Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Gus Yasin: Akhlak Tak Bisa Digantikan oleh AI
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Pendidikan

Gus Yasin: Akhlak Tak Bisa Digantikan oleh AI

Di tengah kecepatan era digital, ketika anak-anak semakin akrab dengan gawai, kecerdasan buatan (AI), dan banjir informasi, Wagub Jateng, Taj Yasin Maimoen mengingatkan ada satu hal yang tak boleh tertinggal dalam pendidikan: akhlak.

T. Budianto
Last updated: Juni 13, 2026 9:45 pm
By T. Budianto
4 Min Read
Share
BERSAMA ANAK: Wagub Jateng, Taj Yasin bercengkrama dengan putra bungsunya, Nabigh Taj Yasin Maimoen saat menghadiri Pentas Seni, Akhirussanah, dan Khotmil Quran KB/TK Hj Isriati Baiturrahman I Tahun Ajaran 2025/2026 di Gedung Grhadika Bakti Praja, Semarang, Sabtu (13/6/2026). (Foto: Pemprov Jateng)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG– Wagub Jateng, Taj Yasin Maimoen menegaskan pentingnya pendidikan akhlak ditanamkan sejak usia dini sebagai bekal anak-anak menghadapi perkembangan zaman yang bergerak semakin cepat.

Pesan itu disampaikan Gus Yasin saat menghadiri Pentas Seni, Akhirussanah, dan Khotmil Quran KB/TK Hj Isriati Baiturrahman I Tahun Ajaran 2025/2026 di Gedung Grhadika Bakti Praja, Semarang, Sabtu (13/6/2026).

Menurutnya, pendidikan karakter tidak bisa menunggu anak tumbuh dewasa. Justru sejak usia PAUD dan taman kanak-kanak, nilai-nilai akhlak harus mulai diperkenalkan dan dibiasakan dalam kehidupan sehari-hari.

“Sejak dini harus ada pendidikan akhlak,” tegasnya. Gus Yasin menilai, perubahan zaman yang begitu cepat membawa banyak peluang sekaligus tantangan bagi generasi muda.

Kemajuan teknologi, perkembangan media sosial, hingga derasnya arus informasi membuat anak-anak perlu memiliki benteng moral yang kuat agar tidak mudah terpengaruh hal-hal negatif.

Baca juga: Jateng Pertahankan Guru Non-ASN

Menurutnya, keimanan dan akhlak yang baik menjadi pegangan penting ketika anak-anak tumbuh di tengah dunia yang terus berubah. “Di tengah perkembangan zaman yang sangat dinamis, benteng diri yang paling kuat adalah keimanan dan akhlak yang baik,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Gus Yasin juga menyampaikan apresiasi kepada Yayasan Pusat Kajian dan Pengembangan Islam (YPKPI) yang selama ini berperan aktif dalam dunia pendidikan di Kota Semarang.

Ia menilai lembaga pendidikan yang tidak hanya fokus pada prestasi akademik, tetapi juga pembentukan karakter, memiliki kontribusi besar dalam mencetak generasi masa depan.

“Saya mengucapkan terima kasih atas berbagai prestasi yang telah diraih dan kontribusi dalam dunia pendidikan di Jateng, khususnya Kota Semarang,” katanya.

Pertunjukan Seni

Selain memberikan sambutan, Gus Yasin tampak menikmati berbagai penampilan yang dibawakan para siswa. Anak-anak KB dan TK tampil percaya diri di atas panggung melalui beragam pertunjukan seni yang menghibur para orang tua dan tamu undangan. Kemandirian dan keberanian anak-anak tampil di depan umum menjadi salah satu hal yang mendapat perhatian khusus dari Taj Yasin.

Sementara itu, Ketua Umum YPKPI Masjid Raya Baiturrahman, Ahmad Darodji mengapresiasi kolaborasi yang terjalin antara sekolah, guru, dan orang tua dalam mendukung tumbuh kembang anak.

Menurutnya, keberhasilan pendidikan tidak bisa dilakukan oleh satu pihak saja, melainkan membutuhkan kerja sama yang kuat dari seluruh elemen yang terlibat.

“Kita memiliki tekad yang sama, yakni membangun anak-anak menjadi generasi yang membanggakan serta menjadi anak yang saleh dan salihah,” ujarnya.

Baca juga: Pelajar Setingkat SD-SMA di Jateng akan Belajar Koperasi, Mulai Ajaran Baru Tahun Ini

Acara berlangsung meriah sejak awal hingga akhir. Penampilan drumband siswa TK yang membawakan sejumlah lagu daerah Jateng sukses menghidupkan suasana.

Tak hanya itu, para siswa juga menampilkan drama teatrikal yang mengisahkan perjalanan Ki Ageng Pandanaran dan Sunan Kalijaga dalam menyebarkan agama Islam yang kemudian menjadi bagian dari sejarah lahirnya Kota Semarang.

Menariknya, dalam drama tersebut putra bungsu Taj Yasin, Nabigh Taj Yasin Maimoen, turut ambil bagian dengan memerankan tokoh Sunan Kalijaga. Penampilan para siswa yang penuh semangat mendapat apresiasi dan tepuk tangan dari para orang tua yang memadati lokasi acara.

Bagi banyak orang tua, momen akhirussanah bukan hanya tentang perpisahan sekolah, tetapi juga menjadi bukti perjalanan anak-anak dalam belajar, tumbuh, dan membangun karakter sejak usia dini.

Di zaman ketika anak TK sudah bisa membuka YouTube sebelum bisa mengikat tali sepatu, pesan tentang akhlak terdengar semakin relevan. Sebab teknologi bisa membuat anak lebih pintar, tetapi hanya karakter yang bisa membuat mereka tetap bijak saat semua orang berlomba menjadi paling cepat. (tebe)

You Might Also Like

Dari Jateng untuk NTT: 16 Relawan dan Ribuan Paket Bantuan Dikirim

Batik Parang Bertemu Lung-lungan, Logo Hari Jadi ke-81 Jateng

Puluhan Santri Diduga Keracunan MBG saat Prabowo Kunjungi Cilacap, 22 Orang Rawat Inap

Banjir dan Longsor Kudus: 2 Tewas, 1 Balita dalam Pencarian

Demak Kebanjiran (Lagi), Pemprov: “Gak Bisa Tambal Sulam Terus”

TAGGED:headlinepemprov jatengpendidikan jatengtaj yasin maimoen
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Mal Baru Terus Tumbuh, Luthfi: Jateng Masih Dipercaya Investor
Next Article Ilustrasi siswa sedang menyantap MBG. Dapur MBG Kebanyakan, Anggaran Bakal Dikurangi

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa.

Detik-detik Purbaya ‘Dipecat’ Prabowo, Masih Pimpin Rapat hingga Telepon dari ‘Bapak’ Berdering

BERSIAP LOMBA - Tiga peserta MTQ Nasional Cabang Fahmil Qur'an dari Maluku Utara sedang menyiapkan diri untuk lomba, Senin (14/9/2026). Satu di antaranya adalah Saifullah, yang mengaku jatuh cinta akan indahnya Semarang. (dul)

Peserta MTQ Nasional dari Ternate Jatuh Cinta Keindahan Semarang

MENKEU BARU - Presiden Prabowo Subianto melakukan reshuffle kabinet lagi. Prabowo melantik Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan (Menkeu) menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa, Senin (14/9/2026).

BREAKING NEWS: Prabowo Reshuffle Kabinet, Suahasil Nazara Gantikan Purbaya sebagai Menkeu

KIAI CABUL--Tampang Achmad Fauzi alias Abah Khan, pengasuh ponpes di Kota Semarang yang cabuli santriwatinya, mengenakan kaus 'Ngopeni Nglakoni' saat digelandang ke kantor Kejari Kota Semarang, Rabu (24/6/2026). (ist)

Ponpes Abah Khan Tak Berizin, Perberat Tuntutan Hukuman Kiai Cabul Semarang

JUARA TURNAMEN--Tim dari SMAN 4 Semarang menerima sertifikat juara pertandingan Free Fire (FF) Battle Royale Mayoritas Tournament, Minggu (13/9/2026). (ist)

SMAN 4 Semarang Juara Turnamen Free Fire Battle Royale Mayoritas

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Sepak Bola

295 Pemain Muda Berebut Tiket Soekarno Cup

Juni 13, 2026
Sepak Bola

Main 10 Orang, PSIS Gagal Bawa Pulang Kemenangan

Maret 2, 2026
Ekonomi

Pakar: Insentif Kendaraan Listrik Jangan Cuma Parkir di Kota

Mei 30, 2026
Mahasiswa Semarang Raya menggelar aksi demonstrasi, pada Kamis (9/4/2026), mengutuk teror air keras terhadap Andrie Yunus dan menolak kasus tersebut disidangkan di peradilan militer. (dul)
Info

Aktivis: Biar Demo Nggak Chaos, Temui Massa Seperti Ganjar

April 11, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Gus Yasin: Akhlak Tak Bisa Digantikan oleh AI
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?