Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Wali Kota Lempar Tantangan: “Yuk Bikin Board Game Rasa Semarang”
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Wali Kota Lempar Tantangan: “Yuk Bikin Board Game Rasa Semarang”

Semarang lagi cari “pahlawan baru”, tapi bukan buat urusan politik, melainkan buat ngecraft board game rasa lokal yang bisa bikin Denok & Kenang naik level jadi karakter playable. Tantangan itu dilempar langsung oleh Wali Kota Agustina Wilujeng Pramestuti, yang pengin kreativitas anak muda nggak cuma numpuk di konten digital, tapi juga hidup di meja permainan.

T. Budianto
Last updated: November 22, 2025 12:57 am
By T. Budianto
2 Min Read
Share
WORKSHOP BOARD GAME: Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng memberikan sambutan pada acara Workshop Board Game “Main Bareng, Ngide Bareng” yang digelar KNPI Kota Semarang, Jumat (21/11). (Foto: Humas Pemkot)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Ada tantangan baru buat anak muda Semarang, dan kali ini bukan lomba joget TikTok atau battle skin Mobile Legends. Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti  ngajak generasi muda buat bikin board game khas Semarangan, yang karakternya bisa aja Denok & Kenang, lokasinya Lawang Sewu, Kota Lama, atau… TPA Jatibarang (plot twist yang sangat lokal).

Ajakan itu ia sampaikan saat hadir dalam Workshop Board Game “Main Bareng, Ngide Bareng” yang digelar KNPI Kota Semarang, Jumat (21/11). Menurutnya, Semarang punya modal budaya dan cerita yang melimpah, tinggal nunggu anak mudanya nge-blend jadi permainan yang seru.

Agustina juga ngegas soal pentingnya board game sebagai ruang interaksi manusia yang makin langka di era “mabar tapi nggak ngobrol”. “Anak-anak muda mabar tapi semua nunduk ke layar. Board game ini bikin kita ketemu, negosiasi, debat kecil, pokoknya manusiawi lagi,” katanya.

Full Skill

Di depan ratusan pelajar dan mahasiswa, ia njelasin kalau board game itu bukan sekadar ngisi waktu luang. Banyak skill yang kepacu: strategi, problem solving, baca situasi, sampai insting menang-ala-hidup. “Biar nggak kalah terus-terusan, harus mikir taktik dong. Itu latihan jadi pemenang di kehidupan,” ujarnya.

Yang lebih menarik lagi, board game ternyata juga bisa jadi cuan verse. Dari ide cerita, desain karakter, produksi, sampai jualan dan penyewaan, semua rantainya bisa jadi peluang kerja buat anak muda kreatif. “Kesempatan menghasilkan uangnya banyak,” tegasnya.

Pemkot Semarang sendiri lagi serius nge-push sub sektor game. Harapannya, workshop ini jadi inkubator lahirnya karya orisinal, positif, dan bisa dinikmati keluarga. “Board game itu fun banget. Tapi tetap ingat, tugas utama sebagai pelajar itu belajar,” pesan Agustina sambil nambah angan-angan: suatu hari ada game maker besar lahir dari Semarang. (tebe)

You Might Also Like

Koperasi Gandeng UMKM, Bangetayu Kulon Jadi Bukti Ekonomi Bisa Jalan Bareng

Rayakan Hari Bhakti Pemasyarakatan, Petugas Lapas Summit Attack ke Sindoro

Unwahas Jajaki Tukar Dosen-Mahasiswa Bareng Kampus Thailand

Patrick Kluivert Bawa 30 Pemain Timnas Indonesia Menuju Jepang untuk Laga Penentu Kualifikasi Piala Dunia 2026

Datu Nova Resmi Kuasai PSIS Semarang, Malut United: Kami Berasa Dibohongi

TAGGED:board gameknpi kota semarangpemkot semarangwali kota semarang
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article 300M Viral? KPK Bantah Isu Pinjem Bank
Next Article Sempat ‘Ngadat’, Dapur Gizi Semarang Kini Ngebut Lagi

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Anak Muda Ogah Jadi Petani? Ketua DPRD Jateng Bongkar Penyebabnya

Agustina: Bullying Bukan Kenakalan Biasa, Pelaku Harus Diproses

Heboh di Banjarnegara, Pengasuh Ponpes Diduga Lakukan Pencabulan Kepada 4 Santriwati

KOORDINASI--Sudewo Bupati Pati nonaktif, berkoordinasi dengan penasihat hukumnya di ruang sidang, Senin (29/6/2026). (bae)

Kubu Sudewo Salahkan Pengawal KPK: Kericuhan Dipicu Ulah Petugas

FPP Undip dan Pertamina Bikin KKN Naik Kelas di Pedurungan

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Olahraga

KONI Semarang Gaspol, Siap Jadi Tuan Rumah Kece!

November 1, 2025
Info

14 Desa di Grobogan Kebanjiran

Februari 16, 2026
Info

“Selamat Jalan, Om Bambang”: Dari Kudus, Kenangan dan Jejak Besar yang Nggak Ikut Pergi

Maret 24, 2026
Olahraga

Bukan Kaleng-Kaleng! Ini 5 Atlet Indonesia Paling Ngebut di 2025

Januari 1, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Wali Kota Lempar Tantangan: “Yuk Bikin Board Game Rasa Semarang”
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?