Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Saleh Minta Koperasi Merah Putih Jadi “Warung Besar” Produk Desa
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Saleh Minta Koperasi Merah Putih Jadi “Warung Besar” Produk Desa

Koperasi Desa Merah Putih di Jateng jumlahnya terus nambah. Tapi menurut Wakil Ketua DPRD Jateng, Mohammad Saleh, koperasi jangan cuma berhenti jadi papan nama atau bangunan baru. Yang lebih penting, koperasi harus benar-benar jadi tempat produk desa bisa naik kelas dan laku di pasar.

T. Budianto
Last updated: Mei 18, 2026 2:55 pm
By T. Budianto
3 Min Read
Share
PIMPINAN DEWAN - Wakil Ketua DPRD Jateng, Mohammad Saleh. (ist)
PIMPINAN DEWAN - Wakil Ketua DPRD Jateng, Mohammad Saleh. (ist)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Wakil Ketua DPRD Jateng, Mohammad Saleh mendorong Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) lebih aktif menyerap sekaligus memasarkan produk unggulan desa.

Menurutnya, koperasi tidak cukup hanya berfungsi sebagai lembaga usaha biasa, tetapi juga harus mampu menjadi penggerak ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal.

“Koperasi Merah Putih harus menjadi wadah bagi produk-produk unggulan desa agar bisa berkembang dan memiliki nilai ekonomi yang lebih besar,” ujarnya di Semarang.

Saleh mengatakan setiap desa di Jateng punya potensi berbeda yang bisa dikembangkan melalui koperasi. Mulai dari hasil pertanian, perikanan, peternakan, kerajinan tangan, hingga produk olahan UMKM desa disebut memiliki peluang besar untuk dipasarkan lebih luas.

Baca juga: Mohammad Saleh: BUMD Jangan Cuma Numpang Nama, Saatnya Fokus Nambah PAD

Karena itu, ia meminta pengelolaan koperasi disesuaikan dengan karakteristik masing-masing desa supaya manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat. Berdasarkan data hingga 16 Mei 2026, jumlah Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Jawa Tengah yang sudah beroperasi mencapai 6.271 unit atau sekitar 73 persen dari target.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 2.769 unit bahkan sudah memiliki gedung koperasi sendiri. Capaian itu membuat Jateng menjadi provinsi dengan jumlah gedung dan operasional KDKMP tertinggi secara nasional.

Wakil Ketua DPRD Jateng, Mohammad Saleh. (Foto: Ist)

Ekonomi Kerakyatan

Menurut Saleh, kondisi tersebut menjadi modal besar untuk memperkuat ekonomi kerakyatan di tingkat desa dan kelurahan. “Ini menunjukkan antusiasme masyarakat dan pemerintah desa dalam mengembangkan koperasi cukup tinggi. Tinggal bagaimana koperasi ini benar-benar produktif dan memberi manfaat ekonomi,” katanya.

Ketua DPD Partai Golkar Jawa Tengah itu juga meminta pemerintah daerah terus melakukan pendampingan terhadap pengelolaan koperasi. Mulai dari manajemen usaha, pemasaran produk, hingga peningkatan kualitas sumber daya manusia dinilai penting supaya koperasi bisa berkembang lebih profesional.

Baca juga: M Saleh Dukung Jateng Pasang Target Gila PON 2028: Tembus 3 Besar, Sabet 150 Emas!

Selain itu, koperasi juga diharapkan menjadi jembatan pemasaran bagi produk lokal agar UMKM desa punya akses pasar lebih luas dan tidak kesulitan distribusi. “Kalau koperasi mampu menyerap dan memasarkan produk lokal secara konsisten, maka ekonomi desa akan ikut bergerak,” ujarnya.

Saleh menegaskan pengembangan Koperasi Merah Putih seharusnya tidak hanya fokus mengejar jumlah unit, tetapi juga kualitas pengelolaan dan dampaknya terhadap kesejahteraan masyarakat desa.

Karena koperasi yang sehat seharusnya bukan cuma tempat rapat tahunan dan pasang spanduk, tapi benar-benar jadi mesin penggerak ekonomi warga.  (tebe)

You Might Also Like

Warga Kalbar Tersangka Penyelundupan Ratusan Ton Bawang Bombai di Semarang

Rotasi dan Ganti Posisi, 16 Pejabat Baru Purbalingga Dilantik

THR ASN Seret Cair, Ternyata Nyangkut di Tempat Ini

Diterjang Angin, Rumah Warga Siap Diperbaiki Lewat RTLH

Anak Buah Cak Imin Bilang MBG Gak Butuh Ahli Gizi: Pembuat Kebijakan Itu Saya!

TAGGED:dpd partai golkar jatengheadlinekdkmpkoperasi merah putihmohammad salehpemprov jateng
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Program Speling Jateng Sudah Layani 102 Ribu Warga
Next Article Saleh Dorong Santri Kuliah Lewat Beasiswa Jateng

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

POLISI - Ilustrasi anggota Polri (polisi).

BREAKING NEWS: Jenderal Polisi Aktif Tersangka Baru Korupsi MBG, Atur Penjualan Ompreng

Kredit Fiktif Rp5,2 Miliar, Enam Eks Pegawai Bank Pasar Semarang Masuk Bui

Ilustrasi prakiraan cuaca BMKG.

Cuaca di Jateng Makin Susah Ditebak? BMKG Ungkap Faktor Bikin Iklim Jadi Random

Mau Jadi Guru? Seleksi PPG 2026 Resmi Dibuka

Warga Pedurungan Lor dan Pengembang Pilih Musyawarah Cari Solusi

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

SPPG Lempongsari sepi karena di dalamnya sedang direnovasi pasca sidak. (bae)
Info

Viral hingga Disidak BGN, SPPG Lempongsari Direnovasi dan Ingin Jadi Dapur Percontohan

April 2, 2026
Info

Jateng Ngebut Tekan Kemiskinan, Tapi Udah Cukup Belum?

April 1, 2026
Daerah

95 Persen RT di Semarang Serbu Dana Rp25 Juta, Sisanya Pilih Nunggu Dulu

Agustus 16, 2025
Info

Main Dekat Sumur, Bocah Kecil Tewas Saat Halalbihalal Keluarga

Maret 23, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Saleh Minta Koperasi Merah Putih Jadi “Warung Besar” Produk Desa
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?