Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: 300M Viral? KPK Bantah Isu Pinjem Bank
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
DaerahInfo

300M Viral? KPK Bantah Isu Pinjem Bank

Jagat maya sempat riuh kayak abis baca spoiler film, gegara muncul isu KPK “minjem 300M ke bank” buat pameran konferensi pers. Tapi sebelum teori liar makin estetik, KPK langsung ngegas klarifikasi: “Tenang, bro… itu bukan uang pinjeman. Itu uang rampasan yang memang disimpen di bank, bukan di saku tetangga.”

T. Budianto
Last updated: November 22, 2025 12:51 am
By T. Budianto
2 Min Read
Share
HASIL RAMPASAN: Tumpukan uang hasil rampasan KPK terkait kasus korupsi PT Taspen yang dipamerkan KPK dalam konferensi pers, Kamis (20/11). (Foto: Ist)
SHARE

BACAAJA, JAKARTA- Timeline sempat rame gara-gara duit Rp300 miliar yang dipajang KPK pada konferensi pers terakhir disebut-sebut cuma pinjeman bank. Biar nggak makin ngawur, KPK langsung turun tangan meluruskan: “Itu bukan uang pinjeman. Itu uang rampasan yang lagi dititipin di bank.”

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo ngejelasin, kalau duit yang dipamerkan itu sebenarnya sudah lama disimpan di rekening penampungan di bank, bukan di kantor KPK apalagi di Rupbasan.

“Dalam teknis penyimpanan, KPK memang nitip uang sitaan atau rampasan ke bank,” kata Budi. Simple, tapi ternyata banyak yang misheard.

Klarifikasi ini muncul karena sebelumnya pernyataan Jaksa Eksekusi KPK, Leo Sukoto bikin publik kejedot info. Leo bilang KPK sudah mentransfer uang rampasan ke PT Taspen, tapi untuk kepentingan konferensi pers, mereka meminjam dulu uang Rp300 miliar dari BNI Mega Kuningan.

Seketika publik bingung: ini uang sitaan atau uang pinjeman?

Leo bahkan merinci prosesnya: uang diantar, dikawal polisi, dan bakal dikembalikan lagi sore harinya. “Mungkin jam 16.00 kita balikin lagi,” katanya. Kalimat yang sukses bikin warganet nge-freeze lima detik.

Aset Rampasan

Padahal menurut KPK, uang fisik yang dipamerkan itu memang bagian dari aset rampasan PT Taspen yang totalnya Rp883 miliar. Asetnya sendiri bentuknya unit reksa dana (I-Next G2) yang dulu dibeli dari duit kasus korupsi investasi fiktif. Negara rugi sampai Rp1 triliun gara-gara perkara ini.

Jadi intinya, uang Rp300 miliar adalah hasil rampasan, bukan ngutang dan uang disimpen di bank  yang mana prosedur standar, bukan skema dadakan. Jadi, ribut soal uang 300M yang “dipinjem” itu kayak drama salah paham di grup WA keluarga: cuma perlu satu kalimat meleset, langsung se-Indonesia bingung. (tebe)

You Might Also Like

Usik Toraja, Pandji Kena Denda Kerbau Sebanyak Ini

Risalah Jelata Nahdliyyin: Ketum PBNU Legowo Mundur Saja, Rais Aam Balikin Tambang ke Negara

Tanggul Sungai Plumbon Jebol, Huntara Disiapkan

Sate Berujung Maut, Menantu Klaim Dikasih Jampi-Jampi Bukan Racun

Gaji PNS Bakal Naik Tahun 2026? Nih Penjelasan Terbaru dari Kemenkeu

TAGGED:duit pinjamanheadlinekeraton surakartakorupsi taspenKPKmangkubumipakoe bowono xiiipurbaya
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Satu Masjid Dua Raja, Mode Airplane
Next Article Wali Kota Lempar Tantangan: “Yuk Bikin Board Game Rasa Semarang”

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

SIDANG TPPU--Gus Yazid terdakwa kasus pencucian uang BUMD Cilacap, digiring dari ruang sidang menuju mobil tahanan. (bae)

Istri Gus Yazid Ungkap Fakta Mencengangkan: Dia Lebih Pilih Setia kepada Jenderal Widi

JALAN--Jalan baru Undip Tembalang. (google earth)

Pemkot Semarang Ikut Terseret, Warga Tuntut Ganti Rugi Lahan Proyek Jalan Jangli-Undip

Mohammad Saleh Minta Perbaikan Jalan Pantura Barat Dipercepat

Menengok Ulang Kontroversi “Wonderland Indonesia” yang Mengubah Cara Kita Melihat Budaya

Warga Binaan Lapas Purwodadi Belajar Jadi Barista

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Aksi demonstrasi menuntut penetapan status bencana nasional di Aceh.
Info

Liputan Demo Bencana Nasional di Aceh, Ponsel Wartawan Dirampas Oknum TNI

Desember 26, 2025
Info

Jateng Jadi “Anak Kesayangan” Pusat Soal Halal

April 30, 2026
Ekonomi

Libur Nataru, Penumpang Pesawat Naik 5,6 Persen

Januari 2, 2026
Info

Jakarta Belum Jadi Pensiun Sebagai Ibu Kota Negara, Putusan MK Malah Bikin Ramai Lagi

Mei 13, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: 300M Viral? KPK Bantah Isu Pinjem Bank
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?