Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Pemilos Jadi Ajang Belajar Politik Sejak Dini, Bawaslu Demak Dorong Demokrasi Inklusif di SLB
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Pemilos Jadi Ajang Belajar Politik Sejak Dini, Bawaslu Demak Dorong Demokrasi Inklusif di SLB

R. Izra
Last updated: September 11, 2026 8:13 pm
By R. Izra
3 Min Read
Share
BELAJAR POLITIK - Siswa Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri 1 Demak belajar berdemokrasi melalui Pemilihan Ketua Organisasi Siswa Intra Sekolah (Pemilos), Jumat (11/9/2026).
BELAJAR POLITIK - Siswa Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri 1 Demak belajar berdemokrasi melalui Pemilihan Ketua Organisasi Siswa Intra Sekolah (Pemilos), Jumat (11/9/2026).
SHARE

BACAAJA, DEMAK – Penyandang disabilitas juga mempunyai hak politik seperti warga negara lainnya. Mereka punya hak suara. Mereka juga adalah elemen penting bangsa dalam berdemokrasi.

Siswa Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri 1 Demak belajar berdemokrasi melalui Pemilihan Ketua Organisasi Siswa Intra Sekolah (Pemilos), Jumat (11/9/2026).

Pemilos di SLB Negeri 1 Demak mendapat pendampingan dari Anggota Bawaslu Demak, Kusfitria Marstyasih, bersama jajaran Sekretariat Bawaslu Demak.

Bukan sekadar memilih Ketua OSIS, Pemilos ini juga menjadi ruang belajar tentang bagaimana demokrasi bisa berjalan secara inklusif dan tanpa diskriminasi.

Bacaaja: Kolaborasi UPGRIS-Bawaslu Demak, Ajak Guru Jadi ‘Sahabat Demokrasi’ Pemilih Pemula
Bacaaja: Dosen UPGRIS Ditahan dalam Kasus Penipuan Lomba Tari Piala Gubernur

Kusfitria atau yang akrab disapa Pipit mengatakan, Pemilos di SLB Negeri 1 Demak menjadi contoh nyata bahwa setiap orang yang memiliki hak politik harus mendapat kesempatan yang sama.

“Pemilos di SLB ini bagian bukti konkret dari demokrasi inklusif. Di Pemilu, bagi semua yang memiliki hak pilih seharusnya tidak ada ruang diskriminasi,” tuturnya.

Menurutnya, proses pemungutan suara dalam Pemilu juga harus dibuat ramah dan mudah diakses penyandang disabilitas.

Bawaslu Demak kemudian memberikan edukasi mengenai sejumlah potensi pelanggaran dalam proses pemilihan. Di antaranya kampanye saat pemungutan suara dan intimidasi terhadap pemilih.

“Salah satu yang menjadi potensi pelanggaran adalah berkampanye saat tahapan pemungutan suara dan juga intimidasi ke Pemilih,” ujarnya.

Agar edukasi dan pencegahan pelanggaran bisa diterima siswa berkebutuhan khusus dengan baik, Bawaslu Demak menilai perlu ada kerja sama berkelanjutan dengan pihak SLB.

Bawaslu juga mengusulkan adanya TPS khusus bagi pemilih berkebutuhan khusus di lingkungan SLB. Menurut Bawaslu, langkah tersebut bisa mempermudah akses pemilih disabilitas sekaligus memperkuat praktik demokrasi yang inklusif.

Kepala SLB Negeri 1 Demak, Muhson, menyambut baik pendampingan tersebut. Ia menegaskan bahwa demokrasi bukan hanya milik masyarakat umum, tetapi juga anak-anak berkebutuhan khusus.

“Demokrasi bukan hanya untuk orang normal saja, tetapi juga untuk anak-anak istimewa,” tuturnya.

Muhson juga mengapresiasi Bawaslu Demak yang untuk pertama kalinya memberikan pendampingan dalam pelaksanaan Pemilos di sekolah tersebut.

Tiga paslon, 79 surat suara

Pemilos digelar di halaman sekolah dan diikuti tiga pasangan calon OSIS. Mereka adalah:

  1. Paslon 01: Talita Lubna-Hanania
  2. Paslon 02: Alfian Zazama-M. Alfian Hidayat
  3. Paslon 03: Sabila Choirunnisa-Marsyandi Novriyanto Putra

Dari 79 surat suara yang digunakan, sebanyak 75 suara dinyatakan sah dan 4 suara tidak sah. Hasilnya, Paslon nomor urut 02 keluar sebagai pemenang dengan perolehan 31 suara.

Bagi para siswa SLB Negeri 1 Demak, Pemilos ini bukan cuma soal siapa yang menang. Mereka juga mendapat pengalaman langsung bagaimana memilih, menggunakan hak suara, sekaligus belajar menghargai proses demokrasi. (*)

You Might Also Like

Tokoh Agama Kecipratan Duit Korupsi PT CSA Cilacap Rp237 Miliar: Haram di Bibir, Halal di Rekening?

Ekonomi Jateng Lagi Ngebut: Tumbuh 5,37 Persen

Amnesty Sebut Penangkapan 2 Komentator Pidato Prabowo Langgar Putusan MK: Kriminalisasi Suara Rakyat

Terbongkar! Begini Cara Gus Yazid Samarkan Duit Hasil Korupsi Jatah Eks-Pangdam Widi

PSIS Lagi “Checkout” Banyak: 9 Pemain Masuk, 4 Pamitan

TAGGED:bawaslu demakdemokrasipemilosPolitikslb negeri 1 demak
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Penjabat Ketua BPD Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Jawa Tengah Albert Dwijaya. (ist) Luar Biasa! MTQ Nasional Bikin Okupansi Hotel di Semarang Capai 90 Persen
Next Article Jelang Turnamen Percasi, BMCC Gelar Pembekalan Tim

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Biar Nggak Main Hakim Sendiri, Warga Diajak “Melek” Hukum

MTQ Nasional, Pemprov Siapkan 306 Nakes

3.796 Paralegal Jateng Disiapkan Jadi “Penolong Pertama”

Jelang Turnamen Percasi, BMCC Gelar Pembekalan Tim

BELAJAR POLITIK - Siswa Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri 1 Demak belajar berdemokrasi melalui Pemilihan Ketua Organisasi Siswa Intra Sekolah (Pemilos), Jumat (11/9/2026).

Pemilos Jadi Ajang Belajar Politik Sejak Dini, Bawaslu Demak Dorong Demokrasi Inklusif di SLB

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Daerah

Cegah Stunting Nih, Ratusan Balita Brebes Dapat Paket Gizi

Juli 16, 2026
Info

Oracle Pangkas Ribuan Karyawan, Fokus Gaspol Bangun Infrastruktur AI

April 3, 2026
Olahraga

Purbalingga Tuan Rumah Kejurprov Futsal Jateng 2025

Juli 4, 2025
Hukum

Aset Rp510 Miliar Bos Sritex Disita Kejagung

September 12, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Pemilos Jadi Ajang Belajar Politik Sejak Dini, Bawaslu Demak Dorong Demokrasi Inklusif di SLB
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?