Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Batik Parang Bertemu Lung-lungan, Logo Hari Jadi ke-81 Jateng
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Batik Parang Bertemu Lung-lungan, Logo Hari Jadi ke-81 Jateng

Logo bukan sekadar gambar. Di balik satu desain, ada filosofi, identitas, dan cerita tentang sebuah daerah. Itulah yang coba diwujudkan dalam Logo Hari Jadi ke-81 Provinsi Jateng.

T. Budianto
Last updated: Juli 28, 2026 4:03 am
By T. Budianto
3 Min Read
Share
LOGO HUT JATENG: Pemprov Jateng resmi menetapkan pemenang Lomba Logo Hari Jadi ke-81 Provinsi Jateng bertema "Gumregut Nyawiji". (Foto: Pemprov Jateng)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Pemprov Jateng resmi menetapkan pemenang Lomba Logo Hari Jadi ke-81 Provinsi Jateng bertema “Gumregut Nyawiji”. Dari 375 karya yang dikirim peserta dari berbagai daerah, desain milik Achmad Nugroho atau yang dikenal dengan nama @mamedpuz terpilih sebagai logo resmi peringatan hari jadi tahun ini.

Sekda Jateng, Sumarno mengatakan, tingginya jumlah peserta menjadi bukti antusiasme masyarakat untuk ikut berkontribusi dalam perayaan Hari Jadi Jateng.

“Alhamdulillah, lomba logo Hari Jadi ke-81 Jateng telah selesai dilaksanakan. Ada 375 peserta yang mengikuti dan mengirimkan karyanya. Ini menunjukkan antusiasme masyarakat untuk turut berkontribusi dalam perayaan Hari Jadi Jateng,” kata Sumarno, Senin (27/7/2026).

Baca juga: Rayakan HUT Jateng, Ini Gaya Baznas Bantu UMKM dan Sajikan Bakso Gratis

Logo karya Achmad Nugroho dinilai mampu menerjemahkan tema “Gumregut Nyawiji” melalui perpaduan motif batik parang dan ukiran lung-lungan (sulur) dalam satu komposisi visual yang saling mengunci. Desain tersebut dianggap merepresentasikan semangat bergerak, bertumbuh, dan bersatu, tanpa meninggalkan akar budaya Jawa.

Proses penjurian berlangsung cukup panjang. Dari total 375 karya, panitia lebih dulu menyaring menjadi 150 besar, kemudian 20 besar, dilanjutkan lima finalis, hingga akhirnya menetapkan satu karya terbaik.

Penilaian dilakukan oleh tiga juri yang berasal dari kalangan profesional di bidang desain dan identitas visual, yakni Topo Broto, Darfi Rizkavirwan, dan Teguh Prasongko.

Karya Terbaik

Menurut Sumarno, logo terpilih nantinya akan digunakan sebagai identitas resmi seluruh rangkaian publikasi Hari Jadi ke-81 Provinsi Jateng. “Proses seleksi dilakukan untuk mendapatkan karya terbaik yang mampu merepresentasikan semangat dan identitas Jateng dalam momentum Hari Jadi ke-81. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta yang telah menyumbangkan ide dan kreativitasnya,” ujarnya.

Salah satu dewan juri, Darfi Rizkavirwan, menilai desain pemenang memiliki kekuatan dari sisi visual sekaligus filosofi yang sesuai dengan tema tahun ini.

Menurutnya, unsur lung-lungan atau sulur melambangkan pertumbuhan dan gerak yang terus berkembang. Desainer berhasil mengolah simbol tersebut menjadi bentuk angka delapan secara menyatu (seamless), sehingga memberi karakter yang kuat pada logo.

Baca juga: Kado HUT Semarang, PBB Diskon 10 Persen

“Lung-lungan artinya tumbuh bergerak. Desainer cerdas mengolah lung-lungan dengan aksen angka delapan yang seamless,” jelas Darfi. Ia juga mengapresiasi proses penyelenggaraan lomba yang dinilai berjalan objektif.

Panitia memberikan ruang penuh kepada dewan juri untuk menyusun sistem penilaian sehingga karya yang terpilih benar-benar memenuhi aspek tema, kualitas desain, hingga originalitas.

Logo tersebut diharapkan menjadi simbol semangat masyarakat Jateng dalam menyambut Hari Jadi ke-81 sekaligus memperkuat identitas visual provinsi di berbagai kegiatan resmi sepanjang perayaan.

Logo boleh berganti setiap tahun, tetapi maknanya akan terasa sia-sia kalau semangat “Gumregut Nyawiji” hanya berhenti di baliho dan media sosial. Sebab persatuan tak pernah cukup hanya digambar, ia harus benar-benar dijalankan. (tebe)

You Might Also Like

20 Rumah Apung Siap Dibangun di Demak

Wali Kota Semarang Minta Maaf soal Pohon Tumbang Tewaskan Dua Orang

Kiai Ashari Cabuli 50 Santriwati, Kemenag Cabut Izin Ponpes Tahfidzul Quran Ndholo Kusumo

THR ASN Seret Cair, Ternyata Nyangkut di Tempat Ini

Wamenkum: “Dosen dan Aparat Hukum Juga Mulai dari Bab Satu”

TAGGED:ahmad luthfiHARI JADI KE-81 JATENGheadlinepemprov jateng
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article PERINGATI HAN 2026 - ICONNET merihakan Hari Anak Nasional (HAN) 2026. ICONNET berkomitmen mendukung tumbuh kembang anak sebagai masa depan bangsa. Meriahkan Hari Anak Nasional 2026, ICONNET Dukung Tumbuh Kembang Generasi Penerus Bangsa
Next Article 25 Daerah di Jateng Kekeringan, Pemprov Gelontorkan 6,8 Juta Liter Air Bersih

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Biar Nggak Main Hakim Sendiri, Warga Diajak “Melek” Hukum

MTQ Nasional, Pemprov Siapkan 306 Nakes

3.796 Paralegal Jateng Disiapkan Jadi “Penolong Pertama”

Jelang Turnamen Percasi, BMCC Gelar Pembekalan Tim

BELAJAR POLITIK - Siswa Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri 1 Demak belajar berdemokrasi melalui Pemilihan Ketua Organisasi Siswa Intra Sekolah (Pemilos), Jumat (11/9/2026).

Pemilos Jadi Ajang Belajar Politik Sejak Dini, Bawaslu Demak Dorong Demokrasi Inklusif di SLB

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Olahraga

Indonesia Gaspoll! Sabet Juara Umum ASEAN School Games 2025

November 29, 2025
Pendidikan

Punya Prestasi Internasional, Eh Gak Lolos SPMB Bikin Tanda Tanya Besar

Juni 23, 2026
Nurul, pria asal pesisir selatan Blitar, mencium sarang tawon vespa peliharaannya.
Unik

Kisah Nurul, Pawang Tawon Vespa dari Blitar: Dengungnya seperti Lagu Nostalgia

Februari 11, 2026
Sumur Pertamina di Subang mengalami kebocoran pipa hingga menimbulkan ledakan, Selasa (5/8/2025). Dua pekerja jadi korban.
Unik

Sumur Pertamina di Subang Bocor dan Meledak, Dua Pekerja Jadi Korban

Agustus 5, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Batik Parang Bertemu Lung-lungan, Logo Hari Jadi ke-81 Jateng
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?