Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Thailand Berduka Lima Belas Hari, Putri Sulung Raja Meninggal Dunia
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Viral

Thailand Berduka Lima Belas Hari, Putri Sulung Raja Meninggal Dunia

Putri Bajrakitiyabha Narendira Debyavati, putri sulung Raja Thailand Maha Vajiralongkorn, meninggal dunia pada Kamis malam (11/6/2026). Kepergian anggota keluarga kerajaan itu langsung mendapat perhatian luas dari masyarakat Negeri Gajah Putih.

Nugroho P.
Last updated: Juni 12, 2026 9:54 pm
By Nugroho P.
5 Min Read
Share
Putri Bajrakitiyabha Narendira Debyavati,
SHARE

BACAAJA, THAILAND – Thailand memasuki masa duka nasional setelah Putri Bajrakitiyabha Narendira Debyavati, putri sulung Raja Thailand Maha Vajiralongkorn, meninggal dunia pada Kamis malam (11/6/2026). Kepergian anggota keluarga kerajaan itu langsung mendapat perhatian luas dari masyarakat Negeri Gajah Putih.

Sebagai bentuk penghormatan, pemerintah Thailand menetapkan masa berkabung selama 15 hari yang dimulai pada Jumat (12/6/2026).

Meski suasana duka menyelimuti negara tersebut, pemerintah memastikan roda kehidupan masyarakat tetap berjalan seperti biasa. Aktivitas ekonomi, pekerjaan, hingga layanan publik tidak dihentikan selama masa berkabung berlangsung.

Perdana Menteri Thailand, Anutin Charnvirakul, meminta masyarakat tetap menjalankan rutinitas sehari-hari sambil menghormati mendiang putri kerajaan.

Menurutnya, bekerja dan mencari nafkah tetap menjadi bagian penting yang harus dijalankan masyarakat meskipun negara sedang berada dalam masa berkabung.

Pemerintah juga tidak memberlakukan pembatasan khusus yang dapat mengganggu aktivitas publik secara luas.

Namun, sejumlah penyesuaian tetap dilakukan sebagai bentuk penghormatan terhadap keluarga kerajaan.

Selama 15 hari ke depan, kantor pemerintahan, perusahaan milik negara, lembaga resmi, hingga institusi pendidikan diwajibkan mengibarkan bendera setengah tiang.

Langkah tersebut menjadi simbol penghormatan nasional atas wafatnya putri yang selama ini dikenal aktif menjalankan berbagai tugas kerajaan.

Pegawai negeri, pejabat pemerintah, serta karyawan perusahaan milik negara juga diminta mengikuti masa berkabung resmi sesuai ketentuan yang berlaku.

Sementara itu, masyarakat umum diimbau menunjukkan rasa hormat dengan cara yang pantas sesuai tradisi dan budaya Thailand.

Pemerintah Thailand juga mulai menyiapkan rangkaian upacara kerajaan yang akan berlangsung dalam beberapa tahap.

Untuk memastikan seluruh prosesi berjalan lancar, kabinet Thailand membentuk sejumlah tim khusus yang menangani berbagai aspek pelaksanaan upacara.

Salah satu komite utama akan dipimpin langsung oleh Perdana Menteri untuk mengawasi keseluruhan prosesi pemakaman kerajaan.

Tim tersebut akan bekerja sama dengan berbagai kementerian dan lembaga negara.

Mereka bertugas mengatur jalannya seremoni, koordinasi antarlembaga, hingga berbagai kebutuhan teknis yang berkaitan dengan penghormatan terakhir bagi sang putri.

Di sisi lain, pemerintah juga membentuk komite khusus yang menangani pembangunan krematorium kerajaan serta kebutuhan pendukung lainnya.

Kementerian Kebudayaan Thailand melalui Departemen Seni Rupa mendapat tanggung jawab mengawasi tata cara pelaksanaan upacara kerajaan.

Lembaga itu juga memastikan seluruh prosesi berjalan sesuai tradisi yang telah diwariskan dalam lingkungan kerajaan Thailand.

Sekretariat Kabinet turut mengambil peran dengan mengatur kehadiran para menteri dalam berbagai kegiatan penghormatan dan doa bersama.

Selain itu, Kementerian Dalam Negeri bersama Administrasi Metropolitan Bangkok akan menggelar sejumlah kegiatan yang dapat diikuti masyarakat.

Kegiatan tersebut meliputi acara penghormatan, doa bersama, serta aktivitas keagamaan yang disiapkan untuk mengenang jasa sang putri.

Pemerintah Thailand juga menyiapkan informasi khusus berbahasa Inggris yang menjelaskan perjalanan hidup dan pengabdian Putri Bajrakitiyabha.

Materi tersebut akan disebarluaskan kepada masyarakat internasional melalui kerja sama Departemen Hubungan Masyarakat dan Kementerian Luar Negeri.

Langkah itu dilakukan agar dunia internasional dapat memahami peran penting yang dijalankan sang putri selama hidupnya.

Di tengah berbagai persiapan tersebut, sektor pariwisata Thailand dipastikan tetap beroperasi normal.

Kepastian ini menjadi kabar penting bagi wisatawan asing yang telah merencanakan perjalanan ke Thailand dalam waktu dekat.

Pemerintah menegaskan bahwa masa berkabung tidak akan mengganggu layanan wisata, transportasi, hotel, maupun destinasi wisata yang selama ini menjadi tujuan pelancong.

Wisatawan tetap dapat menikmati perjalanan seperti biasa tanpa adanya pembatasan khusus yang memengaruhi aktivitas liburan.

Begitu pula dengan konser, acara hiburan, festival, dan berbagai kegiatan publik lainnya yang tetap diperbolehkan berlangsung.

Meski demikian, penyelenggara acara diminta menyesuaikan konsep kegiatan dengan menambahkan sesi penghormatan kepada mendiang putri kerajaan.

Penyesuaian tersebut bisa berupa mengheningkan cipta atau penyampaian penghormatan singkat sebelum acara dimulai.

Pemerintah menilai langkah tersebut cukup untuk menjaga keseimbangan antara penghormatan kepada keluarga kerajaan dan keberlangsungan aktivitas masyarakat.

Dengan kebijakan ini, Thailand berusaha menunjukkan bahwa duka nasional dapat dijalani tanpa harus menghentikan kehidupan sehari-hari. Di tengah suasana kehilangan, negara tetap bergerak, sementara masyarakat dan pemerintah bersama-sama memberikan penghormatan terakhir kepada Putri Bajrakitiyabha yang wafat pada usia 47 tahun. (*)

You Might Also Like

Surat Tangan Syamsul Viral Usai OTT, Isi Bikin Geger

Viral Bayi 1,5 Tahun Naik Gunung, Begini Faktanya

Lamaran di Swiss, Ini Perjalanan Cinta Syifa Hadju dan El Rumi yang Bikin Netizen Ikut Baper

Susu Gratis Malah Nongol di Rak Minimarket, Kok Bisa?

Pasangan Gay Taiwan Dihujani Kritik Usai Punya 4 Bayi Lewat Surrogasi di Meksiko

TAGGED:Putri Bajrakitiyabha Narendira Debyavatiputri raja thailandraja tailand
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Langit Jogja Bikin Heboh, Cahaya Oranye Ternyata Belum Tentu Meteor
Next Article Saat Pertamax Melonjak, Bensin Malaysia Malah Masih Murah Banget

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Saat Pertamax Melonjak, Bensin Malaysia Malah Masih Murah Banget

Thailand Berduka Lima Belas Hari, Putri Sulung Raja Meninggal Dunia

Langit Jogja Bikin Heboh, Cahaya Oranye Ternyata Belum Tentu Meteor

ilustrasi kereta api

Jakarta Semarang Makin Dekat, Kereta Jadi Andalan Banyak Orang

Ribuan Pil Diamankan, Dua Titik Bikin Polisi Bergerak Cepat

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Viral

Tahun Baru Eropa Berubah Kelam, Api dan Petasan Makan Korban Jiwa

Januari 3, 2026
Viral

Gus Yahya Sebut, Santri Ikut Kerja Bakti Itu Bukan Eksploitasi, Lalu Apa Gus?

Oktober 11, 2025
Viral

Ternyata Ki Anom Suroto Lantunkan Suluk Sebelum Pulang

Oktober 23, 2025
Viral

Lagu Iseng Bikin Heboh, Bahlil Malah Ikut Berburu Kreatornya

Juni 2, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Thailand Berduka Lima Belas Hari, Putri Sulung Raja Meninggal Dunia
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?