Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Demo Bubar tapi Gerakan Belum Kelar, Mahasiswa Semarang Siapkan Konsolidasi Lanjutan
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Demo Bubar tapi Gerakan Belum Kelar, Mahasiswa Semarang Siapkan Konsolidasi Lanjutan

Mahasiswa di Semarang menyebut, aksi massa lebih besar disiapkan bila pemerintah tetap keras kepala mengabaikan kritik publik.

R. Izra
Last updated: Juni 13, 2026 3:24 pm
By R. Izra
2 Min Read
Share
MASSA AKSI - Mahasiswa menggelar aksi demonstrasi menyoroti tata kelola negara yang carut-matur oleh rezim Prabowo-Gibran, di depan gedung DPRD Jateng, Jumat (12/6/2026). (dul)
MASSA AKSI - Mahasiswa menggelar aksi demonstrasi menyoroti tata kelola negara yang carut-matur oleh rezim Prabowo-Gibran, di depan gedung DPRD Jateng, Jumat (12/6/2026). (dul)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Menjelang sore, massa aksi mulai meninggalkan kawasan DPRD Jawa Tengah. Poster yang sejak siang dibentangkan satu per satu dilipat, spanduk diturunkan, dan halaman gedung perlahan kembali lengang. Tapi bagi para mahasiswa, bubarnya demonstrasi bukan berarti perjuangan ikut selesai.

Koordinator aksi, Dika Kusuma, menyebut aksi hari itu hanya langkah awal dari gerakan yang lebih panjang untuk mengawal berbagai isu publik.

“Hari ini hanyalah permulaan. Kami akan terus melakukan konsolidasi dan menentukan langkah-langkah berikutnya,” ujar Dika, Jumat (12/6/2026).

Bacaaja: Reformasi Belum Selesai! Aksi Mahasiswa Semarang Sorot Nasib Demokrasi dan UU Polri
Bacaaja: Fakta Demo ‘Menuju Indonesia Bangkrut’, Bus Diadang Aparat TNI-Polri hingga soal CCTV

Menurutnya, masih banyak persoalan yang perlu terus dikawal dan disuarakan. Karena itu, mahasiswa berkomitmen menjaga keberlanjutan gerakan, bukan berhenti pada satu hari aksi saja.

Dika menegaskan demonstrasi yang dilakukan tidak dimaksudkan untuk menciptakan kerusuhan. Ia menyebut aksi jalanan adalah salah satu sarana menyampaikan aspirasi secara terbuka kepada pemerintah dan publik.

Pandangan serupa disampaikan Fikho Abhipraya Nusantara Malik. Ia menilai keberhasilan gerakan mahasiswa tidak bisa diukur hanya dari banyaknya peserta dalam satu demonstrasi.

“Kami tidak fokus pada angka. Yang penting adalah bagaimana gerakan ini terus hidup dan tetap menyuarakan kepentingan masyarakat,” kata Fikho.

Menurutnya, perubahan sosial dan politik tidak pernah terjadi secara instan. Karena itu, mahasiswa harus siap melakukan pengawalan dalam jangka panjang, termasuk melalui diskusi publik, kajian, hingga konsolidasi dengan berbagai elemen masyarakat setelah aksi selesai.

Aksi jalanan hanya bagian dari gerakan

Fikho menilai demonstrasi hanyalah satu instrumen dalam perjuangan sipil. Setelah massa membubarkan diri, masih ada pekerjaan lain yang dianggap sama pentingnya: menyusun kajian, membangun jaringan solidaritas, dan menjaga isu tetap hidup di ruang publik.

Saat matahari mulai tenggelam dan kawasan DPRD Jawa Tengah kembali sepi, para mahasiswa meninggalkan lokasi dengan keyakinan yang sama: suara mereka mungkin tidak langsung mengubah keadaan, tetapi tetap perlu disampaikan agar persoalan yang dirasakan masyarakat tidak hilang begitu saja. (dul)

You Might Also Like

Ganjar Minta Partai Politik Setop Ribut Pilkada Via DPRD, Urus Korban Bencana Dulu

Polisi Bilang Tahun Baru Nggak Boleh Ada Pesta Kembang Api di Jateng

Pameran Lukisan di Grand Candi Bikin Tamu Berhenti Jalan

Uangnya Segunung, Program Makan Gratis Kini Mulai Disorot KPK

Tetap Optimis Meski Situasi Negeri Nggak Baik-Baik Aja, Begini Triknya

TAGGED:aksi massademo bubardemonstrasigerakan mahasiswamahasiswaSemarang
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article 295 Pemain Muda Berebut Tiket Soekarno Cup
Next Article Soekarno Cup Jadi Jalan Anak Muda Mengejar Mimpi

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

MEMBACA DALAM SENYAP - Ratusan orang terlibat dalam kegiatan literasi, membaca dalam senyap, di Gramedia Jalma, Jl Pandanaran, Semarang, Sabtu (13/6/2026).

Literasi Semarang Tak Mati, 500 Orang Baca Senyap di Jalma Pandanaran

Soekarno Cup Jadi Jalan Anak Muda Mengejar Mimpi

MASSA AKSI - Mahasiswa menggelar aksi demonstrasi menyoroti tata kelola negara yang carut-matur oleh rezim Prabowo-Gibran, di depan gedung DPRD Jateng, Jumat (12/6/2026). (dul)

Demo Bubar tapi Gerakan Belum Kelar, Mahasiswa Semarang Siapkan Konsolidasi Lanjutan

295 Pemain Muda Berebut Tiket Soekarno Cup

Titip Anak Masuk Sekolah? RAW: Maaf, Kursinya Nggak Bisa Ditambah Kayak Bangku Hajatan

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Nasional

KH Ma’ruf Amin Mundur Perlahan, Pilih Uzlah dari Panggung

Desember 24, 2025
Info

Soal Korban Tanah Gerak Jangli, Pemprov Janji Bangunkan Huntara

April 10, 2026
Hukum

Preman Sok Jago Tendag Wanita Hamil Sampai Kesakitan

Juni 4, 2026
Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, meninjau langsung proses pembangunan rumah pompa baru di Petudungan, pada Sabtu (30/8/2025).
Daerah

Atasi Banjir Semarang, Agustina Wilujeng Bangun Rumah Pompa Baru di Petudungan

September 6, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Demo Bubar tapi Gerakan Belum Kelar, Mahasiswa Semarang Siapkan Konsolidasi Lanjutan
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?