Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Omongan Purbaya Bikin Ketar-ketir
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Omongan Purbaya Bikin Ketar-ketir

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyebut bahwa kebijakan tersebut belum diputuskan secara final. Ia menegaskan bahwa semuanya masih dalam tahap pembahasan.

Nugroho P.
Last updated: April 8, 2026 8:44 pm
By Nugroho P.
4 Min Read
Share
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa.
SHARE

BACAAJA, JAKARTA – Kabar soal gaji ke-13 kembali jadi perhatian para aparatur sipil negara menjelang pertengahan tahun. Biasanya, momen ini selalu dinanti karena jadi tambahan pemasukan yang cukup membantu, terutama saat kebutuhan pendidikan anak mulai meningkat.

Setiap bulan Juni, ASN yang terdiri dari PNS dan PPPK memang rutin menerima gaji ke-13. Tradisi ini sudah berjalan lama dan sering dimanfaatkan untuk kebutuhan sekolah, mulai dari daftar ulang hingga perlengkapan belajar.

Tak hanya ASN, kebijakan ini juga berlaku untuk prajurit TNI, anggota Polri, pejabat negara, hingga para pensiunan. Jadi, cakupannya cukup luas dan berdampak ke banyak kalangan.

Namun untuk tahun 2026, situasinya sedikit berbeda. Pemerintah masih mengkaji apakah gaji ke-13 akan tetap diberikan penuh atau mengalami penyesuaian.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyebut bahwa kebijakan tersebut belum diputuskan secara final. Ia menegaskan bahwa semuanya masih dalam tahap pembahasan.

Menurutnya, pemerintah sedang mempertimbangkan berbagai faktor sebelum mengambil keputusan. Salah satunya adalah kondisi anggaran negara yang sedang mengalami tekanan.

Purbaya juga meminta masyarakat untuk bersabar menunggu hasil kajian yang sedang dilakukan. Ia belum bisa memastikan apakah akan ada efisiensi atau tidak.

Di sisi lain, pemerintah memang tengah menjalankan kebijakan penghematan anggaran di berbagai sektor. Langkah ini diambil untuk menjaga stabilitas keuangan negara.

Tekanan terbesar datang dari meningkatnya beban subsidi energi akibat gejolak harga minyak dunia yang belum stabil. Hal ini berdampak langsung pada belanja negara.

Dalam kondisi seperti ini, pemerintah harus pintar-pintar mengatur prioritas. Setiap pengeluaran, termasuk insentif ASN, kini sedang dievaluasi ulang.

Meski begitu, harapan soal pencairan gaji ke-13 masih tetap ada. Apalagi sebelumnya sudah ada sinyal bahwa pembayaran akan tetap dilakukan.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto sempat menyebut bahwa gaji ke-13 direncanakan cair pada Juni 2026.

Pernyataan tersebut memberikan sedikit angin segar bagi ASN yang sudah menunggu kepastian.

Secara aturan, skema pembayaran gaji ke-13 tahun ini sudah diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 9 Tahun 2026.

Dalam regulasi tersebut, komponen gaji ke-13 mencakup gaji pokok, tunjangan melekat, serta tunjangan kinerja.

Namun, implementasi di lapangan tetap bisa menyesuaikan dengan kondisi fiskal negara.

Inilah yang membuat munculnya kemungkinan efisiensi, meski belum dipastikan bentuknya seperti apa.

Bisa saja jumlahnya dikurangi, atau ada penyesuaian pada komponen tertentu.

Hal ini tentu menjadi perhatian para ASN, terutama yang sudah merencanakan penggunaan dana tersebut.

Di tengah kebutuhan yang terus meningkat, kepastian soal gaji ke-13 menjadi hal yang cukup penting.

Apalagi bagi mereka yang mengandalkan tambahan ini untuk kebutuhan pendidikan anak.

Di sisi lain, pemerintah juga harus menjaga keseimbangan antara kesejahteraan pegawai dan kesehatan anggaran negara.

Keputusan yang diambil nantinya diharapkan bisa mengakomodasi kedua kepentingan tersebut.

Transparansi dalam proses pengambilan keputusan juga menjadi hal yang dinantikan publik.

Dengan begitu, tidak akan muncul spekulasi yang bisa menimbulkan keresahan.

Saat ini, semua pihak masih menunggu hasil akhir dari pembahasan yang sedang berlangsung.

Apakah gaji ke-13 akan cair penuh, atau justru mengalami penyesuaian, masih jadi tanda tanya.

Yang jelas, keputusan tersebut akan sangat berpengaruh bagi jutaan ASN di seluruh Indonesia.

Untuk sementara, para ASN diminta bersabar sambil menunggu pengumuman resmi dari pemerintah dalam waktu dekat. (*)

You Might Also Like

Mayoritas PAC Dukung Mbak Pinka Jadi Ketua PDIP Jateng

Drama Lanjutan PBNU: Muncul Edaran Gus Yahya Nggak Lagi Ketum per 26 November 2025

Hujan Angin Bikin Purbalingga Kocar-Kacir, Rumah Ambruk dan Listrik Ikut Padam

Putar Lagu Buat Bisnis? Sekarang Wajib Punya Lisensi, Nggak Bisa Asal Play Lagi

Eks Kiper Juara Liga 1 Merapat

TAGGED:gaji ke 13purbaya
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Motor dengan gaya trail, Emmo JVX GT, menjadi salah satu kendaraan untuk BGN. Motor MBG Disorot, Istana Bilang Begini
Next Article Modus COD Motor Bekas Berujung Jebakan, Pelaku Tertangkap

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Jazz Atas Awan Balik Lagi, 13 Anak Gimbal Bakal Diruwat

KPK Kembali Geledah Rektorat Unsoed, Bawa Empat Koper

Maulid dan Maulud, Apa Bedanya Menurut Quraish Shihab?

MAKNA KEMERDEKAAN - Bagi PLN Icon Plus, semangat kemerdekaan diwujudkan melalui kontribusi hadirkan solusi teknologi, telekomunikasi, konektivitas, dan layanan digital.

PLN Icon Plus Regional Jawa Bagian Tengah Maknai HUT ke-81 RI: Perkuat Sinergi dan Kontribusi bagi Indonesia

Kurangi Penggunaan Air Tanah, PDAM dan Satpol PP Mulai “Sisir” Kawasan Industri

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Daerah

Dulu Pelan karena Lubang, Sekarang Gaspol

Desember 27, 2025
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi saat mendiskusikan persoalan sumur minyak tua di Jateng bersama SKK Migas Jabanusa, Kamis (11/9/2025). Di Jawa Tengah terdapat sekitar 5.300 sumur minyak tua siap dioptimalkan menjadi “ATM energi” sesuai Permen ESDM No. 14/2025. Pemerintah dan SKK Migas mendorong pengelolaan sumur oleh BUMD, KUD, atau UMKM dengan teknologi tepat guna, demi meningkatkan PAD dan swasembada energi secara aman.. Foto: dok/humas
DaerahEkonomi

5.300 Sumur Minyak di Jateng Siap Balik Jadi ATM Energi

September 11, 2025
Wali Kota Solo, Respati Ardi.
Info

Wali Kota Solo Ajak Dapur MBG Belanja ke Pasar Tradisional: Biar Ekonominya Muter!

Oktober 7, 2025
Hukum

Kasus Sritex: Ramai-Ramai Teken, Giliran Sidang Cuma Bertiga

Januari 20, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Omongan Purbaya Bikin Ketar-ketir
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?