Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Oracle Pangkas Ribuan Karyawan, Fokus Gaspol Bangun Infrastruktur AI
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Oracle Pangkas Ribuan Karyawan, Fokus Gaspol Bangun Infrastruktur AI

Keputusan ini diambil di bawah kepemimpinan Larry Ellison, yang ingin memastikan Oracle tetap kompetitif di tengah persaingan sengit dengan perusahaan teknologi lain. Dengan memangkas sekitar 18-19 persen dari total tenaga kerja global, Oracle diperkirakan bisa menghemat hingga 10 miliar dolar AS atau sekitar Rp170 triliun. Dana jumbo ini nantinya bakal dipakai buat membangun dan memperluas pusat data AI

Nugroho P.
Last updated: April 3, 2026 1:27 pm
By Nugroho P.
3 Min Read
Share
ilustrasi karyawan dipecat
SHARE

BACAAJA, JAKARTA – Kabar mengejutkan datang dari raksasa teknologi Oracle yang resmi melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) besar-besaran terhadap sekitar 30.000 karyawan. Informasi ini nggak disampaikan lewat pertemuan tatap muka atau town hall meeting, tapi langsung lewat email yang dikirim serentak ke para pekerja di berbagai negara. Langkah ini jadi bagian dari restrukturisasi besar yang digagas perusahaan demi mengalihkan fokus ke pengembangan teknologi kecerdasan buatan atau AI yang lagi jadi “medan perang” baru di industri teknologi global.

Keputusan ini diambil di bawah kepemimpinan Larry Ellison, yang ingin memastikan Oracle tetap kompetitif di tengah persaingan sengit dengan perusahaan teknologi lain. Dengan memangkas sekitar 18-19 persen dari total tenaga kerja global, Oracle diperkirakan bisa menghemat hingga 10 miliar dolar AS atau sekitar Rp170 triliun. Dana jumbo ini nantinya bakal dipakai buat membangun dan memperluas pusat data AI, termasuk infrastruktur cloud yang jadi tulang punggung layanan masa depan mereka. Intinya, perusahaan lagi “geser haluan” dari model lama ke bisnis berbasis AI yang lebih agresif.

PHK ini berdampak luas, mulai dari karyawan di Amerika Serikat, India, Kanada, sampai Meksiko. Banyak dari mereka menerima email pemberitahuan di pagi hari, yang langsung menyatakan bahwa posisi mereka dihapus sebagai bagian dari perubahan organisasi. Nggak cuma itu, akses ke sistem kerja seperti komputer kantor, email, dan dokumen internal juga langsung dinonaktifkan di hari yang sama. Meski terdengar dingin, pihak manajemen memastikan bahwa karyawan yang terdampak tetap mendapatkan paket pesangon sesuai aturan yang berlaku.

Menariknya, keputusan ini diambil di saat performa keuangan Oracle sebenarnya lagi cukup solid. Dalam laporan terakhir, pendapatan perusahaan justru tumbuh sekitar 22 persen dan melampaui ekspektasi pasar. Tapi ironisnya, kondisi itu nggak sejalan dengan pergerakan saham mereka yang malah turun cukup dalam sejak awal tahun. Hal ini jadi salah satu alasan kenapa perusahaan memilih langkah efisiensi ekstrem, demi menjaga arus kas tetap kuat untuk investasi jangka panjang.

Di balik semua ini, permintaan terhadap infrastruktur AI memang lagi meledak. Oracle bahkan mengakui kalau kebutuhan terhadap GPU dan CPU untuk AI saat ini jauh lebih tinggi dibandingkan ketersediaannya. Selain itu, perusahaan juga mulai menguji penggunaan agen AI untuk menggantikan pekerjaan administratif rutin yang sebelumnya dikerjakan banyak engineer. Artinya, bukan cuma bisnisnya yang berubah, tapi juga cara kerja di dalam perusahaan ikut berevolusi. Langkah besar ini jadi sinyal kuat kalau era AI bukan lagi sekadar tren, tapi sudah jadi arah utama industri teknologi global. (*)

You Might Also Like

Indonesia ke Final FIFA ASEAN Cup 2026, Singapura Jadi Korban Pesta Gol Malaysia

Pelajar SMA Lecehkan Bule Australia

Indonesia Tanah Air Siapa? Jejak Obral Konsesi Lahan Hutan

Dari Balik Tembok Lapas, Semangat Pancasila Tetap Berkibar

War Tiket Dimulai! Mudik Gratis Kemenhub 2026 Siap Dibuka

TAGGED:karyawanpecat karywan
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Varian Covid Cicada Muncul Lagi, Sudah Nyebar Ke Banyak Negara
Next Article Surat Siswa Kudus Viral, Tolak MBG Demi Guru Heboh

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Indonesia ke Final FIFA ASEAN Cup 2026, Singapura Jadi Korban Pesta Gol Malaysia

UKIR SEJARAH - Mahasiswi Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) Semarang, Nurisa Dian Ashrifah, mengukir tinta emas dalam sejarah olahraga panahan Indonesia setelah meraih emas nomor compound individu putri pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Mahasiswi Udinus Semarang Bikin Sejarah Panahan Indonesia, Raih Emas di Asian Games 2026

Lapas Purwodadi Pastikan Data Pemilih Warga Binaan Tetap Terdata

Kepulan asap membumbung tinggi di area TPA Jatibarang Semarang, Rabu (30/9/2026). (bae)

Hati-Hati! Asap TPA Jatibarang Mengandung Partikel Berbahaya

Sabut Kelapa Buatan Warga Binaan Lapas Semarang Tembus Yunani

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Info

Operasi Patuh 2026 Dimulai

Juni 4, 2026
Ketua DPD PDIP Jateng, Dolfie Othniel Frederic Palit (tengah), saat menyampaikan keterangan pers kepada awak media.
Info

PDIP Jateng Kebut Konsolidasi Struktur Partai hingga Akar Rumput, Target Menang Pemilu 2029

Mei 28, 2026
Info

Stasiun Tawang Mulai Ramai, Puncak Mudik Diprediksi 19 Maret

Maret 14, 2026
Pendidikan

Undip Bantu UMKM Jabungan Tentukan Harga Jual Produk

November 11, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Oracle Pangkas Ribuan Karyawan, Fokus Gaspol Bangun Infrastruktur AI
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?