BACAAJA, SEMARANG- Pernah nggak sih kepikiran pas lagi asyik tidur pulas di gerbong, ada orang yang lagi keringetan jalan kaki di atas rel demi mastiin kamu selamat? Kenalin nih, pasukan Petugas Pemeriksa Jalur (PPJ).
PPJ di Daop 4 Semarang jumlahnya ada 118 orang. Tiap hari, mereka punya misi khusus, dibagi tugas, menyusuri rel sepanjang 677 kilometer yang membentang dari Tegal, Semarang, sampai Blora.
Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif bilang, kalau para petugas ini adalah garda terdepan buat urusan keselamatan. Sebelum bertugas di lapangan, setiap PPJ wajib mengikuti pendidikan dan pelatihan khusus, termasuk sertifikasi pemeriksa jalur yang diterbitkan Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan.
Baca juga: 13 Titik Rawan Bencana dan 39 Perlintasan KA Tanpa Penjaga jadi Perhatian Serius Daop 4
Saat bekerja, mereka harus teliti banget liat kondisi rel, bantalan, sambungan rel, wesel, baut pengikat, drainase, hingga potensi gangguan eksternal seperti longsoran, genangan air, pohon tumbang, maupun aktivitas masyarakat di sekitar jalur rel.
“Mereka setiap hari melakukan inspeksi langsung terhadap kondisi rel dan lingkungan sekitar jalur guna memastikan perjalanan kereta api berlangsung dengan aman dan lancar,” ujar Luqman, Minggu (10/5/2026).
Bayangin aja, satu orang petugas harus jalan kaki sekitar tujuh kilometer setiap sifnya. Mau cuacanya lagi panas menyengat sampai bikin kulit legam atau hujan badai sekalipun, mereka nggak boleh absen ngecek rel.
“Tugas PPJ tidak mengenal cuaca. Mereka tetap menjalankan pemeriksaan demi memastikan keselamatan operasional kereta api tetap terjaga,” tambah Luqman.
Penanganan Cepat
Apabila ditemukan potensi gangguan atau kerusakan pada jalur rel, petugas akan segera melaporkan kepada unit terkait untuk dilakukan penanganan cepat.
Dalam kondisi tertentu, petugas juga dapat melakukan pengamanan awal maupun pembatasan kecepatan perjalanan kereta api sebagai langkah antisipatif menjaga keselamatan operasional.
Baca juga: Stop Ngabuburit di Rel! KAI Daop 4 Semarang: Itu Zona Merah
Selain modal mata dan fisik yang kuat, mereka juga dibantu kendaraan perawatan buat deteksi masalah ketidaksempurnaan jalur yang nggak kelihatan secara kasat mata.
Jadi lain kali kalau bisa tidur pulas di kereta tanpa drama, ingat aja… ada orang yang mungkin lagi pegal jalan kaki di atas rel supaya perjalananmu tetap aman. Karena kadang, keselamatan penumpang memang dibayar pakai langkah kaki orang lain yang jarang terlihat kamera. (bae)

