Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Agustina: Laut Jangan Cuma “Diperas”, Tapi Dijaga
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Agustina: Laut Jangan Cuma “Diperas”, Tapi Dijaga

Perairan Tambak Lorok, Semarang, Minggu (10/5/2026) mendadak penuh warna. Ratusan kapal nelayan berjejer di laut, warga tumpah ruah di kampung pesisir, sementara kepala kerbau diarak keliling kampung sebelum akhirnya dilarung ke tengah laut. Bukan scene film kolosal, ini Sedekah Laut dan Bumi Tambaklorok 2026, tradisi yang bukan cuma soal syukuran, tapi juga pengingat kalau laut bukan mesin ATM yang bisa diambil terus tanpa dijaga.

T. Budianto
Last updated: Mei 11, 2026 9:18 am
By T. Budianto
3 Min Read
Share
SEDEKAH LAUT: Ratusan kapal nelayan memadati kawasan perairan Tambak Lorok pada puncak tradisi Sedekah Laut dan Bumi Tambaklorok 2026, Minggu, (10/5/2026). (Foto: Pemkot Semarang)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Sekitar 400 kapal nelayan memadati kawasan perairan Tambak Lorok dalam puncak tradisi Sedekah Laut dan Bumi Tambaklorok 2026.

Tradisi tahunan masyarakat pesisir utara Kota Semarang itu kembali digelar meriah dengan berbagai rangkaian budaya dan ritual adat yang masih dijaga sampai sekarang.

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng yang hadir langsung dalam acara tersebut mengatakan sedekah laut bukan sekadar ritual tahunan, tapi bentuk hubungan timbal balik antara manusia dan alam. “Ini adalah bakti kita kepada laut dan kita minta laut untuk menjaga kita, menjadi sumber rezeki bagi kita,” ujarnya.

Baca juga: Besok Minggu Jalanan Semarang Disulap Jadi Panggung Budaya

Menurut Agustina, laut dan manusia harus hidup saling menjaga supaya ketenangan, kesejahteraan, dan keberlangsungan hidup masyarakat pesisir tetap terawat.

Tahun ini, acara mengusung tema Nguri-uri Kabudayan dan Pelestarian Tradisi. Kegiatannya sudah dimulai sejak Sabtu malam lewat doa bersama, khataman Alquran, sampai tirakatan di kawasan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Tambaklorok.

Puncak Acara

Puncaknya berlangsung Minggu, (10/5/2026) pagi lewat kirab kepala kerbau keliling kampung yang jadi perhatian warga. Setelah itu, sesaji dilarung ke tengah laut menggunakan kapal TNI AL bersama Wali Kota Semarang.

Suasana makin pecah karena acara dilanjutkan pagelaran wayang kulit semalam suntuk dan bakal ditutup pengajian akbar pada Senin (11/5). Agustina juga mengapresiasi warga nelayan yang masih konsisten menjaga tradisi leluhur di tengah kawasan pesisir yang terus berubah dan makin modern. “Tradisi ini bukti masyarakat tidak pernah lupa akar budayanya,” katanya.

Baca juga: Enam Warisan Budaya Semarang Diakui Nasional

Selain jadi simbol rasa syukur atas hasil laut, tradisi sedekah laut juga jadi pengingat soal pentingnya menjaga ekosistem pesisir. Apalagi kondisi cuaca belakangan makin susah ditebak dan nelayan jadi kelompok yang paling dulu merasakan dampaknya.

Ia berharap tradisi ini tetap hidup sebagai perekat solidaritas warga pesisir sekaligus alarm bahwa pembangunan kawasan laut gak boleh cuma mikirin beton dan proyek, tapi juga keselamatan nelayan dan budaya yang hidup di dalamnya.

Sebab kalau laut terus diminta ngasih rezeki tanpa pernah diajak “bernapas”, jangan kaget kalau suatu hari ombaknya bukan lagi bawa ikan, tapi giliran bawa tagihan dari alam. (bae)

You Might Also Like

Nonongan Bakal Disulap Jadi Spot Wisata Baru Solo, Respati Serap Aspirasi Warga

Kronologi Mobil KH Anwar Zahid Kecelakaan di Bojonegoro, Dihantam Truk Trailer saat Menuju Banjarnegara

Saleh Apresiasi Langkah Pemprov Relokasi Anggaran Rp200 M: Mempercepat Perbaikan Jalan

Eks Buruh Sritex Bilang Kerja Kurator Lambat Kayak Kura-kura, PN Semarang: Ada Peluang Diganti!

Saat Siswa Diajak Pawai, Suara Perlindungan Anak Menguat Lagi

TAGGED:agustina wilujengheadlinepemkot semarangsedekah laut semarangtambak lorok
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Indonesia Target Jaringan Judi Online Internasional
Next Article Demi Kamu Bisa Tidur di Kereta, Ada yang Rela Gempor Jalan Kaki

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Warga Takut Kasus Geotermal Dieng Terulang di Gunung Ungaran

CEK KESEHATAN RUTIN - PLN Icon Plus SBU Regional Jawa Bagian Tengah mendorong seluruh personel untuk mengenali kondisi tubuh melalui pelaksanaan Daily Health Checking. Pemeriksaan rutin kesehatan ini dilakukan bagi personel sebelum memulai aktivitas kerja.

PLN Icon Plus Dorong Penerapan Budaya HSSE melalui Daily Health Checking

AKSI DI GUBERNURAN--Warga yang melakukan aksi jalan kaki dari Gedong Songo membaur dengan massa aksi Jateng Guyub di depan Gubernuran, Semarang, Kamis (24/9/2026). (bae)

Jalan Kaki dari Gedong Songo, Warga Suarakan Penolakan Geotermal di Gubernuran

Tujuh Kafilah Semarang Dapat Hadiah Umrah dari Wali Kota

Belajar Disiplin, Warga Binaan Lapas Purwodadi Jadi Petugas Upacara

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Kebersamaan Mohammad Saleh dengan warga korban banjir bandang di kawasan lereng Gunung Slamet, Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pemalang (27/01/2026). (ist)
Info

Dampak Banjir di Jateng, M Saleh: Pemulihan Pendidikan Nggak Boleh Nunggu Lama

Februari 8, 2026
Daerah

Tarling Jadi Ajang “Chemistry Check” Forkopimda Semarang

Maret 18, 2026
Olahraga

Nyaris Batal Berangkat, Tim POTBI Jateng Pulang Bawa Gelar Juara

Agustus 5, 2026
Daerah

Pemkot Semarang Siapkan Tiga SPPG Jadi Role Model

April 9, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Agustina: Laut Jangan Cuma “Diperas”, Tapi Dijaga
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?