Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Fakta Demo ‘Menuju Indonesia Bangkrut’, Bus Diadang Aparat TNI-Polri hingga soal CCTV
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Fakta Demo ‘Menuju Indonesia Bangkrut’, Bus Diadang Aparat TNI-Polri hingga soal CCTV

Ribuan mahasiwa menggelar aksi 'Menuju Indonesia Bangkrut' di Bundaran HI dengan mengusung 5 tuntutan kepada pemerintah.

R. Izra
Last updated: Juni 13, 2026 9:45 am
By R. Izra
4 Min Read
Share
AKSI MASSA - Massa aksi 'Menuju Indonesia Bangkrut' membawa berbagai poster dan menggelar orasi di Bundaran HI, menyuarakan aspirasi kepada rezim pemerintah, Jumat (12/6/2026).
AKSI MASSA - Massa aksi 'Menuju Indonesia Bangkrut' membawa berbagai poster dan menggelar orasi di Bundaran HI, menyuarakan aspirasi kepada rezim pemerintah, Jumat (12/6/2026).
SHARE

BACAAJA, JAKARTA – Ribuan mahasiswa dari berbagai kampus turun ke jalan dalam aksi bertajuk “Menuju Indonesia Bangkrut” yang digelar pada Jumat (12/6/2026). Massa aksi memadati kawasan Jalan Jenderal Sudirman hingga Bundaran HI sambil membawa berbagai tuntutan terkait kondisi ekonomi, demokrasi, dan kebijakan pemerintah.

Aksi ini diikuti mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi, mulai dari Universitas Indonesia (UI), IPB University, Politeknik Negeri Jakarta, Universitas Pancasila, Universitas Gunadarma, hingga sejumlah organisasi mahasiswa lainnya.

Dalam aksinya, mahasiswa membawa lima tuntutan utama. Mereka mendesak pemerintah untuk:

  • Hentikan pemborosan APBN
  • Menurunkan harga kebutuhan pokok dan BBM
  • Mengevaluasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) serta Koperasi Desa Merah Putih
  • Menghentikan praktik militerisme di ruang sipil, dan
  • Meminta Presiden Prabowo Subianto mengakui berbagai persoalan yang dinilai muncul akibat kebijakan pemerintah.

Bacaaja: Reformasi Belum Selesai! Aksi Mahasiswa Semarang Sorot Nasib Demokrasi dan UU Polri
Bacaaja: Mahasiswa Segel Kantor BI Jateng, Bakar Uang Mainan: Rupiah Sekarat!

Bus diadang, mahasiswa pilih jalan

Perjalanan massa menuju lokasi aksi tidak berjalan mulus. Sejumlah bus yang membawa mahasiswa dari arah Depok dikabarkan sempat dihentikan aparat kepolisian di kawasan Semanggi.

Ketua BEM Fakultas Hukum UI, Anandaku Dimas Rumi, mengatakan rombongan mereka tidak bisa melanjutkan perjalanan menggunakan bus menuju Bundaran HI.

“Harusnya kami belok ke arah Sudirman, tapi aksesnya ditutup,” ujarnya.

Akibatnya, ratusan mahasiswa memilih melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki dari Semanggi menuju pusat aksi. Perwakilan mahasiswa, Anshary Pramono, menyebut beberapa bus juga sempat tertahan di sejumlah titik lain sebelum akhirnya massa memutuskan melakukan long march.

“Bus ditinggal, kami lanjut jalan kaki sampai Bundaran HI,” katanya.

Sesampainya di kawasan Thamrin, massa kembali dihadapkan dengan barikade aparat gabungan. Ratusan personel kepolisian dan TNI terlihat berjaga di sejumlah titik menuju Bundaran HI. Situasi sempat memanas ketika mahasiswa berusaha menerobos barikade yang menghalangi akses mereka.

Aksi saling dorong antara massa dan aparat pun tak terhindarkan. Dari tengah kerumunan terdengar teriakan mahasiswa yang meminta akses menuju lokasi aksi dibuka.

Menanggapi keterlibatan personel TNI dalam pengamanan aksi, Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Brigjen Muhammad Nas menjelaskan bahwa kehadiran prajurit merupakan bentuk bantuan kepada Polri.

Menurutnya, keterlibatan tersebut dilakukan sesuai mekanisme pengamanan yang berlaku.

“Sifatnya perbantuan kepada Polri,” ujarnya.

Alasan pilih Bundaran HI, bukan di Senayan

Sementara itu, Polda Metro Jaya menegaskan bahwa Bundaran HI bukan lokasi yang diperuntukkan sebagai tempat penyampaian pendapat di muka umum.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengatakan kawasan tersebut merupakan pusat aktivitas masyarakat sekaligus salah satu titik vital perekonomian Jakarta.

Karena itu, polisi menawarkan lokasi alternatif seperti kawasan Patung Kuda maupun depan Gedung DPR/MPR RI.

Menariknya, mahasiswa justru sengaja memilih Bundaran HI sebagai titik aksi. Ketua BEM UI, Yatalathof Ma’shum Imawan, mengatakan mahasiswa saat ini merasa tidak lagi percaya kepada DPR maupun pemerintah sebagai tempat menyampaikan aspirasi.

Menurutnya, banyak kebijakan yang dinilai tidak berpihak kepada rakyat sehingga aksi sengaja digeser ke ruang publik yang lebih dekat dengan masyarakat.

“Kami ingin masyarakat tahu bahwa persoalan ekonomi dan demokrasi hari ini dirasakan bersama,” ujarnya.

Pemprov DKI bantah CCTV mati

Di tengah berlangsungnya aksi, media sosial sempat diramaikan kabar bahwa sejumlah CCTV di kawasan Bundaran HI mati.

Namun kabar tersebut dibantah oleh Juru Bicara Gubernur DKI Jakarta, Chico Hakim. Menurutnya, CCTV milik Pemprov DKI Jakarta yang berada di sekitar Bundaran HI tetap berfungsi normal. Jika ada gangguan akses, maka kemungkinan disebabkan tingginya jumlah pengguna yang mencoba mengakses kamera secara bersamaan.

Aksi “Menuju Indonesia Bangkrut” pun menjadi salah satu demonstrasi mahasiswa terbesar dalam beberapa bulan terakhir. Selain membawa isu ekonomi, aksi ini juga menunjukkan bahwa ruang kritik terhadap kebijakan pemerintah masih menjadi perhatian utama kalangan mahasiswa di berbagai daerah. (*)

You Might Also Like

Pantura Lumpuh, 15 Km Macet di Genangan Sayung

Pemprov Bekali Kades Biar Nggak Nyemplung Korupsi

Sebulan Full Muter Jateng, RIKAS Bikin Gamer Nggak Sempat Rebahan

Nawal Ajak Santri Nempel Terus Sama Alquran

Update Banjarnegara, Tiga Korban Ditemukan Lagi

TAGGED:aksi massabundaran hiheadlinemahasiwamenuju indonesia bangkrut
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article BBM NAIK: Pengendara motor berhenti di dekat papan informasi harga BBM di SPBU Sampangan. (bae) Saat Pertamax Melonjak, Bensin Malaysia Malah Masih Murah Banget
Next Article SERAHKAN KAJIAN - Ketua PMKRI Semarang menyerahkan hasil kajian kepada Budiman Sudjatmiko. (ist) PMKRI Semarang Kecewa, Kekuasaan telah Menjinakkan Budiman

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

PERESMIAN MONUMEN KUDATULI - Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri bersama putra sulungnya Muhammad Prananda Prabowo, saat meresmikan monumen Kudatuli, Senin (27/7/2026).

Pesan Megawati saat Resmikan Monumen Kudatuli: Jangan Sampai Terulang Lagi!

ANTAN PUNGGAWA TIMNAS - Kendal Tornado FC mendatangkan wing back M Fatchu Rochman. Mantan punggwa timnas U-19 itu berambisi membawa Kendal Tornado berlaga di Liga 1 pada musim depan.

Kentod FC Datangkan Eks-Timnas Indonesia U-19, Bidik Target Besar Naik Liga 1

BELAJAR PERTANIAN - Emak-emak Semarang bersama Yayasan El Wahid Foundation belajar pertanian hidroponik yang tak membutuhkan lahan luas.

Emak-emak Semarang Belajar Pertanian Hidroponik: Gak Perlu Lahan Luas

207 Buruh Teken Pesangon 0,5 Kali, Said Iqbal Minta Dugaan Intimidasi Diusut

Ilustrasi konten rekayasa kecerdasan buatan atau deepfake AI.

Petir Ungkap 7 Mahasiswi Jadi Korban Konten Cabul, Terduga Pelaku Teman SMA

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Info

Puasa Belum Tentu Bikin Taqwa Naik, UAH Ingatkan Ini

Maret 5, 2026
Info

Agustina Ajak Warga Ngurus Sampah Bareng

Februari 6, 2026
Daerah

Niken Salindry Siap Jadi Sorotan Besar Golaga 2025

November 22, 2025
MUSANCAB PDIP SALATIGA - PDIP Salatiga menggelar Musyawarah Anak Cabang (Musancab) di Gedung di Gedung Korpri, Kamis (21/5/2026) malam.
Info

Pengurus Baru PAC PDIP Salatiga Terbentuk, Siapa Saja Terpilih? Berikut Daftarnya

Mei 23, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Fakta Demo ‘Menuju Indonesia Bangkrut’, Bus Diadang Aparat TNI-Polri hingga soal CCTV
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?