indonesia

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Hukum

Dukun Iskandar Kambuh Lagi: Pasutri di Pemalang Jadi Korban Kopi Beracun

Agustus 20, 2025
Info

Bayar Pajak Motor Tanpa KTP Lama, Calo Gigit Jari

April 16, 2026
Teknologi

WiFi di Rumah Makin Lemot? Coba Batasi Penggunanya

Oktober 18, 2026
Ilustrasi tawuran.
Hukum

Janjian Duel via Instagram, Dua Geng Magelang Malah Berujung Ditangkap

Juni 30, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Semarang Zoo Punya Penghuni Baru, Dua Anakan Kapibara Lahir
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?