Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Dari NIB Sampai QRIS, Mahasiswa KKN Undip Kini Tak Hanya Bawa Proposal
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Pendidikan

Dari NIB Sampai QRIS, Mahasiswa KKN Undip Kini Tak Hanya Bawa Proposal

KKN sekarang memang beda vibes. Bukan cuma soal tidur di balai desa atau bikin plang penunjuk jalan, tapi juga soal gimana UMKM kampung bisa ikut nimbrung di dunia digital tanpa harus minder sama toko online kota besar.

T. Budianto
Last updated: Mei 26, 2026 6:11 pm
By T. Budianto
4 Min Read
Share
DOKUMEN KERJA SAMA: Dekan FPP Undip, Prof Sugiharto, SPt, MSc, PhD dan Branch Office Head PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Cabang Kendal, Eldi Ledelsa menunjukkan dokumen kerja sama usai penandatanganan program KKN Tematik Desa BRILiaN di Semarang, Selasa, (25/5). (Foto: Ist)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Mahasiswa Undip bareng PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk lagi serius ngajarin UMKM desa masuk dunia digital. Mulai dari jualan online, bikin NIB, sampai ngenalin QRIS buat warung yang biasanya masih andalkan uang receh di kaleng biskuit.

Program itu dikemas lewat pembekalan Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Desa BRILiaN yang digelar Fakultas Peternakan dan Pertanian (FPP) Undip di Gedung G Dekanat FPP, Selasa (26/5/2026).

Sebanyak 45 mahasiswa bakal diterjunkan ke Desa Getas, Kecamatan Singorojo, Kabupaten Kendal dalam tiga kloter. Mereka nggak cuma datang bawa spanduk KKN dan dokumentasi upload Instagram, tapi juga misi bantu UMKM desa naik kelas lewat digitalisasi.

Fokus pendampingannya lumayan komplet. Dari digital marketing, penguatan manajemen usaha, legalitas bisnis seperti Nomor Induk Berusaha (NIB), sampai pengembangan produk unggulan desa.

Baca juga: Perkuat Kualitas Akademik, FPP Undip Gelar Workshop RPS OBE-SDGs

Yang menarik, mahasiswa yang ikut program ini datang dari berbagai jurusan. Ada dari FPP, Fakultas Kedokteran, Fakultas Teknik, Fakultas Hukum, Fakultas Psikologi, Fakultas Ilmu Budaya, Fakultas Ekonomika dan Bisnis, Fakultas Kesehatan Masyarakat sampai Fakultas Sains dan Matematika. Jadi, vibes-nya bukan sekadar KKN biasa, tapi kayak “pasukan lintas jurusan” buat bantu desa lebih melek digital.

Ketua pelaksana kegiatan, Dr Ir Cahya Setya Utama, SPt, MSi, IPM mengatakan, program bertajuk “Smart Eco Village Program” ini diarahkan untuk menciptakan desa yang lebih cerdas, mandiri, dan berkelanjutan berbasis pemberdayaan masyarakat.

Sementara itu, Dekan FPP Undip, Prof Sugiharto, SPt, MSc, PhD menegaskan, mahasiswa harus hadir sebagai solusi nyata di tengah masyarakat. “Kami ingin mahasiswa membantu masyarakat desa beradaptasi dengan perkembangan digital dan meningkatkan nilai ekonomi dari potensi lokal yang dimiliki,” ujarnya.

Keuangan Digital

Nantinya para mahasiswa bakal ngajarin pelaku UMKM cara jualan lewat media sosial dan marketplace. Mereka juga bakal membantu pembukuan sederhana sampai ngenalin layanan keuangan digital seperti QRIS dan agen BRILink.

Metode pendampingannya pun dibuat door-to-door alias langsung turun ke rumah-rumah warga. Cara ini dianggap lebih efektif karena mahasiswa bisa melihat langsung problem yang dialami pelaku usaha kecil di lapangan, terutama yang masih asing dengan teknologi digital.

Branch Office Head PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Cabang Kendal, Eldi Ledelsa mengatakan, kolaborasi dengan Undip menjadi bagian dari upaya memperkuat UMKM desa agar tidak tertinggal perkembangan zaman.

Menurutnya, masyarakat desa bukan cuma perlu akses layanan keuangan, tapi juga kemampuan memanfaatkan teknologi digital supaya usahanya bisa bertahan dan berkembang.

Baca juga: Undip Kembangkan Sentra Domba Terpadu di Desa Tumbrep

Program ini juga terhubung dengan sejumlah program pemberdayaan lain seperti Penguatan Desa, Klasterku Hidupku, Rumah BUMN, dan LinkUMKM yang diarahkan untuk memperkuat ekosistem usaha desa dari produksi sampai akses pasar.

Meski begitu, tantangan yang dihadapi masih cukup banyak. Mulai dari keterbatasan modal usaha, rendahnya literasi digital, sampai manajemen usaha yang masih sederhana. Karena itu, mahasiswa dibekali strategi pendampingan yang lebih aplikatif dan nggak cuma teori kelas semata.

Lewat KKN Tematik Desa BRILiaN ini, Undip dan BRI berharap produk lokal desa bisa makin kompetitif dan lebih gampang masuk pasar digital.

Karena di zaman sekarang, warung yang belum kenal QRIS mungkin bukan kalah rasa dagangannya, cuma kalah cepat sama notifikasi “ting ting pembayaran berhasil”. (tebe)

You Might Also Like

Perundungan di SMP Nasima Disorot, FPDI-P Minta Disdik Jangan Diam

Dua Sekolah di Wonoplumbon Satukan Barisan Rayakan Kemerdekaan

Pengamat Bilang PDIP Pede Kawal Suara Rakyat, Makanya Nolak Pilkada Lewat DPRD

Jagung Unwahas Tinggal Nunggu Lampu Hijau

Luthfi: Sekolah Bukan Cuma Tempat Belajar, Tapi “Jalan Keluar” dari Kemiskinan

TAGGED:brifpp undipkkn tematikundip
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Kostum dan Kebun: Cara PAUD Labschool Unnes Ajari Anak Cinta Bumi
Next Article Masjidil Haram Tak Pernah Tidur, Jutaan Hati Selalu Pulang Kesana

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Maulid dan Maulud, Apa Bedanya Menurut Quraish Shihab?

MAKNA KEMERDEKAAN - Bagi PLN Icon Plus, semangat kemerdekaan diwujudkan melalui kontribusi hadirkan solusi teknologi, telekomunikasi, konektivitas, dan layanan digital.

PLN Icon Plus Regional Jawa Bagian Tengah Maknai HUT ke-81 RI: Perkuat Sinergi dan Kontribusi bagi Indonesia

Kurangi Penggunaan Air Tanah, PDAM dan Satpol PP Mulai “Sisir” Kawasan Industri

Empat Sekolah Satu Meja, BOSKIN Tak Cuma Habis di Laporan

ATAS PERMINTAAN APARAT - Bank Mandiri, melalui akun IG resmi mereka menyatakan pemblokiran rekening Supriyono alias Botok, warga Pati, atas permintaan aparat. Namun, Mandiri tak menjelaskan instirusi aparat negara tersebut.

Teguh Pati Pertanyakan Rekening Bank Mandiri Botok Diblokir: Kami Ini Salah Apa?

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

BELAJAR KOPERASI - Pelajar di Jateng, mulai dari setingkat SD hingga SMA akan mendapat pembelajaran koperasi, mulai tahun ajaran 2026/2027. (ist)
Pendidikan

Pelajar Setingkat SD-SMA di Jateng akan Belajar Koperasi, Mulai Ajaran Baru Tahun Ini

Mei 21, 2026
Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian kanan dan Wakil Ketua Komisi Esti Wijayati saat memimpin RDP dengan Iluni FHUI, IKA USU, ABP, PTSI, di Ruang Rapat Komisi Gedung Senayan Jakarta.jpg (1)
Pendidikan

Sekolah Rakyat: Solusi Pendidikan Gratis untuk Anak Muda dari Keluarga Miskin Minimalisir Angka Putus Sekolah

September 11, 2025
[17.52, 24/4/2026] Baihaqi Annizar - Jateng Today: Dosen Unwahas Terbang ke China, Dalami AI untuk Ngajar BACAAJA, SEMARANG - Sejumlah dosen Fakultas Agama Islam Universitas Wahid Hasyim (Unwahas) terbang ke luar negeri. Mereka ikut pelatihan buat dalami kecerdasan buatan atau AI. Programnya bertajuk Artificial Intelligence Application Enhancement. Fokusnya jelas, gimana dosen bisa pakai AI biar pembelajaran makin relevan. Pelatihan digelar di Central China Normal University (CCNU) di Wuhan, China. Kampus ini dikenal kuat di riset pendidikan. Total ada 20 peserta yang ikut. Tiga di antaranya dari FAI Unwahas, yakni Ghufron Hamzah, Muhammad Ahsanul Husna, dan Nurul Azizah. Mereka gabung dengan tenaga pendidik lain di bawah naungan PWNU Jawa Tengah. Kegiatannya berlangsung selama tujuh hari, mulai 20 sampai 26 April 2026. Materi yang dikasih cukup komplet. Mulai dari integrasi teori dan teknologi, desain pembelajaran digital, sampai pemanfaatan platform kampus berbasis AI. Peserta juga diajak praktik langsung. Jadi bukan cuma denger materi, tapi sekalian nyobain sistem pembelajaran berbasis AI. Ghufron bilang, pelatihan ini penting buat dorong perubahan di dunia pendidikan. Terutama dari model konvensional ke sistem digital. “Langkah ini menjadi bagian dari upaya mendorong ekosistem pendidikan agar mampu beradaptasi menuju sistem digital yang lebih efektif dan inovatif,” ujarnya. Ia menegaskan, transformasi digital sekarang sudah jadi kebutuhan. Apalagi perkembangan teknologi makin cepat, termasuk AI. Menurutnya, Unwahas juga sudah mulai berproses jadi kampus digital. Makanya pelatihan ini dinilai pas banget. “Harapannya bisa kami aplikasikan di kampus nantinya,” katanya. Pelatihan ini diisi para pakar AI dengan metode interaktif. Ada pemaparan materi, ada juga diskusi bareng peserta. Harapannya, sepulang dari China para dosen bisa langsung menerapkan ilmunya. Sekaligus ikut mendorong transformasi pendidikan di Indonesia. *bae [17.53, 24/4/2026] Baihaqi Annizar - Jateng Today: Dosen FAI Unwahas dan peserta lain ikut pelatihan AI di Wuhan, China.
Pendidikan

Dengar Wuhan Ingat Covid-19? Dosen Unwahas Terbang ke Sana Dalami AI untuk Ngajar

April 26, 2026
Pendidikan

Semarang Dukung PAUD Emas, Siapkan Bocil Jadi Generasi 2045

Oktober 18, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Dari NIB Sampai QRIS, Mahasiswa KKN Undip Kini Tak Hanya Bawa Proposal
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?