Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Jumlah Penerima Insentif Guru Sekolah Minggu Naik 300 Persen!
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Daerah

Jumlah Penerima Insentif Guru Sekolah Minggu Naik 300 Persen!

T. Budianto
Last updated: Oktober 31, 2026 11:24 pm
By T. Budianto
3 Min Read
Share
SAMBUTAN WALI KOTA: Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti memberikan sambutan dalam acara Khotmil Quran dan Istighotsah dalam rangka Hari Santri 2026 yang diadakan PWNU Jateng, beberapa waktu lalu. (Foto: Pemkot Semarang)
SHARE

BACAAJA.CO, SEMARANG– Kabar baik buat para pengabdi keagamaan di Kota Semarang. Jumlah penerima bisyaroh alias insentif dari Pemkot Semarang bertambah ribuan orang. Bukan cuma guru ngaji, guru sekolah minggu hingga tenaga pendidik keagamaan dari kelompok Buddha juga mulai masuk daftar penerima.

Pada 2025, penerima insentif tercatat 6.572 orang. Tahun 2026 jumlahnya meningkat menjadi 9.992 orang. Artinya, ada tambahan 3.420 penerima atau naik sekitar 52,04 persen.

Peningkatan tersebut disampaikan Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng melalui Plt Asisten II Yudi Hardianto saat menghadiri Istighosah Akbar dan Napak Tilas Sejarah Santri Kota Semarang di Pondok Pesantren Salafi Luhur Dondong, Mangkang, Jumat (30/10/2026).

Baca juga: Penerima Bisyaroh Pemkot Semarang Tembus 4.000 Orang

Menurut Yudi, penambahan penerima bisyaroh merupakan bentuk perhatian Pemkot terhadap pendidik keagamaan dan pelayan umat yang selama ini ikut menjaga kehidupan sosial serta pendidikan masyarakat.

“Perhatian kepada para pendidik dan pelayan umat merupakan bagian dari ikhtiar untuk menjaga keberlangsungan pendidikan, pelayanan keagamaan, dan kehidupan sosial masyarakat. Mereka menjalankan pengabdian yang manfaatnya dirasakan jauh melampaui ruang kelas maupun tempat ibadah,” ungkapnya.

Kalau dibedah berdasarkan kategori, kenaikan paling mencolok terjadi pada penerima dari kalangan Guru Sekolah Minggu (GSM). Jumlahnya melonjak dari 250 menjadi 1.000 orang atau naik 300 persen.

Guru Lembaga Pendidikan Al-Qur’an (LPQ) juga bertambah dari 3.000 menjadi 4.000 orang. Sementara guru Madrasah Diniyah (Madin) meningkat dari 1.000 menjadi 1.390 orang.

Petugas Masjid

Untuk kelompok pelayan umat, penerima dari kalangan perawat jenazah atau modin naik dari 600 menjadi 1.000 orang. Marbot dan petugas kemakmuran masjid juga bertambah dari 531 menjadi 885 orang.

Tak berhenti di situ, Pemkot Semarang memperluas cakupan penerima dengan memasukkan enam pendidik keagamaan Buddha serta 320 tenaga pendidik yang tergabung dalam Ikatan Guru Raudhatul Athfal (IGRA).

Yudi menegaskan, perhatian terhadap pendidik keagamaan tidak cukup diwujudkan lewat acara seremonial. Dukungan harus hadir dalam kebijakan dan program yang berkelanjutan.

Baca juga: Puluhan Tahun Mengajar Ngaji, Tiga Guru Madin di Semarang Dapat Hadiah Umrah

Program bisyaroh ini juga bukan kebijakan yang muncul tiba-tiba. Pemberian insentif bagi pengabdi keagamaan merupakan salah satu dari 11 program unggulan pasangan Agustina-Iswar saat Pilkada 2024 untuk periode kepemimpinan 2025-2030.

Dengan jumlah penerima yang kini mendekati 10 ribu orang, pekerjaan rumah berikutnya adalah memastikan program berjalan konsisten dan tepat sasaran. Sebab, janji kampanye memang bisa berubah menjadi program pemerintah.

Namun, bagi para guru ngaji, guru sekolah minggu, marbot, dan pelayan umat, yang paling terasa bukan seberapa sering program diumumkan, melainkan seberapa nyata manfaatnya sampai ke tangan mereka. (tebe)

You Might Also Like

Semarang Jaga Toleransi hingga Tempat Peristirahatan Terakhir

Warga Pati Ramai-Ramai Kirim Surat Cinta ke KPK Minta Tangkap Sudewo!

Diabetes Jadi “Langganan” Peserta Skrining BPJS Semarang

Dari Makan Bergizi Gratis ke Makan Beracun Gratis: Menu Baru dari Dapur Kekuasaan

Peradi SAI Semarang Cari Nahkoda Baru

TAGGED:agustina wilujengheadlinepemkot semarang
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Kedu Raya Tuan Rumah Porprov 2030
Next Article APBD 2027 Bukan Uang Pribadi, Sekda Jateng Ingatkan Pejabat Jangan Nekat

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Catat! Ini Syarat Pekerja yang Terima BSU 2026, Gaji Maksimal Rp 3,5 Juta

Dua Atlet Meninggal Saat Porprov, Pengamat Soroti Persiapan dan Manajemen Risiko

Penerima Bisyaroh Semarang Melonjak 52 Persen, Siapa Saja yang Kebagian?

APBD 2027 Bukan Uang Pribadi, Sekda Jateng Ingatkan Pejabat Jangan Nekat

Jumlah Penerima Insentif Guru Sekolah Minggu Naik 300 Persen!

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Hukum

Wamenkum: “Dosen dan Aparat Hukum Juga Mulai dari Bab Satu”

Agustus 24, 2026
RAPAT BERSAMA--Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng paparan dalam rapat bersama organisasi perangkat daerah. (bae)
Info

No Debat! Agustina: Lunas Iuran BPJS Jadi Syarat Ikut Tender di Pemkot Semarang

Juni 27, 2026
Ilustrasi Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).
Info

Mekanisme Pemilihan Ketua Umum PBNU Berubah: dari Voting Muktamirin Menjadi Ditunjuk AHWA

Agustus 30, 2026
BIDIK KASUS - Ilustrasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Hukum

KPK Tangkap 5 Orang saat OTT Bupati Sukoharjo, Siapa 4 Orang Lainnya?

Juli 10, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Jumlah Penerima Insentif Guru Sekolah Minggu Naik 300 Persen!
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?