Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: KPK Kembali Geledah Rektorat Unsoed, Bawa Empat Koper
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Hukum

KPK Kembali Geledah Rektorat Unsoed, Bawa Empat Koper

Nugroho P.
Last updated: Agustus 25, 2026 7:07 am
By Nugroho P.
2 Min Read
Share
Ruang Rektorat Unsoed Purwokerto.
SHARE

BACAAJA, PURWOKERTO – Suasana Gedung Rektorat Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) kembali ramai oleh aktivitas penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Senin (24/8/2026). Tim antirasuah datang sejak pagi dan menghabiskan waktu berjam-jam di lantai 3 gedung tersebut.

Contents
Sekitar 60 Barang Bukti Dibawa KPKAli Rokhman Hanya Teken Barang Bukti

Sekitar pukul 09.00 WIB, penyidik KPK mulai masuk ke area rektorat. Setelah bekerja hingga sore, rombongan meninggalkan kampus sekitar pukul 16.35 WIB dengan membawa sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan perkara yang sedang dikembangkan.

Ada lima mobil yang digunakan saat tim meninggalkan kompleks rektorat. Yang cukup mencuri perhatian, terlihat empat koper dibawa keluar dari gedung melalui pintu samping.

Sekitar 60 Barang Bukti Dibawa KPK

Plt Rektor Unsoed Prof Ali Rokhman membenarkan kedatangan penyidik KPK ke kampus pada Senin pagi. Ia mengatakan, kegiatan tersebut berkaitan dengan pengambilan barang bukti yang dibutuhkan dalam proses penyelidikan.

“Pagi sekitar pukul sembilan tadi,” kata Ali saat ditemui Senin sore.

Menurut Ali, jumlah barang bukti yang dibawa penyidik mencapai sekitar 60 item. Barang-barang tersebut mayoritas berupa dokumen, termasuk dokumen dalam bentuk soft copy.

“Ada 60 barang bukti, berupa dokumen ada soft copy,” ujarnya.

Ali menegaskan, kegiatan KPK kali ini bukan pemeriksaan terhadap dirinya maupun pegawai di lingkungan rektorat. Penyidik hanya mengambil sejumlah dokumen yang dianggap berkaitan dengan perkara.

“Saya ngga diperiksa, hanya menandatangani sejumlah barang bukti yang dibawa KPK,” kata dia.

Ali Rokhman Hanya Teken Barang Bukti

Ali menjelaskan, tanda tangan yang ia bubuhkan berkaitan dengan administrasi barang bukti yang dibawa penyidik. Setelah proses tersebut selesai, tim KPK meninggalkan Gedung Rektorat Unsoed.

Penggeledahan ini menjadi bagian dari rangkaian pengembangan penyelidikan KPK di lingkungan Unsoed. Sebelumnya, ruang Rektor Unsoed di lantai 3 juga sempat dipasangi segel oleh penyidik.

Kini segel tersebut sudah dibuka. Ruangan itu pun kembali bisa dipakai untuk aktivitas kampus, meski perlu dibersihkan terlebih dahulu.

“Katanya masih bisa, tapi harus dibersihkan,” ujar Ali.

Kedatangan KPK kali ini menambah panjang rangkaian proses hukum yang tengah berjalan di Unsoed. Puluhan barang bukti yang dibawa penyidik nantinya menjadi bagian dari proses pendalaman perkara oleh lembaga antirasuah. (*)

You Might Also Like

Mbak Ita-Alwin Keluar Penjara, Bukan Bebas tapi Izin Nikahin Anak

KPK Pamerkan Uang 5 Koper Hasil Sitaan ‘Safe House’ Bea Cukai di Jakarta

4 Orang Kepercayaan Nusron Wahid Tersangka OTT KPK di Bogor, Siapa Saja dan Apa Peran Mereka?

Kadus Humoris di Purbalingga Tewas Mengenaskan Dihajar Warga

Nolong Istri yang Dijambret, Pria Sleman Malah Jadi Tersangka: Keadilan Lagi Error?

TAGGED:KPKOTTrektor unsoedrektorat unsoed
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Maulid dan Maulud, Apa Bedanya Menurut Quraish Shihab?
Next Article Jazz Atas Awan Balik Lagi, 13 Anak Gimbal Bakal Diruwat

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

TERDAKWA KORUPSI: Bupati Pekalongan nonaktif, Fadia Arafiq yang menjadi terdakwa korupsi, berjalan dengan mengenakan rompi tahanan, di Pengadilan Tipikor Semarang, Kamis (8/10/2026). (bae)

Fadia Arafiq Gak Muluk-muluk Pengin Bebas, Cuma Berharap Dihukum Ringan

Ilustrasi markas operator judi online (judol).

Siapa Beking Markas Judol di Rumah Dinas TNI? Denpom Periksa 11 Orang

Anak Berakhlak Mulia Berawal dari Sini, Cek Yuk..

Ilustrasi pemulung mencari sampah yang masih mempunyai nilai ekonomis di tumpukan sampah Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

Kebakaran TPA Jatibarang Mereda, Pemkot Siapkan Penataan Ulang

Cari Rezeki Halal Biar Kerja Jadi Berkah, Begini Penjelasannya

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Ilustrasi polisi sedang melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP.) (grafis/wayu)
Hukum

Kasus Kematian Sutrimo Penjaga Rumah Febrie Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya, Keluarga Curigai Hal Ini

Agustus 11, 2026
SIDANG KORUPSI--Sejumlah pejabat Pemda Cilacap bersaksi di sidang kasus korupsi Bupati dan Sekda Cilacap, Jumat (28/8/2026). (bae)
Hukum

Tahu Saweran THR untuk Bupati Dilarang, Pejabat Cilacap Tetap Setor: Takut Dicap Tak Loyal

Agustus 28, 2026
Sudewo tersandung saat digelandang keluar dari Mapolres Kudus, Senin (20/1/2026) malam.
Hukum

Cuma Pakai Sandal ke KPK, Sudewo Ditetapkan sebagai Tersangka bersama 3 Orang Lainnya?

Januari 20, 2026
Hukum

Sidang MK Memanas, MBG Disebut Geser Prioritas Pendidikan

Juni 17, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: KPK Kembali Geledah Rektorat Unsoed, Bawa Empat Koper
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?