Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Saat Pertamax Melonjak, Bensin Malaysia Malah Masih Murah Banget
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Saat Pertamax Melonjak, Bensin Malaysia Malah Masih Murah Banget

Salah satu yang paling banyak dibicarakan adalah harga bensin RON 95 bersubsidi di Malaysia yang ternyata masih berada jauh di bawah harga BBM subsidi Indonesia.

Nugroho P.
Last updated: Juni 13, 2026 9:21 am
By Nugroho P.
5 Min Read
Share
BBM NAIK: Pengendara motor berhenti di dekat papan informasi harga BBM di SPBU Sampangan. (bae)
BBM NAIK: Pengendara motor berhenti di dekat papan informasi harga BBM di SPBU Sampangan. (bae)
SHARE

BACAAJA, JAKARTA – Kenaikan harga bahan bakar minyak atau BBM kembali jadi topik hangat di tengah masyarakat. Perhatian publik tertuju pada penyesuaian harga yang dilakukan Pertamina pada 10 Juni 2026, terutama untuk produk bensin non-subsidi.

Harga Pertamax mengalami lonjakan cukup besar. Dari sebelumnya Rp 12.300 per liter, kini naik menjadi Rp 16.250 per liter di sejumlah wilayah Indonesia.

Tak hanya Pertamax, Pertamax Green 95 juga ikut terkerek. Produk dengan angka oktan RON 95 itu kini dijual Rp 17.000 per liter, naik dari harga sebelumnya Rp 12.900 per liter.

Kenaikan tersebut langsung memicu berbagai perbandingan, termasuk dengan harga BBM di negara tetangga seperti Malaysia.

Salah satu yang paling banyak dibicarakan adalah harga bensin RON 95 bersubsidi di Malaysia yang ternyata masih berada jauh di bawah harga BBM subsidi Indonesia.

Padahal, dari sisi kualitas bahan bakar, angka oktan RON 95 tergolong lebih tinggi dibandingkan Pertalite yang memiliki RON 90.

Sebagai gambaran, angka Research Octane Number atau RON menunjukkan kemampuan bahan bakar dalam menahan tekanan saat proses pembakaran di mesin kendaraan.

Semakin tinggi nilai RON, umumnya semakin baik bahan bakar tersebut digunakan untuk kendaraan dengan spesifikasi mesin tertentu.

Di Indonesia, Pertalite yang mendapat subsidi pemerintah memiliki RON 90 dan dijual dengan harga Rp 10.000 per liter.

Sementara Pertamax memiliki RON 92 dan Pertamax Green 95 memiliki RON 95 yang dipasarkan tanpa subsidi langsung seperti Pertalite.

Berbeda dengan Indonesia, pemerintah Malaysia masih memberikan subsidi untuk bensin RON 95 melalui program Budi Madani RON95 atau BUDI95.

Program tersebut membuat masyarakat Malaysia bisa memperoleh bahan bakar dengan kualitas oktan lebih tinggi namun dengan harga yang relatif rendah.

Harga bensin RON 95 bersubsidi di Malaysia saat ini berada di angka 1,99 ringgit per liter.

Jika dikonversikan ke rupiah berdasarkan kurs terkini, nilainya sekitar Rp 8.800 per liter.

Angka itu membuat bensin RON 95 bersubsidi di Malaysia lebih murah dibandingkan Pertalite yang dijual Rp 10.000 per liter di Indonesia.

Selisihnya mencapai sekitar Rp 1.200 per liter meskipun kualitas oktannya lebih tinggi.

Perbandingan inilah yang kemudian ramai menjadi bahan diskusi di berbagai platform media sosial.

Banyak warganet menyoroti bagaimana bensin dengan spesifikasi lebih tinggi justru bisa dijual lebih murah di negara tetangga.

Meski demikian, kebijakan harga BBM setiap negara tentu tidak bisa dibandingkan secara sederhana.

Setiap pemerintah memiliki skema subsidi, struktur pajak, kemampuan fiskal, hingga kebijakan energi yang berbeda-beda.

Di Malaysia sendiri, harga murah tersebut terjadi karena adanya dukungan subsidi yang cukup besar dari pemerintah.

Tanpa subsidi, harga bensin RON 95 di Malaysia sebenarnya mencapai 3,72 ringgit per liter.

Jika dikonversi ke rupiah, nilainya sekitar Rp 16.450 per liter.

Harga tersebut justru hampir setara dengan Pertamax yang kini dibanderol Rp 16.250 per liter di sejumlah wilayah Indonesia.

Bahkan masih sedikit lebih rendah dibandingkan Pertamax Green 95 yang kini menyentuh Rp 17.000 per liter.

Selain bensin, pemerintah Malaysia juga mengatur harga solar dengan mekanisme berbeda di sejumlah wilayah.

Untuk kawasan Semenanjung Malaysia, harga diesel berada di kisaran 4,67 ringgit atau sekitar Rp 20.650 per liter.

Sedangkan di wilayah Sabah dan Sarawak, harga diesel lebih rendah yakni sekitar 2,15 ringgit atau setara Rp 9.500 per liter.

Di Indonesia sendiri, harga BBM masih dibedakan berdasarkan jenis produk dan wilayah distribusinya.

Untuk BBM bersubsidi, harga Pertalite tetap bertahan di Rp 10.000 per liter dan Biosolar Rp 6.800 per liter.

Sementara itu, produk non-subsidi mengalami variasi harga yang cukup lebar tergantung lokasi penjualan.

Pertamax kini dijual mulai dari Rp 15.250 hingga Rp 17.000 per liter tergantung wilayah.

Adapun Pertamax Green 95 dipasarkan dengan harga Rp 17.000 per liter di sejumlah provinsi di Pulau Jawa.

Produk BBM berkualitas lebih tinggi seperti Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex bahkan berada di kisaran Rp 19.000 hingga Rp 25.000 per liter.

Perbandingan harga ini menunjukkan bahwa subsidi masih menjadi faktor utama yang menentukan murah atau mahalnya harga BBM di suatu negara.

Karena itu, meski harga bensin RON 95 bersubsidi di Malaysia terlihat jauh lebih murah dibandingkan Pertalite Indonesia, kondisi tersebut tidak lepas dari kebijakan fiskal dan subsidi energi yang diterapkan pemerintah setempat. (*)

You Might Also Like

Agustina: Laut Jangan Cuma “Diperas”, Tapi Dijaga

Natal Nggak Cuma Soal Lilin, PDIP Ingatkan: Saatnya Turun Tangan dan Rawat Alam

Jateng Tawarkan 15 Proyek Strategis di CJIBF 2025, Dorong Investasi Hijau dan Hilirisasi

Harga Ambles Bikin Emosi, Peternak Solo Protes Guyur Badan Pakai Telur

Debut Ngeri Veda, Podium Moto3 Brasil Bikin Bangga

TAGGED:BBMbensin ron 95headlinepertamax
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Thailand Berduka Lima Belas Hari, Putri Sulung Raja Meninggal Dunia
Next Article AKSI MASSA - Massa aksi 'Menuju Indonesia Bangkrut' membawa berbagai poster dan menggelar orasi di Bundaran HI, menyuarakan aspirasi kepada rezim pemerintah, Jumat (12/6/2026). Fakta Demo ‘Menuju Indonesia Bangkrut’, Bus Diadang Aparat TNI-Polri hingga soal CCTV

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Presiden RI, Prabowo Subianto. (gerindra)

Survei SMRC: Tingkat Kepuasan ke Prabowo Anjlok 30 Persen dalam 9 Bulan

DAMPINGI KORBAN--Zainal Petir (kemeja putih) mendampingi kliennya (duduk) yang menjadi korban kasus deepfake AI. (ist)

Nestapa Mahasiswi Solo Korban Konten Cabul, Lapor Polisi Didampingi Petir

APRESIASI PERAN IBU - PLN Icon Plus melalui layanan internet andal ICONNET memberikan bingkisan kepada pelanggan sebagai apresiasi peran ibu dalam membangun keluarga melek literasi digital di Indonesia.

Momentum Hari Anak Nasional, PLN Icon Plus Apresiasi Peran Ibu Bangun Keluarga Digital Indonesia

Said Iqbal ke PT Victory: Jangan Kabur Dulu, Hak 846 Buruh Harus Beres!

Mas Dewan RI Minta Pariwisata Indonesia Benahi Fondasi: Tak Cukup Jual Bali Saja

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Daerah

THR 13 Ribu PPPK Paruh Waktu di Jateng Cair 13 Maret

Maret 10, 2026
Info

Semarang Masuk Smart City ASEAN, Agustina: Jangan Kebanyakan Aplikasi, Warga Malah Bingung

Juni 21, 2026
Gedung KPU RI. KPU menetapkan 16 dokumen syarat capres-cawapres sebagai informasi tertutup selama 5 tahun, menuai kontroversi publik. Di tengah kebijakan ini, Wapres Gibran digugat Rp125 triliun terkait legalitas ijazah SMA luar negerinya. Publik mempertanyakan transparansi dan akuntabilitas KPU.
Nasional

KPU ‘Lock’ 16 Dokumen Syarat Capres-Cawapres Untuk Dipublish

September 15, 2025
Info

Bukan Cuma MTQ, Semarang Mau Ajak Tamu Jalan-Jalan Susuri Jejak Para Wali

Juni 2, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Saat Pertamax Melonjak, Bensin Malaysia Malah Masih Murah Banget
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?