Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: 20 Rumah Apung Siap Dibangun di Demak
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

20 Rumah Apung Siap Dibangun di Demak

Kalau biasanya orang takut rumahnya kebanjiran, warga pesisir Demak justru udah “berdamai” sama air laut. Tapi kali ini, bukan cuma bertahan, mereka mulai naik level. Pemprov Jateng lagi ngebut bangun 20 rumah apung, solusi biar hidup nggak terus-terusan kebawa arus rob.

T. Budianto
Last updated: April 22, 2026 7:27 pm
By T. Budianto
2 Min Read
Share
RUMAH APUNG: Salah satu rumah apung yang berhasil dibangun di Sayung, Demak. (Foto: Pemprov Jateng)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Pemprov Jateng terus gaspol bantu warga pesisir Demak yang tiap hari harus “hidup bareng” rob. Tahun 2026 ini, total 20 unit rumah apung bakal dibangun sebagai solusi hunian buat warga terdampak. Program ini bukan kerja solo. Pemprov Jateng kolaborasi bareng Pemkab Demak dan Bank Jateng, konsepnya gotong royong versi modern.

Kepala Disperakim Jateng, Boedyo Dharmawan bilang, kalau rumah apung ini jadi jawaban atas problem klasik di wilayah pesisir, khususnya di Desa Timbulsloko dan Desa Bedono, Kecamatan Sayung, dua wilayah yang udah langganan terendam air laut.

Baca juga: Adaptasi Warga Pesisir Semarang-Demak Mencari Penghidupan di Tengah Rob

“Rumah apung ini jadi langkah solutif buat warga terdampak rob,” jelasnya, Rabu (22/4/2026). Menurutnya, konsep kolaborasi ini sejalan dengan semangat “Ngopeni Nglakoni Jawa Tengah” yang diusung Gubernur Ahmad Luthfi dan Wakil Gubernur Taj Yasin. Intinya, kerja bareng, bukan jadi “pahlawan tunggal”.

“Pak Gubernur selalu bilang, ini kerja super team, bukan superman. Jadi semua pihak harus terlibat,” lanjutnya. Kalau ditarik ke belakang, program ini sebenarnya sudah jalan sejak beberapa tahun lalu. Total sampai akhir 2025, sudah ada 15 rumah apung yang berdiri, mulai dari prototype, bantuan yayasan, sampai CSR Bank Jateng.

Dibiayai APBD

Nah, di 2026 ini skalanya makin serius. Dari 20 unit yang direncanakan, 19 bakal dibangun di Desa Timbulsloko dan 1 unit di Desa Bedono. Bahkan, 17 unit di antaranya dibiayai langsung dari APBD Provinsi Jateng.

Saat ini, pembangunan tahap awal sudah dimulai sejak Maret 2026 dengan 3 unit pertama. Penerimanya antara lain Rokani di Bedono, serta Krisma dan Ngadiyanto di Timbulsloko. Targetnya, Mei nanti sudah bisa ditempati.

Baca juga: Luthfi: Normalisasi Sungai jadi Solusi Jangka Pendek Atasi Banjir Rob di Sayung Demak

Harapannya simpel tapi penting: warga bisa punya tempat tinggal yang lebih aman, layak, dan nggak lagi was-was tiap air laut naik.

Di saat sebagian orang sibuk cari rumah view laut, warga Demak justru lagi belajar hidup di atasnya. Bedanya tipis, yang satu gaya hidup, yang satu lagi cara bertahan hidup. (tebe)

You Might Also Like

Varian Covid Cicada Muncul Lagi, Sudah Nyebar Ke Banyak Negara

Bupati Pati Sudewo Respons Tuntutan Mundur: Semuanya Ada Mekanismenya

PWI Jateng Resmi Dilantik: Setiawan Pegang Kemudi, Jurnalis Diminta Tetap Waras di Era Riuh

Lagi Ngeri, 126 Ribu Pekerja Kena PHK!

18,3 Persen Anak di Jateng Alami Pelecehan di Internet

TAGGED:headlinepemkab demakpemprov jatengrob demakrumah apung
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Botol Bekas Ditukar Lumpia, Cara Pemkot Ajak Warga Peduli Sampah
Next Article Enam Warisan Budaya Semarang Diakui Nasional

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Ketahuan Curang UTBK, Alat Tersembunyi Bikin Geger Kampus Semarang

Gelombang Haji Jateng Mulai Bergerak, Kloter Berangkat Tanpa Transit

Ihram Bukan Gaya, Ini Aturan Penting yang Sering Disalahpahami

KDMP Beromzet Sebulan Rp60 Juta, Ketuanya Gak Cuan Sama Sekali!! Apes Bos

Ilustrasi godaan mudahnya pencairan pinjaman online (pinjol).

Utang Pinjol RI Tembus Rp100 Triliun, Gen Z dan Milenial Paling Banyak Terjerat

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Donald Trump menandatangani Agreement on Reciprocal Trade (ART) di Washington, D.C, pada Jumat (20/2/2026). (Kemenko Perekonomian)
Ekonomi

Prabowo-Trump Sepakat: Indonesia Kena Tarif 19 Persen, Produk AS Bebas Bea Masuk RI

Februari 20, 2026
Wakil Rektor IV Universitas Diponegoro (Undip), Wijayanto, menjelaskan seputar pasukan buzzer dalam acara workhsop di kampusnya, Jumat (22/8/2025). *bae
Unik

Industri Gelap Buzzer Politik: Bisnis Manipulasi Opini di Medsos

Agustus 22, 2025
Kondisi TPA Tanjungrejo, Kudus.
Info

Kudus Kota Kotor, Dapat Sanksi Kementerian LH Gegara Pengelolaan Sampah Gak Beres

Desember 27, 2025
Info

Jelang Iduladha, Pemprov Gaspol “Healing”

April 16, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: 20 Rumah Apung Siap Dibangun di Demak
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?